Jokowi Instruksikan Mulai 29 Maret, YIA Beroperasi Penuh Presiden Jokowi saat meninjau Bandara YIA di Kulonprogo, Yogyakarta (Foto: Setneg)

MerahPutih.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau fasilitas Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo, pada Jumat, (31/1). Dalam kunjungannya ia menginstruksikan agar YIA beroperational ful pada 29 Maret 2020.

"Ya semua bandara kita ingin pelayanan yang cepat, kecepatan, sehingga traffic-nya itu semakin padat,"tegas Jokowi saat berkunjung ke YIA.

Baca Juga:

Harapan Jokowi Saat Resmikan Underpass Terpanjang di Indonesia

Untuk itu ia berharap agar seluruh penerbangan di bandara Adisutjipto segera pindag ke bandara YIA sebelum akhir Maret 2020.

"Ya, seluruhnya nanti. Jadi di Maret akhir, (tanggal) 29, kita harapkan sudah digeser ke sini (YIA) semuanya. Di sana (Adisucipto) disisakan hanya untuk pesawat baling-baling," ujarnya.

Presiden Jokowi instruksikan Bandara YIA segera beroperasi penuh
Presiden Jokowi instruksikan Bandara YIA segera beroperasi penuh (Foto: Setneg)

Dalam kunjungan ini Jokowi memuji keindahan bandara yang terletak di Temon kulonprogo ini. Mantan Gubernur DKI ini juga kagum dengab kecepatan pembangunan salah satu proyek strategis nasional (PSN) ini.

"Ya ini pekerjaan besar yang diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, kurang lebih 20 bulan, bangunan, runway sebesar ini. Sangat besar sekali karena bangunannya sendiri ada 219.000 meter persegi, bayangkan. Saya tadi melihat dengan Ngarso Dalem (Gubernur DIY) secara detail pekerjaannya bagus dan ini dikerjakan oleh BUMN kita," kata Presiden.

Kepala Negara berharap, dengan adanya bandara baru tersebut kecepatan pelayanan penerbangan bisa meningkat. Lalu lintas pesawat serta penumpang juga diharapkan akan meningkat.

"Kita ini kan semua bandara kan arahnya kita kan ke traffic. Semakin banyak traffic, itu yang kita mau. Semua bandara itu orientasinya akan ke sana sehingga pelayanan dan service yang cepat itu adalah menjadi kunci," jelasnya.

Dengan lahan terminal seluas 219.000 meter persegi, YIA diperkirakan akan mampu menampung hingga 20 juta penumpang per tahun. Sementara Bandara Internasional Adisucipto yang selama ini digunakan memiliki luas 17.136 meter persegi dan hanya mampu menampung 1,7 juta penumpang per tahun.

Presiden berharap Bandara YIA dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Yogyakarta
Presiden Jokowi melihat kendaraan Bandara YIA (Foto: Setneg)

"Jadi hitung-hitungan yang ada di sini sekarang penumpang 8,4 juta per tahun. Kapasitas ini 20 juta. Ada sebuah kelonggaran yang sangat besar, kurang lebih 11 juta kelonggaran kapasitas. Sehingga itu yang harus diarahkan agar penerbangan-penerbangan baru, slot-slot diberikan kepada penerbangan yang membawa turis sebanyak-banyaknya ke Yogyakarta dan sekitarnya," paparnya.

Baca Juga:

Underpass Bandara YIA, Jalan Bawah Tanah Terpanjang di Indonesia Resmi Dioperasikan

Tinjauan Presiden ini turut didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Yogyakarta Hamengkubuwana X.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca Juga:

Bandara YIA Beroperasi, Pemda DIY Targetkan Satu Juta Kunjungan Wisman

Kredit : patricia


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH