Jokowi Minta BMKG Keluarkan Peringatan Dini Lebih Cepat dan Akurat Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BMKG tahun 2019 di Istana Negara Jakarta. (FOTO ANTARA/Bayu Prasetyo)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk meningkatkan adaptasi teknologi agar observasi, analisis, prediksi dan peringatan dini yang disampaikan dapat lebih cepat dan akurat.

“Tingkatkan adaptasi teknologi untuk observasi, analisis, prediksi, dan peringatan dini secara lebih cepat dan akurat,” kata Presiden Jokowi secara virtual dalam Rapat Koordinasi dan Pembangunan Nasional (Rakorbangnas) BMKG yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (29/7).

Presiden mendorong BMKG untuk terus memberikan layanan yang disertai inovasi-inovasi yang sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru.

Baca Juga:

DKI Jakarta Cerah Sepanjang Kamis, Suhu 33 Derajat

“Agar kita lebih mampu meminimalkan risiko yang harus kita hadapi,” katanya dikutip Antara.

Peringatan yang dikeluarkan BMKG, kata Presiden, juga harus menjadi rujukan pengambilan keputusan jajaran pemerintah di berbagai sektor.

“Informasi BMKG seperti kekeringan, cuaca ekstrem, gempa dan kualitas udara harus jadi perhatian dan acuan berbagai sektor dalam menyusun kebijakan,” katanya.

Tangkapan layar - Citra satelit Himawari 8 EH untuk prakiraan cuaca Indonesia dari situs BMKG pada Kamis (3/6/2021). (ANTARA/Virna P Setyorini)
Tangkapan layar - Citra satelit Himawari 8 EH untuk prakiraan cuaca Indonesia dari situs BMKG pada Kamis (3/6/2021). (ANTARA/Virna P Setyorini)

BMKG, kata Presiden, harus mampu memberikan layanan yang akurat dan dapat diperoleh dengan cepat dan mudah sehingga jajaran pemerintah pusat dan daerah dapat mengambil rujukan informasi dari BMKG untuk merencanakan kebijakan dan pembangunan.

“Kebijakan nasional dan daerah harus sensitif dan antisipatif terhadap kerawanan bencana,” katanya.

Presiden menjelaskan bahwa Indonesia memiliki risiko bencana geohidrometeorologi yang tinggi. Jumlah bencana juga meningkat signifikan setiap tahun.

Baca Juga:

BMKG Perkirakan Seluruh Wilayah DKI Cerah Berawan Hari Ini

Bencana gempa bumi dari level intensitas 5.000-6.000 kali setiap tahun dalam periode 2008-2016 telah meningkat menjadi 7.196 kali pada 2017 dan 11.500 kali pada 2019.

“Cuaca ekstrem dan siklon tropis juga meningkat frekuensi, durasi dan intensitasnya. Periode ulang terjadinya el nino atau la nina, pada 1981-2020 cenderung semakin cepat yakni per 2-3 tahunan, dibandingkan periode 1950-1980 yang berkisar per 5-7 tahunan,” demikian Presiden Joko Widodo. (*)

Baca Juga:

BMKG Perkirakan Kecepatan Angin di Kepulauan Seribu Tak Lebih dari 15 Knot

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Zulhas Bertemu Menlu Bangladesh, Bahas Komitmen Penyelesaian IB-PTA
Indonesia
Zulhas Bertemu Menlu Bangladesh, Bahas Komitmen Penyelesaian IB-PTA

Mendag Zulkifli Hasan atau disapa Zulhas melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Kalam Abdul Momen.

Syarat Perjalanan Anyar Keluar, Pengelola Bandara Siapkan Sentral Vaksinasi Booster
Indonesia
Syarat Perjalanan Anyar Keluar, Pengelola Bandara Siapkan Sentral Vaksinasi Booster

AP II sebagai pengelola 20 bandara telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memberlakukan regulasi terbaru bagi penumpang pesawat rute domestik dan rute internasional.

Politikus PDIP Nilai Penunjukan Luhut Urus Minyak Goreng Berpotensi Timbulkan Konflik Kepentingan
Indonesia
Politikus PDIP Nilai Penunjukan Luhut Urus Minyak Goreng Berpotensi Timbulkan Konflik Kepentingan

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu menilai penunjukan Luhut untuk menyelesaikan persoalan minyak goreng berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Perubahan Nama RSUD Jadi Polemik, DPRD Panggil Dinkes DKI
Indonesia
Perubahan Nama RSUD Jadi Polemik, DPRD Panggil Dinkes DKI

Perubahan nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta menuai polemik.

Tak Soal Andika Panglima TNI Setahun, Istana Buka Peluang Tahun Depan Jatah AL
Indonesia
Tak Soal Andika Panglima TNI Setahun, Istana Buka Peluang Tahun Depan Jatah AL

Jokowi memutuskan menunjuk KSAD Andika sebagai calon Panglima TNI sebelum berangkat mengikuti KTT COP26 di Glasgow

Gelombang Ketiga COVID-19, RSDC Wisma Atlet Rekrut Ratusan Tenaga Medis
Indonesia
Gelombang Ketiga COVID-19, RSDC Wisma Atlet Rekrut Ratusan Tenaga Medis

Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet akan menambah tenaga kesehatan (nakes) apabila pasien positif yang dirawat terus bertambah.

Dua Oknum Polisi Penembak Laskar FPI Diadili
Indonesia
Dua Oknum Polisi Penembak Laskar FPI Diadili

Penembakan terhadap enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) mulai disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Tito Nyatakan 2.500 Pilkades Berlangsung Aman di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Tito Nyatakan 2.500 Pilkades Berlangsung Aman di Tengah Pandemi COVID-19

Sebanyak 2.500 pemilihan kepada desa (pilkades) serentak pada tahun 2021 dilangsungkan saat pandemi COVID-19, khususnya varian Delta.

PSI Beri Respons setelah Jokowi-Anies Cek Sirkuit Formula E
Indonesia
PSI Beri Respons setelah Jokowi-Anies Cek Sirkuit Formula E

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta merespons kunjungan Presiden Jokowi ke sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Potensi Hujan Deras Disertai Kilat Terjadi di 3 Wilayah Jakarta
Indonesia
Potensi Hujan Deras Disertai Kilat Terjadi di 3 Wilayah Jakarta

Hujan ringan akan dialami beberapa wilayah pada pagi hari di antaranya Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara.