Jokowi Minta Pengusutan Insiden Polisi Tembak Polisi Transparan Presiden Jokowi saat meresmikan perluasan Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/7). (ANTARA/Indra Arief)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan atas perkembangan insiden baku tembak antarpolisi di rumah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di daerah Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7)

Saat ditanya tanggapannya mengenai penemuan rekaman CCTV atas peristiwa tersebut, Jokowi menegaskan agar kasus tersebut diusut tuntas dengan transparan.

Baca Juga

Komnas HAM Janji Merampungkan Kronologi Penembakan Sesama Anggota Polisi

"Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas, buka apa adanya, jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan," kata Presiden Jokowi di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (21/9).

Jokowi juga menegaskan bahwa pengusutan secara tuntas dan transparan tersebut penting untuk dilakukan agar tidak ada keragu-raguan dari masyarakat terhadap peristiwa tersebut. Menurutnya, Polri juga harus bisa menjaga kepercayaan publik pada institusinya.

"Itu penting untuk agar masyarakat tidak ada keraguan-keraguan terhadap peristiwa yang ada. Ini yang harus dijaga, kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga," imbuhnya.

Baca Juga

Polri Perkuat Pembuktian Ilmiah di Kasus Adu Tembak Polisi

Sebelumnya, pengusutan kasus tewasnya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J mengalami perkembangan setelah Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengumumkan bahwa pihaknya menemukan bukti petunjuk CCTV.

Menurutnya, CCTV tersebut akan didalami oleh tim khusus yang telah dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Pon)

Baca Juga

Dua Perwira Polisi Ikut Dinonaktifkan dalam Perkara Penembakan Brigadir J

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ridwan Kamil Janjikan 50 Persen Perbaikan Jalan Rampung Sebelum Mudik
Indonesia
Ridwan Kamil Janjikan 50 Persen Perbaikan Jalan Rampung Sebelum Mudik

Saat ini 71 pekerjaan perbaikan jalan provinsi dengan ditargetkan sekitar 50 persen rampung sebelum Lebaran.

Jokowi Untung Tak Lakukan Reshuffle Kabinet
Indonesia
Jokowi Untung Tak Lakukan Reshuffle Kabinet

Prediksi reshuffle ini menguat setelah Partai NasDem menyatakan dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai capres.

Politikus PDIP Sebut Koalisi Besar Segera Terbentuk
Indonesia
Politikus PDIP Sebut Koalisi Besar Segera Terbentuk

"Kerja sama politik yang kita harapkan bersama dan menjadi perhatian publik insyallah tidak dalam waktu lama akan tercapai," kata politikus PDIP Said Abdullah

Polres Sukoharjo Tangkap Pelaku Pembunuhan Siswi SMP Usai Kencan
Indonesia
Polres Sukoharjo Tangkap Pelaku Pembunuhan Siswi SMP Usai Kencan

Polres Sukoharjo bersama Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi SMP El (14), di kebun kosong belakang karaoke KCRI, di Desa Pandeyan Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin (23/1/).

Kelebihan Erick Thohir hingga Namanya Terus Naik
Indonesia
Kelebihan Erick Thohir hingga Namanya Terus Naik

Nama Menteri BUMN yang jug Ketua Umum PSSI Erick Thohir semakin mengkuat dalam bursa pencapresan pada Pilpres 2024.

Ini Komentar Sekjen PDIP Soal Foto Akrab Anies dan Puan
Indonesia
Ini Komentar Sekjen PDIP Soal Foto Akrab Anies dan Puan

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, berpendapat foto bersama Puan dan Anies, saat menyaksikan balapan mobil balap listrik kelas dunia itu hal yang lumrah.

Perihal Taiwan, Indonesia Dorong AS dan Tiongkok Kurangi Ketegangan
Indonesia
Perihal Taiwan, Indonesia Dorong AS dan Tiongkok Kurangi Ketegangan

Indonesia mendorong semua pihak untuk melakukan langkah nyata guna mengurangi ketegangan yang dapat memperburuk situasi, sebagai respon atas kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Kerugian akibat Macet hingga Triliunan, Ditlantas Polda Metro Usul Jam Kerja Diubah
Indonesia
Kerugian akibat Macet hingga Triliunan, Ditlantas Polda Metro Usul Jam Kerja Diubah

Kemacetan lalu lintas selalu menyertai kegiatan sehari-hari bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

Masa Berlaku Paspor 10 Tahun
Indonesia
Masa Berlaku Paspor 10 Tahun

Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 10 tahun hanya diberikan kepada WNI yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Masyarakat Diminta Teliti Beli Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK
Indonesia
Masyarakat Diminta Teliti Beli Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK

"Terutama di tengah merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)," kata Ketua MUI Medan, Hasan Matsum, Selasa (21/6)