Jokowi Minta Sistem Rujukan Penanganan Pasien COVID-19 di RS Diperbaiki Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo memerintahkan perbaikan sistem rujukan rumah sakit yang menangani COVID-19.

"Perbaiki sistem rujukan dan manejemen penanganan di RS ini untuk mengatasi overcapacity dari RS rujukan yang kita miliki," kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/4).

Baca Juga

Potong Dana BOS, Pemerintah Dianggap Korbankan Nasib Guru

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas dengan tema "Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19" melalui video conference bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin, para menteri Kabinet Indonesia Maju serta Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19) sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.

"Ini betul-betul manajemennya harus diatur betul, mana yang sedang dan ringan mana yang berat yang memerlukan penanganan intensif di rumah sakit," ungkap Presiden.

Pemerintah menyiapkan 132 rumah sakit rujukan infeksi virus corona di 34 provinsi. Penetapan rumah sakit tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No HK.01.07/MENKES/169/2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu.

Presiden Jokowi (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Ada juga RS darurat yang dipersiapkan untuk menangani pasien dengan kategori ringan dan sedang, yaitu RS Darurat Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta.

"Saya juga sangat mengapresiasi cara-cara konsultasi medis dengan menggunakan teknologi dan ini saya kira harus lebih diperbesar dikembangkan lagi yaitu telemedicine agar ini terus ditingkatkan jumlahnya sehingga kontak antara pasien dan dokter bisa dikurangi," kata Presiden.

Hingga Minggu (19/4), jumlah positif COVID-19 di Indonesia mencapai 6.575 kasus dengan 686 orang dinyatakan sembuh dan 582 orang meninggal dunia dengan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 15.646 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 178.883 orang.

Baca Juga

DPR Enggak 'Gentlemen' Tolak Perppu COVID-19, Ambyar Negara Ini!

Kasus positif COVID-19 ini sudah menyebar di seluruh 34 provinsi di Indonesia dengan daerah terbanyak positif adalah DKI Jakarta (3.032), Jawa Barat (696), Jawa Timur (590), Sulawesi Selatan (370), Jawa Tengah (349), Banten (324), Bali (135), Papua (107), Kalimantan Selatan (96), Sumatera Selatan (89), dan Sumatera Utara (81)

Berdasarkan data dari situs Worldometers, sebagaimana dikutip Antara, hingga Senin (20/4) pagi terkonfirmasi di dunia ada 2.407.339 orang yang terinfeksi virus corona dengan 165.069 kematian, dan 625.127 orang di antaranya dinyatakan sembuh. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Desak Presiden Prancis Minta Maaf ke Umat Muslim Dunia
Indonesia
PKS Desak Presiden Prancis Minta Maaf ke Umat Muslim Dunia

Untuk itu, setiap warga dunia harus mengembangkan sikap toleransi dan tidak menyinggung agama

CCTV Gelap, Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Terancam Tak Terungkap
Indonesia
CCTV Gelap, Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Terancam Tak Terungkap

"Memang terkendala kan CCTV agak gelap pada saat ini kita blm dapat seperti apa," ujar dia

KPK Garap Dua Petinggi PT ACK Terkait Kasus Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Garap Dua Petinggi PT ACK Terkait Kasus Edhy Prabowo

Belum diketahui apa yang akan digali penyidik dari Amri dan Bahtiar

Tak Jelas Tupoksinya, Satgas Lawan COVID-19 Bentukan DPR Banjir Kritik
Indonesia
Tak Jelas Tupoksinya, Satgas Lawan COVID-19 Bentukan DPR Banjir Kritik

Menurut Ray, satgas tersebut terkesan tak jelas fungsi dan tugasnya.

 Anak Buah Anies Tunggu Arahan Luhut Terkait Mekanisme Larangan Mudik
Indonesia
Anak Buah Anies Tunggu Arahan Luhut Terkait Mekanisme Larangan Mudik

"Kami juga menunggu arahan lebih lanjut dari Kemenhub seperti apa pola yang akan diterapkan dan dijalankan sehingga larangan mudik ini efektif diberlakukan," ujar Syafrin

[HOAKS atau FAKTA]: Takut Ketahuan Bodoh, Debat Cawalkot Solo Tak Disiarkan Live
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Takut Ketahuan Bodoh, Debat Cawalkot Solo Tak Disiarkan Live

Akun Facebook Prabu Wicaksono mengunggah sebuah foto portal berita yang berjudul “Debat Calon Wali kota Solo Tak Disiarkan Live, KPU: Takut Gobloknya Ketahuan Kayak Bapaknya Dulu”.

Aksi Tolak Omnibus Law di Solo, Puluhan Pelajar dan Kelompok Anarko Diamankan
Indonesia
Aksi Tolak Omnibus Law di Solo, Puluhan Pelajar dan Kelompok Anarko Diamankan

Polresta Surakarta, Jawa Tengah mengamankan 73 pelajar yang hendak bergabung dengan aksi unjuk rasa mahasiswa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Sidang Suap Fatwa MA, Djoko Tjandra Jadi Saksi Jaksa Pinangki
Indonesia
Sidang Suap Fatwa MA, Djoko Tjandra Jadi Saksi Jaksa Pinangki

"Djoko Tjandra, Rahmat dan Claudia (saksi untuk terdakwa Pinangki Sirna Malasari," kata tim kuasa hukum Pinangki, Aldres Napitupulu

12 Rumah Hanyut Akibat Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi
Indonesia
12 Rumah Hanyut Akibat Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi

"Kerugian akibat bencana banjir bandang ini masih dalam pendataan, jika melihat kondisi rumah dan sejumlah kendaraan yang tersapu derasnya arus banjir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah," ujar Daeng.

BMKG Prediksi DIY Masuk Puncak Musim Kemarau di Agustus
Indonesia
BMKG Prediksi DIY Masuk Puncak Musim Kemarau di Agustus

Curah hujan Juni menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya dan untuk Juli lebih turun lagi dibandingkan Juni.