Jokowi Dikabarkan Bakal Umumkan PPKM Darurat Presiden Joko Widodo. (MP/Win)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Dari informasi yang dihimpun, Jokowi bakal langsung mengumumkannya pada Selasa (29/6) sore ini.

Ketua Satgas COVID-19 Ganip Warsito mengatakan, pemerintah akan melakukan revisi pelaksanaan PPKM Mikro di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2021.

Baca Juga:

Kapolri Tambah Tracer di Posko PPKM Mikro Cengkareng Barat

Dia pun mengatakan, perubahan ini merupakan hasil rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Jokowi kemarin.

“Kemudian pembatasan aktivitas sosial, melakukan pembubaran kerumunan dengan tegas, meniadakan kegiatan sosial kemasyarakatan, ini juga harus ditegakkan dengan baik,” jelasnya

Presiden Jokowi. (Foto: setkab.go.id).
Presiden Jokowi. (Foto: setkab.go.id).

Sesuai dengan hasil ratas, nanti akan diadakan perubahan-perubahan terhadap Imendagri 14 Tahun 2021.

"Pembatasan-pembatasan ini juga dilakukan untuk bisa mengendalikan supaya COVID-19 ini tidak semakin menyebar,” sambung Ganip.

Ganip mengatakan, pelaksanaan revisi yang akan diberlakukan yakni work from home (WFH) di zona merah dan orange sebesar 75 persen.

Baca Juga:

Jokowi Diyakini Punya Pertimbangan Matang Ambil Kebijakan PPKM Skala Mikro

Sisanya work from office (WFO) 25 persen untuk daerah yang merah dan orange.

Ganip pun menambahkan bahwa untuk sektor ekonomi seperti mal, kegiatan operasionalnya akan dilaksanakan sampai pukul 17.00.

Untuk restoran hanya diizinkan untuk take away dan dibatasi sampai pukul 20.00.

“Ini beberapa pembatasan yang akan diterapkan sebagai revisi dari Imendagri yang sudah dipedomani sampai dengan hari ini,” papar Ganip. (Knu)

Baca Juga:

Ketua DPD Dukung Pemberlakuan PPKM Mikro

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dinkes DKI: Penyebaran COVID-19 Lebih Cepat Dibandingkan Bulan Januari
Indonesia
Dinkes DKI: Penyebaran COVID-19 Lebih Cepat Dibandingkan Bulan Januari

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengaku belum ada pembahasan mengenai kebijakan tarik rem darurat atau kembali ke masa PSBB ketat, menyusul lonjakan kasus COVID-19 yang sudah mengkhwatirkan.

Jakarta Diprediksi Hujan Disertai Petir, BMKG Minta Warga Waspada
Indonesia
Jakarta Diprediksi Hujan Disertai Petir, BMKG Minta Warga Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Jakarta akan diguyur hujan disertai kilat/petir pada malam dan dini hari.

Buruan Daftar! BUMN PTPN XI Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Area Perkebunan
Indonesia
Buruan Daftar! BUMN PTPN XI Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Area Perkebunan

Informasi lengkap terkait dengan program beasiswa ini dapat diakses melalui tautan https://polteklpp.siakadcloud.com/spmbfront/detail-pengumuman/105/beasiswa-ptpn-xi-pt-perkebunan-nusantara-xi-tahun-akademik-20212022.

Pengalaman Empat Srikandi Unpad Selamatkan Gibran yang Hilang di Gunung Guntur
Indonesia
Pengalaman Empat Srikandi Unpad Selamatkan Gibran yang Hilang di Gunung Guntur

Gunung Guntur, Garut, salah satu gunung api besar di Jawa Barat, memiliki medan yang tak mudah diarungi para pendaki.

PPKM Level 3 Libur Nataru Bikin Target Retribusi Pariwisata Gunung Kidul Merosot
Indonesia
PPKM Level 3 Libur Nataru Bikin Target Retribusi Pariwisata Gunung Kidul Merosot

Untuk mencapai target Rp 12 miliar sampai akhir tahun memang sulit

[Hoaks atau Fakta]: Link Pengecekan Penerima Bansos dengan NIK E-KTP
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Link Pengecekan Penerima Bansos dengan NIK E-KTP

Ada 3 bantuan yang disalurkan oleh pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yaitu Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau kartu sembako, Program Keluarga Harapan (PKH).

[HOAKS atau FAKTA]: Berbagai Zat Berbahaya Terkandung Dalam Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Berbagai Zat Berbahaya Terkandung Dalam Vaksin COVID-19

Vaksin COVID-19 sendiri terdiri dari empat bahan kandungan. Kandungan utama dari vaksin adalah mRNA.

Aplikasi PeduliLindungi Bakal Dikembangkan untuk Pembayaran UMKM
Indonesia
Aplikasi PeduliLindungi Bakal Dikembangkan untuk Pembayaran UMKM

Aplikasi PeduliLindungi ke depan bisa dikembangkan untuk mempromosikan sekaligus menjadi alat pembelian dan pembayaran produk UMKM.

Terima Kunjungan INTI, Wagub Pati Buka-bukaan Potensi Investasi Daerah
Indonesia
Terima Kunjungan INTI, Wagub Pati Buka-bukaan Potensi Investasi Daerah

Pembangunan daerah pasti terhambat tanpa ada investasi

Polisi Akhir Pekan Ini Berencana Gelar Perkara Kasus yang Menyeret Nama Jerinx
Indonesia