Jokowi Minta Rekomendasi Komnas HAM Soal Tewasnya Laskar FPI Ditindaklanjuti Kendaraan polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo menyambut baik hasil investigasi tewasnya enam laskar FPI pengawal Habib Rizieq oleh Komnas HAM.

"Dan setiap upaya oleh siapapun yang melakukan kekerasan, harus kita cegah, harus kita hindari," kata Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam dalam jumpa pers yang disiarkan di Youtube Kemenko Polhukam, Kamis (14/1).

Baca Juga:

Komnas HAM: Laskar FPI dengan Polisi Sempat Saling Senggol dan Serang

Komnas HAM berharap laporan 103 halaman itu mampu menambah terangnya peristiwa dan memudahkan pelaksanaan rekomendasi terkait kasus tersebut.

Sementara, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD menyatakan bahwa Presiden Jokowi meminta seluruh rekomendasi Komnas HAM ditindaklanjuti.

"Tak boleh ada yang disembunyikan," ujar Menko Polhukam Mahfud MD.

Petugas Komnas HAM memeriksa satu dari tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). Setelah pemeriksaan terhadap tiga mobil yang digunakan saat kasus penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 tersebut, Komnas HAM akan menindaklanjuti hasil balistik, siapa saja yang menembak, dan cek darah dari anggota FPI. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.
Petugas Komnas HAM memeriksa satu dari tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI dalam kasus penembakan anggota FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21-12-2020). Setelah pemeriksaan terhadap tiga mobil yang digunakan saat kasus penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 tersebut, Komnas HAM akan menindaklanjuti hasil balistik, siapa saja yang menembak, dan cek darah dari anggota FPI. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.

Mahfud menuturkan dari hasil temuan Komnas HAM itu akan diungkap di pengadilan peristiwa yang terjadi sebenarnya.

Mahfud juga menyebut, berdasarkan investigasi Komnas HAM, ada kelompok sipil yang membawa senjata api rakitan dan sajam. Termasuk peristiwa 'menunggu' yang menjadi pemicu penembakan di KM 50.

"Nanti kita ungkap di pengadilan dan kita tak akan menutup-nutupi dan saya akan memberikan ini ke kepolisian," kata Mahfud.

Baca Juga:

Ini Kata DPR Soal Tindak Lanjut Rekomendasi Komnas HAM

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan Presiden Jokowi mengapresiasi kinerja dan kesimpulan investigasi terkait KM 50. Jokowi juga memberikan arahan kepada Kapolri untuk menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM.

"Akan memberikan arahan yang jelas kepada Kapolri untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Komnas HAM itu," paparnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PHK 430 Karyawan, Ini Yang Diberikan Gojek
Indonesia
PHK 430 Karyawan, Ini Yang Diberikan Gojek

Gojek resmi melakukan penghentian layanan GoLife yang meliputi layanan GoMassage dan GoClean, serta GoFood Festival, yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi.

Polisi Segera Proses Pidana Keluarga yang Bawa Paksa Jenazah COVID-19 di Makassar
Indonesia
Polisi Segera Proses Pidana Keluarga yang Bawa Paksa Jenazah COVID-19 di Makassar

Kali ini, warga memaksa mengambil jenazah keluarga mereka dari Rumah Sakit Stella Maris, Kota Makassar

Komisi VI DPR Dukung PT Bio Farma Produksi Vaksin COVID-19
Indonesia
Komisi VI DPR Dukung PT Bio Farma Produksi Vaksin COVID-19

Untuk bisa merealisasikan target tersebut pemerintah menunjuk Bio Farma mempercepat produksi vaksin COVID-19.

Terganjal Aturan, RUU HIP Tak Bisa Dikeluarkan dari Prolegnas 2020
Indonesia
Terganjal Aturan, RUU HIP Tak Bisa Dikeluarkan dari Prolegnas 2020

Sebelum batas waktu itu, Pemerintah akan kirimkan surpres

Pasien COVID-19 Gejala Ringan Bakal Digiring ke Wisma Atlet
Indonesia
Pasien COVID-19 Gejala Ringan Bakal Digiring ke Wisma Atlet

Kementerian Kesehatan memastikan ada penambahan jumlah ruangan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Presiden Jokowi Diminta Habisi Mafia Sembako saat COVID-19
Indonesia
Presiden Jokowi Diminta Habisi Mafia Sembako saat COVID-19

Menurutnya, praktik kongkalikong ini terjadi bukan karena permintaan terhadap barang yang melonjak pesat

Polisi Ancam Bubarkan Warga yang Ambil Foto Gunung Gede dari Flyover Kemayoran
Indonesia
Polisi Ancam Bubarkan Warga yang Ambil Foto Gunung Gede dari Flyover Kemayoran

Lilik juga memastikan bakal membubarkan orang yang nekat berkerumun dan mengambil foto diatas flyover

Anies Bagi-bagi Puluhan Juta Masker untuk Warga Jakarta
Indonesia
Anies Bagi-bagi Puluhan Juta Masker untuk Warga Jakarta

Wilayah ibu kota saat ini menjadi episentrum atau pusat penyebaran virus corona di Indonesia.

Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial
Indonesia
Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial

Sebab, tindakan itu berpotensi dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menuding keberpihakan anggota kepolisian selama Pilkada Serentak 2020.

30 Persen Destinasi Wisata Sumut Sudah Dibuka
Indonesia
30 Persen Destinasi Wisata Sumut Sudah Dibuka

Salah satu destinasi wisata yang sudah beroperasi adalah kawasan Danau Toba di Simalungun.