Jokowi Ingin TNI-Polri Berada di Keramaian Disiplinkan Masyarakat Presiden Joko Widodo memberikan keterangan kepada media seusai meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di Mall Summarecon Bekasi, Jawa Barat, Selasa. (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan keinginannya agar personel TNI dan Polri ada di setiap keramaian-keramaian guna mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan.

"Siang hari ini saya datang ke Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk memastikan pelaksanaan kesiapan kita menuju ke sebuah tatanan baru, ke sebuah normal yang baru, kita ingin TNI, Polri, ada di setiap keramaian-keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah kita sepakati," ujar Jokowi saat meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di pusat perbelanjaan Mall Summarecon Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5).

Baca Juga:

Polisi Masih Gamang Tindak Kendaraan Pelanggar PSBB

Jokowi hari ini meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di sejumlah lokasi yakni di stasiun MRT di Jakarta, dan pusat perbelanjaan di Bekasi.

Presiden menyampaikan keinginannya agar seluruh masyarakat kembali produktif namun tetap aman dari COVID-19. Namun dia menekankan untuk menuju tatanan baru, tetap harus melihat angka-angka dan fakta di lapangan.

Misalnya, dengan melihat angka Ro atau angka reproduksi dasar COVID-19, yang merepresentasikan potensi maksimum COVID-19 dalam menimbulkan epidemi atau pandemik.

Gubernur Anies bersama Presiden Joko Widodo saat meninjau stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta, Selasa. (Indra Arief Pribadi)
Gubernur Anies bersama Presiden Joko Widodo saat meninjau stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta, Selasa. (Indra Arief Pribadi)

"Seperti di bekasi ini Ro-nya sudah di bawah 1, sudah bagus dan kita harapkan, kita sampaikan ke pak wali kota, pak gubernur, di Jawa Barat ,di Bekasi terus ditekan Ro di bawah 1," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, sebagaimana dikutip Antara, Presiden didampingi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Baca Juga:

Jelang Diberlakukan PSBB di Jakarta, Penumpang KRL Anjlok Hingga 80 Persen

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan dirinya akan menindaklanjuti arahan Presiden bahwa ekonomi secara perlahan harus mulai beradaptasi.

Ridwan menekankan kunci di Jawa Barat adalah adaptasi terhadap normal baru, bukan kelonggaran atau relaksasi pembatasan sosial berskala besar. "Kami berbasis data. Kalau data memungkinkan, adaptasi bisa dilakukan," ujar Ridwan Kamil. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Empat Orang Tewas Gegara Ledakan Mercon, Kapolda Jateng: Bahan Baku Dibeli Online
Indonesia
Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle
Indonesia
Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle

Yasonna merupakan wakil negara dalam negosiasi soal hukum dengan negara lain

[HOAKS atau FAKTA]: Miliarder Tiongkok He Shihua Memaksa Pelatih untuk Dimainkan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Miliarder Tiongkok He Shihua Memaksa Pelatih untuk Dimainkan

Adanya foto miliarder Tiongkok He Shihua memaksa pelatih untuk memainkannya di lapangan merupakan konten yang salah.

Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan, Komjen Listyo Bakal Dicecar Sejumlah Pertanyaan
Indonesia
Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan, Komjen Listyo Bakal Dicecar Sejumlah Pertanyaan

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan, Rabu (20/1) ini.

Pegawai hingga Hakim Positif Corona, PN Jakarta Utara Ditutup
Indonesia
Pegawai hingga Hakim Positif Corona, PN Jakarta Utara Ditutup

Ia menambahkan, keputusan tersebut diambil dengan mengacu pada SEMA Nomor 9 tahun 2020 tanggal 7 September 2020.

Pemkot Jaktim Tetap Laksanakan Vaksinasi COVID-19 di Bulan Puasa
Indonesia
Pemkot Jaktim Tetap Laksanakan Vaksinasi COVID-19 di Bulan Puasa

Jakarta Timur akan tetap melaksanakan vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan tahun 2021.

Kabur ke Indonesia, Belasan WN India Positif COVID-19
Indonesia
Kabur ke Indonesia, Belasan WN India Positif COVID-19

"Dari 127 WNA yang sudah dilakukan tes semua, sampai saat ini ada 12 penumpang yang sudah positif, dan dari 12 penumpang itu kita lakukan genome sequencing cuma hasilnya belum keluar untuk genome sequencingnya," kata Budi

8,6 Juta Warga Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
8,6 Juta Warga Sudah Divaksin COVID-19

Jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama sampai hari ini, Minggu (4/4), telah mencapai 8,6 juta lebih.

1.601 Kendaraan Ditilang di Hari Kedua Operasi Patuh Jaya 2020
Indonesia
1.601 Kendaraan Ditilang di Hari Kedua Operasi Patuh Jaya 2020

Selain memberikan sanksi tilang, petugas juga tercatat memberikan teguran kepada 2.961 pengguna jalan yang melakukan pelanggaran.

8 Bulan Ditutup, Objek Wisata Keraton Surakarta Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat
Indonesia
8 Bulan Ditutup, Objek Wisata Keraton Surakarta Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat

"Sekarang masyarakat luas bisa kembali mengunjungi salah satu keraton peninggalan dinasti Mataram ini," ujar Dany