Jokowi Direncanakan Terbang ke Padang Resmikan Kereta Bandara Minangkabau Ekspress Masinis menjalankan Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Minangkabau Ekspres dari Padang menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo direncanakan akan meresmikan pengoperasian Kereta Api Bandara Minangkabau Ekspress pada Senin (21/5) di sela-sela kunjungannya ke Sumatera Barat.

"Ada berapa kegiatan yang dijadwalkan. Salah satunya peresmian KA Bandara," kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno di Masjid Muhammadiyah Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Jumat (18/5).

Presiden akan berada di Ranah Minang selama dua hari pada Senin (21/5) dan Selasa (22/5). Selain peresmian KA Bandara, kegiatan lain yang direncanakan adalah pembagian sertifikat tanah dan sejumlah peninjauan ke daerah. Namun waktu dan tempat masih tentatif. "Jadwal Presiden sangat padat, jadi keputusan pastinya Minggu (20/5). Tapi kita berharap dikunjungi beliau," kata Irwan.

Kunjungan Presiden ke Sumbar selalu membawa berkah bagi daerah.Terakhir saat menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2018, secara spontan Presiden memerintahkan Menteri PUPR untuk merevitalisasi Kawasan Seribu Rumah Gadang dan Desa Pariangan yang merupakan salah satu desa terindah di dunia.

Diharapkan kedatangan Presiden kali ini kembali membawa berkah bagi daerah dan masyarakat Sumbar. Kereta Api Bandara Internasional Minagkabau (BIM) bernama Minangkabau Ekspress mulai beroperasi pada 1 Mei 2018. Tiga hari pertama diberikan layanan gratis kepada masyarakat.\

Setelah itu PT KAI menerapkan tarif resmi Rp5.000 untuk Padang-Tabing, Padang-Duku dan Tabing-Duku. Kemudian tarif 10 ribu untuk Padang-BIM, Tabing-BIM dan Duku-BIM. Masyarakat bisa memanfaatkan empat stasiun pemberhentian, yakni Stasiun Padang, Tabing, Duku dan Stasiun BIM. Satu trainset Kereta Minangkabau Ekspres terdiri dari empat kereta berkapasitas 393 penumpang duduk dan berdiri.

Sejumlah penumpang turun dari Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Minangkabau Ekspres di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), di Padangpariaman, Sumatera Barat, Selasa (1/5). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Sebelum dikunjungi Jokowi, Bandara Minangkabau Ekspress telah mendapat penjagaan ketat menyusul terjadinya rentetan aksi teror di berbagai wilayah di Indonesia.

PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Bandara Internasional Minangkabau memperketat pengamanan dan akses menuju bandara sebagai upaya mencegah adanya aksi terorisme. Di pintu gerbang bandara, juga dilakukan pemeriksaan terhadap semua kendaraan yang masuk.

Ia menyampaikan pemeriksaan dilakukan oleh petugas keamanan terpadu yang diperbantukan dari personel TNI AU dan AL serta unsur kepolisian dari Polsek Kawasan BIM dan petugas dari Avsec Bandara Minangkabau.

"Ini bertujuan mengantisipasi berbagai kemungkinan dan menciptakan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung bandara," ujar Humas Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau, Fendrick Sondra.

Ia menyampaikan penciptaaan rasa aman dan nyaman merupakan harga mutlak bagi petugas di lapangan. Sementara Untuk pemeriksaan penumpang dan pengunjung tetap dilakukan seperti biasa sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. "Salah satu prinsip kami keamanan adalah nomor satu," lanjut dia.

Hal itu sesuai dengan instruksi direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin yang menginstruksikan kepada 14 bandara untuk melakukan peningkatan pengawasan dengan sistem "Randome Check" mencapai enam kali dari biasanya hanya empat kali.

Peningkatan keamanan tersebut tak hanya dilakukan oleh internal keamanan Bandara Soekarno-Hatta tetapi juga dibantu dengan personel gabungan lainnya. "Peningkatan pelayanan pemeriksaan pengawasan kami perketat. Randome check diintensifkan sampai dengan enam kali yang biasanya hanya empat kali," ujarnya.


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH