Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19, Gerindra: Ini Kabar Gembira Kedatangan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac di Bio Farma, 6 Desember 2020. (Foto: Setpres).

Merahputih.com - Partai Gerindra menyambut baik rencana Pemerintah menggratiskan vaksin COVID-19 kepada seluruh rakyat. Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo, Rabu (16/12).

"Ini kabar gembira, menjadi angin segar dan harapan baru menyongsong tahun baru 2021. Kita harus berterima kasih atas kebijakan ini," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/12).

Baca Juga

Indonesia Butuh Teknologi Tracking Buat Vaksinasi 180 Juta Warga

Namun, dia tetap meminta Pemerintah harus memastikan aspek keamanan vaksin dan akurasi saat pemberian vaksin. Hal itu karena terkait dengan manusia dan nilai keuangan negara yang besar.

Kedatangan Vaksin COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden).
Kedatangan Vaksin COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden).

Muzani menilai 10 bulan bangsa Indonesia menghadapi pandemi COVID-19 menjadi masa tersulit bagi masyarakat. Dengan adanya vaksin, akan menjadi energi dan semangat baru untuk menggerakkan sektor ekonomi serta sektor-sektor lainnya.

"Semua ini mudah-mudahan segera dapat diakhiri," jelas dia.

Baca Juga

Catat! Jokowi Ralat Vaksinasi COVID-19 Semuanya Jadi Gratis

Menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR itu, pemberian vaksin gratis oleh Pemerintah sesuai dengan perjuangan partainya selama ini. Hal itu karena dalam situasi ekonomi sulit, sudah sewajarnya negara mengambil porsi terbesar untuk membiayai vaksin bagi masyarakat.

Namun, dia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk terus displin dengan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan menjauhi kerumunan, sampai benar-benar wabah COVID-19 dinyatakan berakhir. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Divonis 4 Tahun Bui, Hakim Bebaskan Wawan dari Sangkaan TPPU
Indonesia
Divonis 4 Tahun Bui, Hakim Bebaskan Wawan dari Sangkaan TPPU

Vonis itu diberikan lantaran majelis hakim meyakini jika Wawan terbukti bersalah melakukan korupsi terkait pengadaan Alkes RS Rujukan Pemerintah Provinsi Banten pada Dinkes Provinsi Banten 2012

Ratusan Calon Perwira Terkena COVID-19 di Secapa AD, DPR Panggil KSAD dan Panglima?
Indonesia
Ratusan Calon Perwira Terkena COVID-19 di Secapa AD, DPR Panggil KSAD dan Panglima?

Jenderal TNI Andika Perkasa harus melakukan langkah taktis serta bersinergi dengan lembaga terkait dalam menangani kasus ini.

 MPR Soroti Perbedaan Data Korban COVID-19 antara BNPB dan Kemenkes
Indonesia
MPR Soroti Perbedaan Data Korban COVID-19 antara BNPB dan Kemenkes

Menurut Bamsoet, Kementerian Kesehatan dan BNPB untuk dapat menginformasikan data jumlah positif Covid-19 yang lengkap, terbuka, dan sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Kasus Kafe RM, Politikus PAN Curigai Banyak Diskotek Disulap Jadi Restoran
Indonesia
Kasus Kafe RM, Politikus PAN Curigai Banyak Diskotek Disulap Jadi Restoran

Dugaan itu terbukti, sejak terjadinya kasus penembakan yang dilakukan oknum anggota polisi terhadap 1 orang tentara dan 2 pegawai Kafe RM.

DKI Jakarta Disebut Paling Siap Hadapi COVID-19
Indonesia
DKI Jakarta Disebut Paling Siap Hadapi COVID-19

Layanan Jakarta ini lebih baik dibandingkan provinsi yang menjadi tetangganya Jawa Barat dan Banten.

Pimpinan KPK hingga Dewas Bakal Dapat Mobil Dinas
Indonesia
Pimpinan KPK hingga Dewas Bakal Dapat Mobil Dinas

KPK mendapat persetujuan DPR terkait anggaran pengadaan mobil dinas untuk pimpinan, dewan pengawas, dan pejabat struktural.

Diajak Rapat Soal Djoko Tjandra, Pimpinan DPR Belum Punya Jalan Tengah
Indonesia
Diajak Rapat Soal Djoko Tjandra, Pimpinan DPR Belum Punya Jalan Tengah

Keputusan masih menunggu rapat pimpinan DPR dan pimpinan Komisi III dilakukan

Punya Dedikasi Tinggi Mengajar, Sukirno Dipertahankan SMPN 250
Indonesia
Punya Dedikasi Tinggi Mengajar, Sukirno Dipertahankan SMPN 250

Murid didik dan orang tua siswa akan merasa kehilangan

Positivity Rate Capai 10 Persen, Kasus Corona di DKI Tembus 34.931 Jiwa
Indonesia
Positivity Rate Capai 10 Persen, Kasus Corona di DKI Tembus 34.931 Jiwa

Jumlah kasus konfirmasi secara total sampai hari ini sebanyak 34.931 kasus.

Polda Metro Bantah Tidak Berikan Perawatan terhadap Rizieq Shihab
Indonesia
Polda Metro Bantah Tidak Berikan Perawatan terhadap Rizieq Shihab

Polda Metro Jaya membantah informasi yang menyebutkan tidak menyediakan perawatan medis kepada Rizieq Shihab selama menjalani penahanan.