Jokowi Diminta Tindak Tegas Menteri yang Tidak Sejalan dengan PSBB Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Partai Demokrat menyatakan ketegasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat dibutuhkan dalam mengontrol rencana kebijakan yang hendak diterbitkan para menterinya. Terlebih jika kebijakan itu memiliki dampak yang serius pada upaya penanganan COVID-19.

Salah satunya adalah peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) yang akan memberikan izin moda transportasi kembali beroperasi meskipun tetap melarang mudik.

Baca Juga

PKS Sarankan Jokowi Panggil 2 Pihak Ini Hentikan PHK Massal

"Hemat saya, Presiden harus tegas memimpin departemen lembaga," kata Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto kepada wartawan, Sabtu (9/5).

Jokowi
Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Menurut Didik, Jokowi harus tegas menegur menteri yang tidak sejalan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab, jika seluruh moda transportasi kembali dioperasikan justru bertentangan dengan spirit PSBB itu sendiri.

"Presiden harus juga mengawasi dan memberikan sanksi kepada Kementerian dan lembaga yang tidak mendukung atau bahkan bertentangan dengan semangat pembatasan sosial yang dilakukan pemerintah," tegas dia.

Baca Juga

Toko Emas Kewalahan Saat Pandemi, Warga Mulai Serbu Pegadaian

Di sisi lain, anggota Komisi III DPR RI ini meminta para menteri berhati-hati dalam setiap mengeluarkan kebijakan. Seluruh kebijakan sejatinya harus memprioritaskan keselamatan masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini.

"Saya meminta kepada kementerian/lembaga untuk hati-hati mengambil langkah dan keputusan. Utamakan keselamatan rakyat, utamakan kesehatan rakyat dan utamakan nyawa rakyat. Safety First, yang lain-lain bisa kita tunda hingga Covid-19 terkendali," tutup Didik. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Siswa yang Diterima di PPDB DKI Jakarta
Indonesia
Jumlah Siswa yang Diterima di PPDB DKI Jakarta

Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) di Jakarta yang diterima sebanyak 92.726 siswa

PKS: Draf RUU dan NA Ciptaker Terkesan Dipaksakan
Indonesia
PKS: Draf RUU dan NA Ciptaker Terkesan Dipaksakan

RUU Ciptaker mengangkat persoalan klasik yang sering dituding sebagai penyebab lemahnya investasi

 Banjir Sumba Timur Hanyutkan Dua Rumah Warga
Indonesia
Banjir Sumba Timur Hanyutkan Dua Rumah Warga

BPBD setempat melaporkan 230 jiwa mengungsi di Balai Desa Kaliuda. Mereka masih bertahan di pengungsian sementara

Menengok Makam Jakob Oetama di TMP Kalibata, Galinya Butuh Waktu 4 Jam
Indonesia
Menengok Makam Jakob Oetama di TMP Kalibata, Galinya Butuh Waktu 4 Jam

Jakob Oetama dimakamkan di Blok AA nomor 339 Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Ikuti Instruksi Luhut, Anies Wajibkan Warga Bawa Hasil Rapid Test Antigen Buat Masuk Jakarta
Indonesia
Ikuti Instruksi Luhut, Anies Wajibkan Warga Bawa Hasil Rapid Test Antigen Buat Masuk Jakarta

Pemprov DKI mengikuti instruksi dari Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan

Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi
Indonesia
Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi

Selain meredam ribuan rumah, jebolnya Bendungan Krueng Pase bakal mengakibatkan 3.000 hektare sawah terancam gagal panen.

'ODOL' Dilarang Masuk 26 Tol Sepanjang Tanjung Priok-Bandung
Indonesia
'ODOL' Dilarang Masuk 26 Tol Sepanjang Tanjung Priok-Bandung

Pengawasan dan penegakan hukum dimaksud akan dilakukan 24 jam

 PSI Minta Pemprov DKI Buka Data Penerima Bansos
Indonesia
PSI Minta Pemprov DKI Buka Data Penerima Bansos

"Harusnya proses pengumpulan data tersebut dilakukan secara online sehingga dapat dipantau proses verifikasi dan validasi status mereka sebagai penerima bansos," terangnya.

Jokowi Ingatkan Penerima Bansos Tunai Tidak Beli Rokok
Indonesia
Jokowi Ingatkan Penerima Bansos Tunai Tidak Beli Rokok

"Saya perintahkan kepada para menteri dan gubernur agar mengawal pengiriman ini agar cepat, tepat sasaran dan diawasi, tidak ada potongan apa pun,” kata Presiden.

Suku Bunga BI Rendah, Sektor Properti Bangkit
City Property
Suku Bunga BI Rendah, Sektor Properti Bangkit

Kenaikan permintaan rumah tapak ke depannya akan meningkat seiring dengan membaiknya daya beli masyarakat.