Jokowi Pastikan Belum Ada yang Terjangkit Virus Korona Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1/2020). ANTARA/Indra Arief.

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengawasi secara detail perihal virus korona.

"Saya sudah perintahkan ke Menkes untuk diawasi secara detail, diawasi," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1).

Baca Juga:

Korban Meninggal Virus Korona di Tiongkok Capai 17 Orang

Saat ini, tindakan preventif dalam mencegah masuknya virus korona ke Indonesia juga telah dilakukan. Salah satunya dengan mengecek setiap warga yang datang dari luar negeri.

Staf medis memindahkan pasien korona di rumah sakait Jinyintan, Tiongkok (20/1/2020). ANTARA/REUTERS/Darley Shen/tm.
Staf medis memindahkan pasien korona di rumah sakait Jinyintan, Tiongkok (20/1/2020). ANTARA/REUTERS/Darley Shen/tm.

"Kita kan juga sudah siap mencek dengan scanner setiap kedatangan dari luar, siapa pun yang kita perkirakan kemungkinan besar terjangkit," ujarnya.

Baca Juga:

Virus Mematikan Korona Belum Terdeteksi di Jakarta

Jokowi pun menegaskan, hingga saat ini, belum ada laporan bahwa virus ini telah menyebar di Indonesia.

"Sampai sekarang informasi yang saya terima dan semoga seterusnya, tidak ada yang terjangkit korona," kata Jokowi.

Pemerintah Tiongkok telah mengambil langkah darurat terkait penyebaran virus ini. Mereka telah menutup akses keluar dan masuk bagi penduduk yang berada di Wuhan, lokasi awal penyebaran virus korona. (Knu)

Baca Juga:

Thailand Temukan Pasien Keempat Terjangkit Korona dari Tiongkok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenkumham Gelar Rapid Test Drive Thru untuk Masyarakat
Indonesia
Kemenkumham Gelar Rapid Test Drive Thru untuk Masyarakat

Pendaftaran rapid test dilakukan secara online, tidak dipungut biaya, dan pelaksanaannya tetap menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Napi Asimilasi Kembali Berbuat Kriminal, Menteri Yasonna Harus Bertanggung Jawab
Indonesia
Napi Asimilasi Kembali Berbuat Kriminal, Menteri Yasonna Harus Bertanggung Jawab

Situasi inilah yang menurut Suparji menimbulkan keresahan baru di masyarakat.

PSI Ancam Enggak Mau Ikut Pilih Wagub DKI, Kenapa Ya?
Indonesia
PSI Ancam Enggak Mau Ikut Pilih Wagub DKI, Kenapa Ya?

PSI sendiri tak mempersoalkan dua sosok cawagub Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis

Polisi Temukan Spot KKB Pimpinan Joni Botak Saat Tembaki Bus Freeport
Indonesia
Polisi Temukan Spot KKB Pimpinan Joni Botak Saat Tembaki Bus Freeport

13 butir peluru yang tidak terpakai terdiri atas sembilan butir berkaliber 5,56 mili meter dan dua butir berkaliber 7,62 mili meter

Ulama FUI Siap Dampingi Harun Masiku Serahkan Diri
Indonesia
Ulama FUI Siap Dampingi Harun Masiku Serahkan Diri

Harun telah keluar Indonesia menuju Singapura pada Senin (6/1) melalui Bandara Soekarno-Hatta

 DPRD Usulkan Disdik DKI Tak Ambil Proyek Rehabilitasi Sekolah
Indonesia
DPRD Usulkan Disdik DKI Tak Ambil Proyek Rehabilitasi Sekolah

Karena kita menginginkan urusan Dinas Pendidikan adalah urusan kurikulum pendidikan, tidak ikut-ikutan dalam pembangunan fisik," ujar Jhonny

Ahok Dipercaya Bakal Hancurkan 'Benalu' di BUMN
Indonesia
Ahok Dipercaya Bakal Hancurkan 'Benalu' di BUMN

Trubus melihat, terlepas Ahok pernah jalani masalah hukum, namun ia memiliki komptensi yang sangat bagus.

Kasus COVID-19 Terakhir PSBB DKI: Positif 3.506 Orang Sembuh 292 Jiwa
Indonesia
Kasus COVID-19 Terakhir PSBB DKI: Positif 3.506 Orang Sembuh 292 Jiwa

Sebanyak 292 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah menjalani perawatan oleh petugas medis.

Anak Buah Anies Bantah Penataan Kampung Akuarium Langgar Perda RDTR
Indonesia
Anak Buah Anies Bantah Penataan Kampung Akuarium Langgar Perda RDTR

"Total kebutuhan anggaran sedang dihitung ulang oleh perencana karena ada perubahan kebutuhan termasuk pembangunan mushola," jelas Sarjoko.