Sidang Tahunan MPR
Jokowi Janjikan Kerja Yang Berkualitas Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPR, Presiden Joko Widodo menegaskan, sedang membangun perluasan kesempatan kerja bagi rakyat Indonesia dan menjanjikan pekerjaan yang berkualitas bagi rakyat.

"Ekosistem nasional yang kondusif bagi perluasan kesempatan kerja yang berkualitas harus kita bangun," kata Presiden Jokowi di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat, (14/8).

Ia menegaskan, langkah yang dilakukannya adalah dengan penataan regulasi yang tumpang tindih, yang merumitkan, yang menjebak agar menghilangkah risiko untuk mewujudkan perekonomian nasional yang adil.

"Untuk kepentingan yang sudah bekerja, untuk kepentingan yang sedang mencari kerja, untuk mengentaskan kemiskinan, dengan menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas seluas-luasnya. Kita ingin semua harus bekerja. Kita ingin semua sejahtera," ujarnya.

Baca Juga:

Begini Kehadiran Sidang Tahunan Kala Pandemi COVID-19

Ia mengatakan, pihaknya berpegangan pada prinsip keadilan dan kesejahteraan dalam membangun kawasan-kawasan industri termasuk pembangunan super koridor ekonomi pantai Utara Jawa. Kawasan Industri Batang serta Subang Majalengka.

"Dirancang untuk mampu mengundang investasi berkualitas, yang bersinergi dengan UMKM kita," katanya.

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan, Indonesia harus membajak momentum krisis akibat pandemi COVID-19 dan melakukan lompatan besar untuk membangun Indonesia yang dicita-citakan.

"Kita harus bajak momentum krisis ini. Kita harus serentak dan serempak memanfaatkan momentum ini," ujarnya.

Jokowi saat hadir di sidang MPR
Presiden Joko Widodo saat di Sidang Tahunan MPR. (Foto: Antara).

Ia menegaskan, masih banyak langkah-langkah besar yang harus dilakukan bangsa. Masih tersedia waktu 25 tahun lagi bagi bangsa untuk menyiapkan seabad Indonesia merdeka dan membangun Indonesia yang dicita-citakan.

Target bangsa Indonesia, lanjut Jokowi, saat ini bukan hanya lepas dari pandemi dan bukan hanya keluar dari krisis. Langkah Indonesia adalah melakukan lompatan besar memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi.

"Krisis memberikan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan, untuk melakukan transformasi besar, dengan melaksanakan strategi besar," ujarnya.

Baca Juga:

Jokowi Ungkap Keprihatinan Hilangnya Kegembiraan dan Karnaval HUT RI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sadis, Begini Detik-detik Sepasang Kekasih Gergaji Tubuh Manajer Konstruksi hingga 11 Potongan
Indonesia
Sadis, Begini Detik-detik Sepasang Kekasih Gergaji Tubuh Manajer Konstruksi hingga 11 Potongan

Korban pembunuhan di Apartemen Kalibata City Rinaldi Harley Wismanu (32 tahun) dimutilasi menjadi 11 bagian oleh pelaku.

Kenaikan UMP 2021, Pengamat: Anies Rintis Jalan Menuju Pilpres 2024
Indonesia
Kenaikan UMP 2021, Pengamat: Anies Rintis Jalan Menuju Pilpres 2024

Kenaikan UMP DKI tahun 2021 dinilai sebagai langkah Gubernur Anies Baswedan dalam menggaet kaum buruh di kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Kasus Positif Corona di Afrika Capai 10.000 Lebih
Dunia
Kasus Positif Corona di Afrika Capai 10.000 Lebih

CDC Afrika juga menyebutkan bahwa sekitar 913 orang yang terinfeksi virus di seluruh benua tersebut dinyatakan sembuh selama periode yang disebutkan.

Menteri PUPR Tinjau Pembangunan RS Darurat COVID-19 di Yogyakarta
Indonesia
Menteri PUPR Tinjau Pembangunan RS Darurat COVID-19 di Yogyakarta

Yogyakarta adalah daerah ketiga yang dibangun rumah sakit darurat corona setelah Lamongan dan Kepulauan Riau.

 Pemkot Solo Mulai Berlakukan Penertiban Warga yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah
Indonesia
Pemkot Solo Mulai Berlakukan Penertiban Warga yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Kami sebenarnya sudah mengimbau warga agar tidak nongkrong di luar rumah disaat KLB (Kejadian Luar Biasa) COVID-19. Imbauan itu ternyata tidak cukup

Rapihkan Bukti, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kerumunan Petamburan
Indonesia
Rapihkan Bukti, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kerumunan Petamburan

Rencananya penyidik bakal memeriksa Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Al-Athos pada Senin (7/12) mendatang.

Disentil Polri Lewat Penangkapan Djoko Tjandra, KPK Makin Nafsu Buru Harun Masiku
Indonesia
Disentil Polri Lewat Penangkapan Djoko Tjandra, KPK Makin Nafsu Buru Harun Masiku

Ghufron memastikan pihaknya masih terus memburu tersangka suap terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan itu

Jelang New Normal, Masjid Istiqlal Masih Belum Gelar Salat Jumat
Indonesia
KPK Cecar Sekjen Underbow PDIP Soal Anggaran Proyek Bansos
Indonesia
KPK Cecar Sekjen Underbow PDIP Soal Anggaran Proyek Bansos

KPK rampung memeriksa staf ahli Menteri Sosial Restu Hapsari dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

BPIP Sindir Elit Politik yang Suka Buat Keributan di Tengah Pandemi Corona
Indonesia
BPIP Sindir Elit Politik yang Suka Buat Keributan di Tengah Pandemi Corona

Menurutnya, elit politik seharusnya mengutamakan etika politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi tidak membuat gaduh hanya kepentingan politik.