Jokowi Diminta Utamakan Keselamatan Masyarakat Ketimbang Ngotot Tarik Investasi Wisatawan menaiki mobil offroad wisata di kawasan Kali Kuning, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (3/6/2019). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/foc. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan belajar dari Arab Saudi yang tidak kompromi dan tegas soal kebijakan melindungi segenap warganya dari penyebaran virus corona.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago meminta Jokowi mengurangi sikap gencar menarik investasi dari wisatawan asing untuk berlibur ke Indonesia.

Baca Juga:

Anak Buah Mark Zuckerberg Didiagnosa Corona, Kantor Facebook Ditutup

"Negara lain mengesamping ekonomi dan pariwisata dan memilih menyelamatkan dan melindungi warga negaranya, kita tak habis pikir di Indonesia nyawa rakyatnya begitu tidak penting dan enggak punya nilai," kata Pangi kepada wartawan, Kamis (5/3).

Presiden melakukan jumpa pers di Veranda Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (Hanni Sofia)
Presiden melakukan jumpa pers terkait warga positif virus corona, di Veranda Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (Hanni Sofia)

Pangi juga mengaku tak habis pikir, pemerintah justru mengerahkan dan mengucurkan dana Rp72 miliar untuk menyewa buzzer dan influencer. "Mengunakan buzzer dan membayar influencer demi menutupi kasus positif carona di Indonesia, baru setelah negara lain beramai-ramai menstempel bahwa negara Indonesia masuk zonasi wilayah garis merah dilarang dikunjungi, baru kemudian satu per satu kasus positif carona muncul ke permukaan," tegas dia.

Baca Juga:

Dihantam Kasus Hoaks Corona, Fahira Idris Ngaku Punya Hak Imunitas

Pangi juga menyesalkan sikap pemerintah yang kurang terbuka terhadap isu corona. Menurut Pangi, langkah pemerintah ngotot menarik investasi di tengah mewabahnya virus corona, sama saja melawan amanat konstitusi.

"Selama ini ditutup-tutupi dan sangat percaya diri bahwa Indonesia bebas carona. Ini lelucon elite dan pejabat kita, betapa mereka enggak mencintai rakyatnya, memilih investasi dari pada nyawa. Melawan amanat konstitusi melindungi segenap tumpah darah Indonesia," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Indonesia Persulit Masuknya Turis dari Tiga Negara Penderita Corona Terbesar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dishub DKI: Selama Libur Lebaran 1,8 Juta Orang Keluar Jabodetabek
Indonesia
Dishub DKI: Selama Libur Lebaran 1,8 Juta Orang Keluar Jabodetabek

Dishub harus mengawasi dan menjaga di check point perbatasan untuk mengecek surat izin keluar masuk (SIKM) ke DKI.

34 RT di Jakarta Terendam Banjir Akibat Hujan dan Luapan Kali Ciliwung
Indonesia
34 RT di Jakarta Terendam Banjir Akibat Hujan dan Luapan Kali Ciliwung

Sebanyak 34 RT di Jakarta terendam banjir akibat intensitas hujan lebat mengguyur ibu kota Senin (7/12) dini hari.

Indikator Membaik, Indonesia Terhindar dari Resesi Ekonomi
Indonesia
Indikator Membaik, Indonesia Terhindar dari Resesi Ekonomi

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 mencapai 2,97 persen atau menurun dibandingkan pertumbuhan rata-rata di atas 5 persen.

Bea Cukai Sita Ratusan Handpone Ilegal Senilai Puluhan Juta dari Bos PS Store
Indonesia
Bea Cukai Sita Ratusan Handpone Ilegal Senilai Puluhan Juta dari Bos PS Store

Penyerahan barang bukti dan tersangka ini dilakukan atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan.

PUPR Berharap 2021 Konstrusi di Ibu Kota Baru Dimulai
Indonesia
PUPR Berharap 2021 Konstrusi di Ibu Kota Baru Dimulai

Selama masa pandemi COVID 19, tidak ada satu pun kegiatan terkait ibu kota negara baru (IKN).

Gibran-Teguh Dapat Rekomendasi, Ketua DPC PDIP Benarkan Keduanya Diundang ke DPD
Indonesia
Gibran-Teguh Dapat Rekomendasi, Ketua DPC PDIP Benarkan Keduanya Diundang ke DPD

"Besok (Jumat) itu yang diundang untuk hadir di DPD PDIP Jawa Tengah Gibran dan Teguh. Keduanya diminta datang saat pengumuman rekomendasi," ujar Rudy

Pemprov DKI Sediakan Rp171 Miliar Bantu Uang Pangkal Siswa Swasta
Indonesia
Pemprov DKI Sediakan Rp171 Miliar Bantu Uang Pangkal Siswa Swasta

Pada pendaftaran PPDB 2020, total jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 358.664

Terima Surat Nama Cawagub DKI, Anies: Segera Diproses
Indonesia
Terima Surat Nama Cawagub DKI, Anies: Segera Diproses

"Tadi sudah kami terima dan nanti Insya allah akan kami proses," kata Anies

Tiga Wilayah DKI Jakarta Diprakirakan Hujan Ringan Hari Ini
Indonesia
Tiga Wilayah DKI Jakarta Diprakirakan Hujan Ringan Hari Ini

Cuaca berawan juga menyelimuti hampir seluruh wilayah Jakarta pada Selasa (24/11)

Diperiksa Polisi soal Dugaan Hoax, Anji Belum Tunjukkan Tanda Hadir
Indonesia
Diperiksa Polisi soal Dugaan Hoax, Anji Belum Tunjukkan Tanda Hadir

Anji dilaporkan oleh Muannas ke Polda Metro Jaya, Senin, 3 Agustus 2020 dengan tuduhan menyebarkan kabar bohong.