Jokowi Kasih PDIP 4 Kursi Menteri, Megawati: Emoh, Tidak Mau Ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berfoto bersama penari gandrung di sela penyambutan peserta Kongres V PDIP di Bali, Rabu (7/8) (Foto Istimewa)

Merahputih.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta Prsiden Joko Widodo memberikan jatah menteri terbanyak kepada kader PDI Perjuangan di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Ini di dalam kongres partai, bapak presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," kata Mega saat kongres PDIP di Bali, Kamis (8/8).

Baca Juga: Di Hadapan Prabowo, Megawati Cerita Enaknya Jadi Pemenang

Karena, kalau cuma empat kursi menteri, lanjut Mega, jelas PDIP tidak mau.

"Jangan nanti 'Ibu Mega, saya kira karena PDIP sudah banyak kemenangan sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuma empat'. Weeee emoh, Tidak mau. Tidak mau. tidak mau. Orang yang ga dapet aja minta," kata Megawati yang diikuti oleh seruan hadirin tanda menyetujui.

Ia juga berbicara soal strategi pilpres yang justru jadi penghancur demokrasi. Menurutnya, alat tersebut fungsinya untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

"Dalam pancasila demokrasi adalah suatu alat. Alat untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur yang sempurna," kata Megawati.

"Jadi pemilihan umum sekadar alat untuk menyempurnakan Pancasila," imbuh Megawat.

Baca Juga: Terungkap Alasan Kenapa Megawati Kembali Ditunjuk Jadi Ketua Umum PDI Perjuangan

Megawati lantas mengungkit soal strategi menebar kebencian yang digunakan pada saat pemilihan umum dan pilpres. Dia menegaskan, bahwa strategi itulah yang melumpuhkan demokrasi.

"Kalau sikap perilaku menebarkan kebencian hujatan merajalela karena pemilihan umum. Kalau keutuhan bangsa berantakan karena pemilihan umum. kalau tenaga bangsa remuk redam karena pemilihan umum. Maka sebenarnya dengan pemikiran jernih, sesungguhnya demokrasi itu telah dilumpuhkan," tutur Mega. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH