Jokowi Minta Polisi Ungkap Dalang Ledakan di Monas Presiden Joko Widodo menjawab wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12) siang. (Foto: BPMI Setpres)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo meminta kasus ledakan yang melukai dua anggota TNI di Monas harus diusut tuntas. Jubir Presiden Fadjroel Rahman mengatakan, Jokowi ingin pelaku kekerasan mendapatkan hukuman.

"Pak jokowi tegas, segala tindak kekerasan apapun motifnya harus ditindak secara tegasnya. Itu saja hari ini," kata Fadjroel di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12).

Baca Juga

Pangdam Jaya Bilang Ledakan di Monas Bukan Hal Luar Biasa

Fadjroel menambahkan, Jokowi menyerahkan kasus ini kepada Kepolisian. "Kita serahkan kepada pihak kepolisian, untuk menginvestigasi, kita tunggu lah," paparnya.

Menurut dia, Jokowi sama sekali tak khawatir ada bom di dekat kantornya.

Ledakan di Monas. Foto: Net
Ledakan di Monas. Foto: Net

"Nggak, waktu bom Thamrin aja dia datangi. Kami pernah menghadapi semuanya dan kita hadapi. Segala tindak apapun, apapun motifnya kita tindak tegas," papar Fadjroel.

Sementara, saat ini kegiatan di Istana Negara berjalan seperti biasa.

"Istana baik-baik saja. Agenda semuanya jalan, dari jam 9.30 tadi menerima rektor ya menristek, lalu jam 10.00 menerima rektor UI lalu ada pertemuan dari Jepang. Terus jam 14.00 ada Presidensial Lecture tentang Pancasila. Ga ada yang ditunda," sebut Fadjroel.

Baca Juga

Kapolda Metro Pastikan Ledakan Monas Bukan Serangan Teroris

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menyebut tidak ada peningkatan pengamanan di kawasan Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat dan daerah ring 1 lain pasca ledakan granat asap di sana.

"Tidak ada (peningkatan keamanan di kawasan Ring 1). Granat asap itu kan bisa dipegang siapa saja seperti (anggota polisi) Dalmas seperti itu," ucap dia.

Dia menegaskan kalau ledakan adalah dari granat asap sehingga masyarakat diminta tidak usah khawatir dan bisa beraktivitas normal. Kejadian ini bukanlah kejadian luar biasa yang menurutnya tidak perlu dibesar-besarkan.

Baca Juga

Anak Buah Kena Granat di Monas, Pangdam Jaya: Masih Bisa Duduk

Masyarakat diminta jangan sampai termakan isu hal ini adalah serangan teroris karena dipastikan tidak ada kaitannya dengan kegiatan terorisme. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH