Jokowi Diminta Tak Pilih Kepala Otorita IKN Afiliasi Parpol Gagasan rencana dan kriteria disain ibu kota negara. (ANTARA/Paparan Kementerian PUPR/am/h-fdh)

MerahPutih.com - Penunjukan Kepala Otorita Ibu Kota Negara Nusantara merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Jokowi diminta tidak mengangkat kepala otorita yang terafiliasi dengan partai politik.

"Saya minta orang yang dipilih dan ditunjuk oleh Presiden haruslah orang yang profesional, yang punya integritas, kapabilitas dan tidak terafiliasi kepada salah satu partai politik mana pun,” kata anggota Pansus RUU IKN Guspardi Gaus, Jumat (21/1).

Anggota Komisi II DPR ini menjelaskan, alasan kepala otorita bukan dari kalangan partai politik lantaran jabatan tersebut ditunjuk langsung oleh Presiden RI, dan bukan dipilih oleh rakyat lewat pilkada.

Baca Juga:

Tanggapan Ridwan Kamil Soal Sosok Kepala IKN Dimaksud Jokowi

"Sehingga jabatan tersebut langsung bertanggung jawab kepada kepala negara. Jadi kepala otorita ini penunjukan. Kalau dia orang yang dipilih oleh rakyat ya silakan saja bertarung karena merupakan kehendak dan keinginan masyarakat," ujarnya.

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga berharap agar kepala otorita yang dipilih oleh Presiden Jokowi bukanlah orang-orang yang pernah bermasalah di masa lalunya dengan kasus hukum.

Baca Juga:

Anggaran Pembangunan IKN Nusantara Dilakukan Bertahap

Agar tidak menimbulkan kegaduhan, kata Guspardi, Jokowi harus memilih kepala otorita yang tidak bermasalah dengan hukum.

Ia juga meminta kepala negara memilih sosok yang memiliki integritas dan moral yang baik.

“Bagaimana pun kita ingin pembangunan yang adem ayem, sebab bagaimana pun RUU IKN ini masih ada pro dan kontra, jadi jangan ada lagi kebijakan pemerintah yang menimbulkan pro dan kontra,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

UU IKN Tidak Hapuskan Kekhususan Jakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bima Arya: Bupati Eka Supria Telah Berjuang Total Atasi Pandemi COVID-19
Indonesia
Bima Arya: Bupati Eka Supria Telah Berjuang Total Atasi Pandemi COVID-19

Bima Arya menyatakan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja telah berjuang total mengatasi pandemi COVID-19 di daerahnya.

Nama Ahok Sempat Jadi Pembahasan PDIP untuk Cagub DKI 2024
Indonesia
Nama Ahok Sempat Jadi Pembahasan PDIP untuk Cagub DKI 2024

Penentuan sosok yang bakal diusung PDIP untuk menggantikan posisi Anies Baswedan ada di tangan Ketua Umum Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

DPR, KPU dan Pemerintah Mulai Bahas Efisiensi Anggaran dan Durasi Kampanye Pemilu
Indonesia
DPR, KPU dan Pemerintah Mulai Bahas Efisiensi Anggaran dan Durasi Kampanye Pemilu

KPU mengusulkan kampanye berlangsung 120 hari dan pemerintah menginginkan 90 hari. Sementara itu, Komisi II DPR RI mengusulkan masa kampanye yang lebih singkat.

Viral Toyota Yaris Halangi Laju Ambulans di Ciputat, Pengemudi Kena Tilang
Indonesia
Viral Toyota Yaris Halangi Laju Ambulans di Ciputat, Pengemudi Kena Tilang

Sebuah video viral memperlihatkan mobil Toyota Yaris menghalangi laju ambulans di Jalan Ciater Raya, Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Setelah Lebaran, Jokowi Temui Elon Musk di Markas SpaceX
Indonesia
Setelah Lebaran, Jokowi Temui Elon Musk di Markas SpaceX

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Kepala Negara dijadwalkan bertemu pendiri Tesla pada 14 Mei mendatang.

Daftar UMK 2022 di Jawa Timur, Surabaya Masih Tertinggi!
Indonesia
Daftar UMK 2022 di Jawa Timur, Surabaya Masih Tertinggi!

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022.

Dispar Mataram Gelar Pameran Mutiara Jelang  World Superbike
Indonesia
Dispar Mataram Gelar Pameran Mutiara Jelang World Superbike

Pameran tersebut untuk menyambut ajang balap motor dunia World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika.

Mang Oded:  Angka Penularan COVID-19 Kota Bandung Masih Tinggi
Indonesia
Mang Oded: Angka Penularan COVID-19 Kota Bandung Masih Tinggi

Wali Kota Bandung Oded M Danial atau Mang Oded mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik.

Lampaui Target Pemerintah Pusat, Vaksinasi DKI Capai 260 Ribu Per Hari
Indonesia
Lampaui Target Pemerintah Pusat, Vaksinasi DKI Capai 260 Ribu Per Hari

Anies akan terus melakukan vaksinasi secara bertahap sampai melampaui jumlah target yang ditetapkan

Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
Indonesia
Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Artis Nia Ramadhani dan suaminya pengusaha Ardi Bakrie ditangkap polisi. Mereka diciduk atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.