Jokowi Masukkan Partai Oposisi Lewat Reshuffle Kabinet? Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut acara cukur massal di Garut, Jawa Barat. Foto: Setkab

Merahputih.com - Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai resistensi partai dan kelompok pendukung Jokowi atas bergabungnya partai oposisi ke dalam pemerintahan akan menimbulkan resistensi tinggi.

Sehingga, Jokowi kemungkinan besar akan memasukkan partai oposisi ke kabinet di tengah jalan supaya terlihat lebih halus.

Baca Juga: Jokowi akan Bikin Kejutan Saat Memilih Calon Menteri

"Jokowi mungkin akan mengambil jalan lebih soft yaitu memasukkan anggota partai oposisi masuk di kabinet nanti setelah reshuffle," kata Pangi, Selasa (23/7).

Pangi memandang resistensi atas wacana bergabungnya partai oposisi pendukung Prabowo ke dalam kabinet memang cukup tinggi. Reshuffle kabinet menurutnya, salah satu jalan Jokowi untuk tetap dapat merangkul oposisi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: ANT

"Salah satu cara Jokowi tetap merangkul parpol oposisi, namun tidak masuk dari awal kabinet dibentuk, nanti bisa saja di tengah melalui reshuffle kabinet," jelas dia.

Sejauh ini Jokowi menyatakan telah memiliki daftar nama-nama calon menteri yang akan membantunya di pemerintahan periode kedua.

Menurut Jokowi, menteri pemerintahannya akan terdiri dari kalangan politik dan profesional. Komposisinya, sebagaimana dikutip Antara, menurut dia tidak akan berbeda jauh, yakni 60:40, atau 50:50.

Baca Juga: Terkait Jatah Menteri, Kader PDIP Enggan Langkahi Kewenangan Megawati

Jokowi juga akan membuka kesempatan hadirnya sosok menteri muda yang berusia 20-25 tahun atau 30 tahun, dengan tetap memastikan kapabilitas dan kompetensi menteri tersebut nantinya. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH