Jokowi Janji Bagi Kartu Sembako COVID-19 Tiap Keluarga Rp200 Ribu Presiden Jokowi. Foto: Setkab

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo mengatakan dalam waktu dekat pemerintah membagikan kartu sembako kepada masyarakat yang memungkinkan mereka menerima bahan pangan pokok selama enam bulan ke depan untuk merespons dampak pandemi COVID-19.

“Sebentar lagi juga akan kita keluarkan penerima kartu sembako selama enam bulan ke depan,” kata Jokowi di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (24/3)

Baca Juga

Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan

Kepala Negara menambahkan jumlah penerima kartu tersebut akan ditambah menjadi 50.000 penerima manfaat, sedangkan jumlah yang akan diterima dalam bentuk uang tunai Rp200.000 per keluarga penerima manfaat.

“Akan ditambah 50.000, diterima Rp200.000 per keluarga penerima manfaat anggaran dianggarkan Rp4,5 triliun,” ujarnya dilansir Antara.

Jokowi
Presiden Jokowi. Foto: Twitter/@jokowi

Dalam menghadapi pandemi COVID-19, ia mengatakan, pada intinya pemerintah fokus tiga hal.

“Intinya kita ingin tiga hal yang menjadi fokus kita, pertama keselamatan, kesehatan, adalah yang utama, tapi siapkan yang kedua ‘social safety net’, bantuan sosial tolong disiapkan,” ucapnya.

Baca Juga

DPR Usul Negara Gaji Sopir Ojol Dkk Sebulan Rp500.000, Duitnya dari Sini!

Ia menambahkan fokus ketiga terkait dengan dampak ekonomi yang harus dihitung dengan cermat sehingga kesiapan dalam menyediakan stok pangan betul-betul ada. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bus Masuk Jurang di Sumedang Berkapasitas 62 Penumpang, 22 Dievakuasi Meninggal
Indonesia
Bus Masuk Jurang di Sumedang Berkapasitas 62 Penumpang, 22 Dievakuasi Meninggal

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jawa Barat Supriyono menyebut bus yang mengalami kecelakaan di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang berkapasitas 62.

[HOAKS atau FAKTA]: Dokter di Surabaya Telanjang Bulat Stres Suami dan Anaknya Meninggal karena COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dokter di Surabaya Telanjang Bulat Stres Suami dan Anaknya Meninggal karena COVID-19

Penyebab depresi menurut caption video itu karena suami dan anaknya meninggal karena COVID-19.

Adian Napitupulu: Ponco Ini Kawan Lama Saya
Indonesia
Adian Napitupulu: Ponco Ini Kawan Lama Saya

“Ponco itu kawan lama saya," kata Adian di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (9/10).

Terima Serpihan Bangkai Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Basarnas Serahkan ke DVI
Indonesia
Terima Serpihan Bangkai Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Basarnas Serahkan ke DVI

Basarnas menerima serpihan-serpihan pesawat yang diduga kuat berasal dari pesawat yang sebelumnya dinyatakan hilang kontak di kawasan Kepulauan Seribu.

Kasus COVID Terus Melonjak, Ini Program Pemprov DKI yang Dinilai Salah Kaprah
Indonesia
Kasus COVID Terus Melonjak, Ini Program Pemprov DKI yang Dinilai Salah Kaprah

Penambahan angka kasus positif COVID-19 di Jakarta terus meningkat. Akibatnya, ibu kota sekarang kembali menempati urutan pertama provinsi dengan kasus tertinggi di Indonesia.

Gunung Merapi Siaga, Ganjar: Daerah Klaten Diperkirakan Paling Terdampak
Indonesia
Gunung Merapi Siaga, Ganjar: Daerah Klaten Diperkirakan Paling Terdampak

Peningkatan status itu berdasarkan evaluasi data pemantauan aktivitas vulkanik dapat berlanjut ke erupsi.

Nasib Perkara Said Didu di Mabes Polri Mengambang
Indonesia
Nasib Perkara Said Didu di Mabes Polri Mengambang

Kasus tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong yang dilakukan Said Didu terhadap Luhut Panjaitan.

Bupati Sabu Raijua Terpilih Warga AS, Legislator PKB Minta DPR Panggil Mendagri
Indonesia
Bupati Sabu Raijua Terpilih Warga AS, Legislator PKB Minta DPR Panggil Mendagri

"Saya usulkan kepada Ketua Komisi II, agar secepatnya memanggil Mendagri untuk membahas kejadian ini," kata Luqman

Cakada Bermasalah Ditunda Proses Hukumnya Demi Jaga Netralitas Polri
Indonesia
Cakada Bermasalah Ditunda Proses Hukumnya Demi Jaga Netralitas Polri

Sehingga, ia mengapresiasi terbitnya telegram kapolri tersebut

Korban Tewas Bencana Alam di NTT Capai 124 Orang
Indonesia
Korban Tewas Bencana Alam di NTT Capai 124 Orang

Total rumah terdampak ada 1.962 rumah rusak berat