Jokowi Harap APEC Berkontribusi Tutup Ketimpangan Vaksinasi Global Presiden Joko Widodo. ANTARA/BPMI Sekretarian Presiden/pri/ak

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan pentingnya solidaritas dan kerja sama antarnegara di dunia untuk bersama-sama melawan pandemi COVID-19. Hal itu disampaikan Jokowi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Informal Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC), Jumat (17/7).

Presiden Jokowi juga menggarisbawahi pentingnya dunia memastikan upaya vaksinasi global, termasuk memperkecil kesenjangan vaksinasi.

Baca Juga:

Ini Paket Obat Yang Didapat dari Layanan Telemedicine COVID-19

“Dalam kaitan ini, Presiden mengharapkan APEC dapat berkontribusi untuk menutup ketimpangan vaksinasi global, termasuk melalui berbagi dosis lewat Covax Facility," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan pers di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (17/7).

Jokowi menyampaikan saat ini kesenjangan vaksinasi di dunia masih cukup lebar. Kesenjangan ini terlihat dari data penyuntikan dosis vaksin di kawasan ASEAN yang baru mencapai 17,63 persen dari populasi, di kawasan Afrika baru 4,3 persen dari populasi.

Sementara di kawasan Amerika Utara dan Eropa masing-masing sebesar 77,73 persen dan 76,81 persen dari total populasi. Pertimbangan epidemiologis harus selalu menjadi dasar utama dan bukan pertimbangan pengaruh politik, termasuk dalam masalah vaksin ini.

Jokowi juga menyampaikan di dalam pidatonya bahwa APEC harus mendorong peningkatan produksi vaksin global.

"Terdapat beberapa strategi yang harus dilakukan, yaitu diversifikasi produksi vaksin ke negara berkembang, eliminasi hambatan perdagangan terkait bahan baku vaksin, kemudian dukungan terhadap TRIPS waiver untuk mengatasi pandemi, dan alih teknologi vaksin terkini," beber Retno.

Presiden RI Joko Widodo membagikan paket obat dan sembako kepada warga di Jakarta Utara, Kamis (16/7/2021) malam. ANTARA/Desca Lidya Natalia
Presiden RI Joko Widodo membagikan paket obat dan sembako kepada warga di Jakarta Utara, Kamis (16/7/2021) malam. ANTARA/Desca Lidya Natalia

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa pemulihan ekonomi mustahil dilakukan bila pandemi belum berakhir. Untuk itu, pemulihan kesehatan harus didahulukan sehingga perang melawan COVID-19 bisa segera dimenangkan.

Presiden Jokowi juga menjelaskan mengenai kebijakan utama pemerintah Indonesia saat ini, antara lain kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh Jawa dan Bali, serta kota-kota yang mengalami lonjakan kasus.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan upaya penguatan layanan kesehatan, termasuk membangun rumah sakit darurat, upaya mencukupi kebutuhan oksigen dan obat-obatan, serta percepatan vaksinasi nasional.

Baca Juga:

Jokowi Sebar 300 Ribu Paket Obat COVID-19, Ini Isinya

"Di dalam konteks vaksin, Presiden menyampaikan bahwa saat ini sudah lebih 55 juta dosis vaksin telah disuntikkan di Indonesia dan akan terus diakselerasi vaksinasi di Indonesia. Sejauh ini, Indonesia telah menerima 142.973.880 dosis vaksin baik dalam bentuk curah maupun dalam bentuk vaksin jadi," kata Menlu.

Presiden Jokowi mengakhiri pidatonya dengan menyampaikan bahwa tantangan dunia ke depan masih berat dan harus diatasi bersama. "Hanya dengan solidaritas dan kerja sama dunia akan mampu keluar dari pandemi dan mampu bangkit bersama," kata Menlu. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dirut Pertamina Nicke Widyawati Bungkam setelah Diperiksa Dewas KPK
Indonesia
Dirut Pertamina Nicke Widyawati Bungkam setelah Diperiksa Dewas KPK

Seusai menjalani pemeriksaan sekitar satu jam, Nicke enggan menjelaskan soal pemeriksaannya tersebut. Nicke bungkam saat dimintai keterangan oleh awak media.

Anggaran Pembangunan IKN Mencapai 23,6 Triliun di 2023
Indonesia
Anggaran Pembangunan IKN Mencapai 23,6 Triliun di 2023

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2023 menyebutkan alokasi anggaran pembangunan ibu kota negara (IKN) mencapai Rp 23,6 triliun di tahun 2023.

Bus Listrik Merah Putih Buatan ITS Untuk KTT G20 Rampung Oktober 2022
Indonesia
Bus Listrik Merah Putih Buatan ITS Untuk KTT G20 Rampung Oktober 2022

Bus-bus ini akan digunakan sebagai angkutan umum saat KTT G20, dan setelah itu akan digunakan di kota Surabaya dan Bandung.

[HOAKS atau FAKTA]: Di Meja Presiden Ukraina Ada Narkotika Jenis Kokain
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Di Meja Presiden Ukraina Ada Narkotika Jenis Kokain

Video yang beredar tersebut bukanlah video asli, tetapi merupakan video hasil editan.

Penumpang Masih Tinggi, Daop 1 Jakarta Tambah Kereta di Stasiun Gambir dan Senen
Indonesia
Penumpang Masih Tinggi, Daop 1 Jakarta Tambah Kereta di Stasiun Gambir dan Senen

Volume penumpang Lebaran 2022 yang berangkat dari area Daop 1 Jakarta terbilang masih cukup tinggi. Oleh karena itu, Daop 1 Jakarta melakukan penambahan Kereta Api.

Dinkes Belum Bisa Pastikan 5 Atlet DKI Terpapar Varian Baru COVID-19
Indonesia
Dinkes Belum Bisa Pastikan 5 Atlet DKI Terpapar Varian Baru COVID-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta belum bisa memastikan lima atlet ibu kota yang bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua terpapar varian baru COVID-19.

Dijemput Paksa Penyidik, Wali Kota Ambon Tiba di Gedung KPK
Indonesia
Dijemput Paksa Penyidik, Wali Kota Ambon Tiba di Gedung KPK

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (13/5), setelah dijemput paksa oleh tim penyidik lembaga antirasuah.

Grab Klarifikasi Dugaan Mitranya Terlibat Teror Rumah Orangtua Veronica Koman
Indonesia
Grab Klarifikasi Dugaan Mitranya Terlibat Teror Rumah Orangtua Veronica Koman

Perusahaan transportasi daring, Grab Indonesia memberikan klarifikasi terkait dugaan mitranya terlibat dalam aksi teror di rumah orang tua aktivis HAM Papua, Veronica Koman.

[HOAKS atau FAKTA]: Lansia 70 Tahun ke Atas Meninggal Setelah Terima Vaksin mRNA
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Lansia 70 Tahun ke Atas Meninggal Setelah Terima Vaksin mRNA

Beredar sebuah video di media sosial TikTok yang berisi informasi tentang dampak vaksin mRNA.

Hujan Deras Mulai Sering Turun, PDIP Ajak Rakyat Waspadai La Nina
Indonesia
Hujan Deras Mulai Sering Turun, PDIP Ajak Rakyat Waspadai La Nina

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengajak seluruh rakyat Indonesia mulai mewaspadai potensi bencana alam akibat La Nina.