Jokowi Hadiri Santap Malam Bersama Joe Biden di Gedung Putih Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri jamuan santap malam antara pemimpin negara-negara ASEAN dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Gedung Putih, Washington DC, AS, Kamis malam, 12 M

MerahPutih.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri jamuan santap malam antara pemimpin negara-negara ASEAN dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Jamuan tersebut digelar di Gedung Putih, Washington DC, AS, Kamis (12/5) malam waktu setempat (WS) atau Jumat pagi waktu Indonesia.

Baca Juga:

Bertemu DPR dan Kongres AS, Jokowi Bicara Dampak Perang di Ukraina

Dari Hotel Ritz-Carlton, Presiden Jokowi berangkat menuju Gedung Putih dan tiba sekitar pukul 17.20 waktu setempat. Presiden Jokowi langsung disambut oleh Presiden Bidenm lalu kemudian bersalaman, berfoto bersama, dan menandatangani buku tamu kenegaraan.

Setelahnya, Presiden Jokowi bersama dengan pemimpin negara-negara ASEAN lainnya melakukan sesi foto bersama dengan menghadap Monumen Nasional. Presiden Jokowi kemudian menuju Blue Room untuk mengikuti jamuan santap malam.

Dalam jamuan santap malam tersebut, Presiden Jokowi mendapatkan kehormatan untuk membalas toast Presiden Biden.

Dalam pernyataan pengantar toast, Presiden Jokowi menyebut bahwa KTT Khusus ASEAN-AS merupakan momentum tepat untuk memperkuat kemitraan ASEAN-AS ke depan dan menyambut baik secara prinsip kesepakatan ASEAN-AS untuk memiliki kemitraan strategis komprehensif.

"Kemitraan ini sangat penting di tengah situasi dunia yang dipenuhi ketidakpastian saat ini. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk mengangkat gelas bagi kemitraan ASEAN-AS yang terus berkontribusi bagi penguatan nilai multilateralisme, perdamaian dan stabilitas kawasan, motor penggerak kesejahteraan kawasan," ujar Presiden Jokowi.

Sekitar pukul 20.00 waktu setempat, jamuan santap malam tersebut selesai dan Presiden Jokowi meninggalkan Gedung Putih, untuk kembali menuju Hotel Ritz-Carlton.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Knu)

Baca Juga:

KTT ASEAN Dilangsungkan Tanpa Kehadiran Myanmar

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Suara Azan di Masjid Dapat Mengecilkan Virus Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Suara Azan di Masjid Dapat Mengecilkan Virus Corona

Sebuah akun twitter bernama @/SamudroTjondr11 mengunggah cuitan yang mengklaim bahwa suara adzan dapat mengecilkan virus Corona.

10 Ruas Jalan Ditutup Saat Pergantian Tahun, Dishub Kerahkan 2.500 Personel
Indonesia
10 Ruas Jalan Ditutup Saat Pergantian Tahun, Dishub Kerahkan 2.500 Personel

Ribuan personel ini dikerahkan untuk mendukung program crowd free night (CFN) yang dilakukan Polda Metro Jaya saat malam tahun baru.

Bersatu Atasi Pandemi COVID-19, Kapolri Sebut Semua Bisa Jadi Pahlawan
Indonesia
Bersatu Atasi Pandemi COVID-19, Kapolri Sebut Semua Bisa Jadi Pahlawan

"Dengan berjuang dan bersatu padu, kita harus meyakini, Indonesia bisa segera bangkit di tengah Pandemi COVID-19," kata Listyo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (10/11).

Survei Spektrum Politika: Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintah Lebih dari 65 Persen
Indonesia
Survei Spektrum Politika: Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintah Lebih dari 65 Persen

Kinerja pemerintah di bidang infrastruktur yang menjadi program utama pemerintah saat ini justru menunjukkan angka kepuasan masyarakat yang tertinggi

Ganjar Bacakan Rekomendasi Rakernas PDIP, Penentuan Capres Hak Megawati
Indonesia
Ganjar Bacakan Rekomendasi Rakernas PDIP, Penentuan Capres Hak Megawati

Ganjar menyampaikan sebanyak tujuh rekomendasi, yang salah satunya adalah keputusan bahwa keputusan calon presiden (Capres) PDIP adalah hak prerogatif Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

Ketahanan Pangan Masuk Agenda Pembangunan Nasional 2022-2024
Indonesia
Ketahanan Pangan Masuk Agenda Pembangunan Nasional 2022-2024

Pemerintah memasukan ketahanan pangan dalam Agenda Pembangunan Nasional tahun 2022-2024 guna menjaga stabilitas harga bahan pokok.

[HOAKS atau FAKTA]: Obat Bila Terpapar Omicron Hanya Paracetamol
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Obat Bila Terpapar Omicron Hanya Paracetamol

Penggunaan obat hanya untuk menghilangkan gejala saja, bukan untuk menghentikan infeksi virus di dalam tubuh.

Tiga Sejawat Irjen Napoleon Ikut Langgar Aturan Saat Penganiayaan M Kece
Indonesia
Tiga Sejawat Irjen Napoleon Ikut Langgar Aturan Saat Penganiayaan M Kece

Ketiganya akan menjalani sidang komisi disiplin secepatnya

[HOAKS atau FAKTA]: Arab Saudi Berikan Dana Hibah Rp 5 Triliun Ke Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Arab Saudi Berikan Dana Hibah Rp 5 Triliun Ke Indonesia

Akun Facebook Soulton Haji Halewale mengunggah postingan berupa tangkapan layar dari artikel media suara.com berjudul “Arab Saudi Kucurkan Dana Hibah 5 Triliun Ke Indonesia” yang tayang pada Senin, 10 Januari 2022.