Jokowi: Jangan Dipikir Negosiasi Saham Freeport Mudah Lokasi tambang PT Freeport (ANTARA FOTO/Agung Rajasa)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak mudah untuk melakukan negosiasi dalam proses akuisisi saham Freeport karena selama ini ternyata berjalan sangat alot.

"Inilah 3,5 tahun yang kita usahakan sangat alot, jangan dipikir mudah, dan begitu sangat intens sekali dalam 1,5 tahun ini," kata Jokowi, setelah acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 yang digelar di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (12/7).

Menurut Jokowi, dalam beberapa waktu terakhir negosiasi tersebut terus berjalan dan dikerjakan tanpa publikasi besar-besaran. Dilansir Antara, alasannya tidak diekspos karena menyangkut proses negosiasi yang amat tidak mudah. "Memang yang kita kerjakan ini dilakukan secara diam-diam, karena ini menyangkut negosiasi yang tidak mudah," katanya.

Jokowi proyek
Presiden Jokowi. Foto: Antara

Tak heran, Presiden pun langsung mengapresiasi ketika mendapatkan laporan holding industri pertambangan Inalum telah berhasil mencapai kesepakatan awal dengan Freeport. "Pengolahan untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen, dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah," katanya.

Freeport Indonesia sampai sejauh ini telah mengelola tambang emas di Papua selama hampir 50 tahun dengan porsi kepemilikan saham mayoritas. "Nilainya nanti teknis oleh Menteri BUMN, Menkeu, dan Menteri ESDM. Juga valuasinya makan waktu panjang," katanya.

bos freeport
President dan CEO Freeport-McMoRan Inc Richard C Adkerson. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jokowi menegaskan akuisisi Freeport merupakan sebuah lompatan yang diharapkan nantinya berdampak positif bagi Indonesia secara lebih luas dari sisi pendapatan, pajak, royalti, dividen, hingga retribusi sehingga nilai tambah komoditas tambang bisa dinikmati seluruh masyarakat. "Kepentingan nasional harus dinomorsatukan termasuk teknis pembagian," katanya.

Meski demikian, Jokowi memastikan kesepakatan terkait Freeport saat ini sudah rampung. "Namanya sudah deal, nanti tanda tangan. Artinya kesepakatan sudah rampung. Teknis masih ada di menteri," katanya sambil tersenyum dan bergegas meninggalkan wartawan. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH