Jokowi Bergeming soal TWK, BEM SI Demo di KPK Siang Ini Ilustrasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

MerahPutih.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) bakal menggelar demo di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/9). sekira pukul 14.00 WIB.

Aksi unjuk rasa itu digelar lantaran ultimatum mereka tak digubris Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ultimatum yang dimaksud, terkait nasib pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipecat akibat tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Baca Juga

10 Alasan Jokowi Harus Bersikap Terkait Polemik TWK KPK

"Aliansi BEM Seluruh Indonesia dengan Gerakan Selamatkan KPK kembali bergerak, untuk menindaklanjuti dari ultimatum Jokowi yang telah melewati 3x24 jam dari ultimatum dikirimkan," kata Koordinator Media BEM SI, Muhammad Rais dalam keterangannya, Senin.

BEM SI menilai Jokowi tidak menunjukkan keberpihakannya kepada 56 pegawai KPK yang akan dipecat, dengan tidak menggubris ultimatum yang mereka berikan.

Di sisi lain, mereka menyebut KPK kini tidak lagi menjadi lembaga negara yang memberantas korupsi, melainkan berubah menjadi Komisi Perlindungan Korupsi.

"Bagaimana tidak? Pegawai-pegawai jujur telah disingkarkan dengan adanya TWK dengan dalih wawasan kebangsaan hingga timbul fitnah dugaan taliban tanpa alasan," tegas Rais.

BEM SI

KPK, kata Rais, yang seharusnya memberantas korupsi di negeri ini justru digembosi saat gencar-gencarnya memberantas kasus besar korupsi.

"Indonesia sedang tidak baik-baik saja, bukan ini reformasi yang kita mau. Maka dari itu, Aliansi BEM Seluruh Indonesia dengan Gerakan Selamatkan KPK mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti Aksi Nasional," ujar Rais.

Sebelumnya, Aliansi BEM SI dan Gerakan Selamatkan KPK telah menyurati Jokowi soal TWK KPK. Mereka memberi waktu 3x24 jam untuk Jokowi mengangkat 57 orang pegawai KPK yang dinyatakan tak lolos TWK. Jika Jokowi bergeming, mahasiswa berniat turun ke jalan. (Pon)

Baca Juga

Elemen Mahasiswa Minta Hukum Ditaati di Polemik TWK KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolda Rikwanto Tegaskan PSU Pilgub Kalsel Berjalan Kondusif
Indonesia
Kapolda Rikwanto Tegaskan PSU Pilgub Kalsel Berjalan Kondusif

Protokol kesehatan telah dijalankan secara baik mulai cek suhu tubuh dan penyediaan tempat cuci tangan di TPS. Kemudian wajib menggunakan masker bahkan disiapkan masker cadangan bagi pemilih.

Ancol Kembali Dibuka Mulai Hari Ini, Simak Aturan Baru untuk Pengunjung
Indonesia
Ancol Kembali Dibuka Mulai Hari Ini, Simak Aturan Baru untuk Pengunjung

Taman Impian Jaya Ancol kembali dibuka untuk masyarakat umum mulai Selasa (14/9).

[Hoaks atau Fakta]: Kelapa Muda, Jeruk dan Garam Hilangkan COVID-19 Dalam 1 Jam
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Kelapa Muda, Jeruk dan Garam Hilangkan COVID-19 Dalam 1 Jam

Masyarakat diminta untuk tidak mudah menerima informasi yang belum memiliki bukti klinis.

Jutaan Data Pengguna BRI Life Bocor, DPR Desak Pemerintah Rampungkan RUU PDP
Indonesia
Jutaan Data Pengguna BRI Life Bocor, DPR Desak Pemerintah Rampungkan RUU PDP

Pembahasan lanjutan RUU PDP berhenti akibat perbedaan pendapat

DKI Cairkan Dana KLJ, KPDJ dan KAJ Triwulan 2
Indonesia
DKI Cairkan Dana KLJ, KPDJ dan KAJ Triwulan 2

Dinsos DKI Jakarta mencairkan dana triwulan 2 untuk Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ), Jumat (6/8).

Ketua DPD: Akar Persoalan Bangsa Adalah Belum Terwujudnya Sila ke-5 dari Pancasila
Indonesia
Ketua DPD: Akar Persoalan Bangsa Adalah Belum Terwujudnya Sila ke-5 dari Pancasila

Akar persoalan yang terjadi di republik ini adalah belum terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Gibran Berikan Sanksi kepada ASN yang Ketahuan Makan Siang saat Jam Kerja
Indonesia
Gibran Berikan Sanksi kepada ASN yang Ketahuan Makan Siang saat Jam Kerja

"Ini tidak bisa dibiarkan. Pasti ada sanksi biar diurus BKPPD. Saya memergoki mereka saat lewat di sana ada ASN makan saya datangi mereka," papar dia.

Tak Ada Penyekatan Saat Arus Mudik Natal, Polisi: Apa yang Kita Cek?
Indonesia
Tak Ada Penyekatan Saat Arus Mudik Natal, Polisi: Apa yang Kita Cek?

Operasi Lilin 2021 tersebut dijadwalkan berlangsung dari 22 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022

Polisi Bantah Tangkap Pria yang Bentangkan Poster saat Kunjungan Jokowi di Blitar
Indonesia
Polisi Bantah Tangkap Pria yang Bentangkan Poster saat Kunjungan Jokowi di Blitar

"Jadi (warga) tidak ditahan, tidak diamankan (oleh polisi)," ucap Gatot

KSAD Minta Massa Reuni 212 Bubar
Indonesia
KSAD Minta Massa Reuni 212 Bubar

Aksi Reuni 212 yang tetap digelar meski tak ada izin mengundang Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk bereaksi.