Jokowi Diminta Tertibkan Relawannya, PKS: Teriak Pancasila Tapi Masih Rasis Mardani Ali Sera - PKS-Jabar.org

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan untuk memerintahkan relawan pendukungnya agar tidak bertindak rasis.

Hal itu disampaikan menyikapi tindakan rasis yang dilakukan Ketua Pro Jokowi-Ma'ruf Amin (Projamin), Ambroncius Nababan kepada eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Baca Juga:

Tindakan Rasisme Relawan Jokowi Dinilai Rusak Pondasi Kebangsaan

"Kita teriak Pancasila tapi masih rasis adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Pak Jokowi perlu bersuara karena ini masalah fundamental," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada MerahPutih.com, Selasa (26/1).

Menurut Mardani, tindakan rasis sangat memalukan dan tidak dapat dibenarkan. Karena itu, aparat kepolisian didesak untuk segera menuntaskan kasus dugaan rasis tersebut.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Tumisu)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Tumisu)

"Karena sekecil apapun perilaku rasis ini merusak dan menghancurkan persatuan kita. Polisi perlu betul-betul serius dan menindak-lnajuti laporan ini," tegas Mardani.

Sebelumnya, akun Facebook dengan nama Ambroncius Nababan mengundang perhatian publik karena dituding melakukan rasisme terhadap Natalius Pigai.

Baca Juga:

Natalius Pigai Sebut Rasisme Jadi Kejahatan Kolektif Negara pada Orang Papua

Ambroncius membagikan narasi yang membandingkan Pigai dengan gorilla dan kadal gurun. Dia mengunggah foto itu usai Pigai menolak vaksin COVID-19, dengan menyebut sikapnya merupakan hak asasi rakyat.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Vaksin sinovac itu dibuat untuk manusia bukan untuk gorilla apalagi kadal gurun. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu divaksin. Faham?" tulis Ambroncius. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengamat Intelijen Ungkap Ada yang Bermain Api Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Pengamat Intelijen Ungkap Ada yang Bermain Api Saat Pandemi COVID-19

Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta mengingatkan pemerintah dan pemangku kebijakan yang ada untuk lebih meningkatkan kualitas penanganan COVID-19.

Satgas Beberkan Provinsi yang Alami Penurunan Pesat COVID-19
Indonesia
Satgas Beberkan Provinsi yang Alami Penurunan Pesat COVID-19

Data sederhana ini mencerminkan pentingnya komunikasi yang terjalin

PT INKA Sumbangkan 50 Tempat Tidur dan 1.000 Masker ke Pemkot Madiun
Indonesia
PT INKA Sumbangkan 50 Tempat Tidur dan 1.000 Masker ke Pemkot Madiun

PT INKA (Persero) sumbangkan 50 tempat tidur untuk ruang isolasi di Asrama Haji dan 1.000 masker ke Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur.

Pengunjung Lapas Mojokerto Ketahuan Bawa Tahu Goreng Isi Sabu-sabu
Indonesia
Pengunjung Lapas Mojokerto Ketahuan Bawa Tahu Goreng Isi Sabu-sabu

Petugas Lapas Mojokerto, Jawa Timur, membongkar cara penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dalam tahu goreng.

Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Bintan Punya Harta Rp 8,7 Miliar
Indonesia
Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Bintan Punya Harta Rp 8,7 Miliar

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, Apri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 8.716.767.012 miliar.

Masyarakat Ditantang Lapor Polisi Jika Dapat Ancaman Pinjol
Indonesia
Masyarakat Ditantang Lapor Polisi Jika Dapat Ancaman Pinjol

Ramadhan juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terbuai dalam melakukan transaksi pinjaman online.

Warga Sekitar Gunung Lewotolok Diminta Waspada
Indonesia
Warga Sekitar Gunung Lewotolok Diminta Waspada

Petugas mengimbau masyarakat di kawasan sekitar gunung berapi itu untuk tetap waspada dengan lontaran material pijar dari gunung tersebut.

DPR Minta Pengusaha Oksigen Medis Tidak Berlaku Aji Mumpung
Indonesia
DPR Minta Pengusaha Oksigen Medis Tidak Berlaku Aji Mumpung

“Naiknya permintaan atau omset saja sudah untung besar kok, janganlah ditambah dengan menaikkan harga secara tidak wajar,” kata Amin

Harga Kedelai Meroket, DPR Kritik Kementan
Indonesia
Harga Kedelai Meroket, DPR Kritik Kementan

Komisi IV DPR mengkritik Kementerian Pertanian terkait melonjaknya harga kedelai yang membuat para pengrajin tahu dan tempe menjerit, di awal tahun 2021.

Tarif Antarmoda di DKI Diusulkan Rp 15 Ribu Sekali Jalan
Indonesia
Tarif Antarmoda di DKI Diusulkan Rp 15 Ribu Sekali Jalan

pengguna transportasi di bawah jaringan pembayaran JakLingko, seperti PT KCI (Kereta Commuter Indonesia), MRT, LRT dan TransJakarta akan mendapatkan tarif yang lebih terjangkau, dengan penerapan sistem pembayaran terintegrasi mulai Maret 2022.