Jokowi Belum Tetapkan Pandemi di RI Berakhir, 2.518 Orang Terinfeksi COVID-19 Hari Ini Data Nasional Kasus COVID-19. (Foto: Kemenkes)

MerahPutih.com - Setiap hari, ada saja warga yang terinfeksi kasus COVID-19. Indonesia mencatat sebanyak 2.518 kasus baru COVID-19, Selasa (20/9).

DKI Jakarta kini menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 952. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 485 kasus, kemudian Jawa Timur dengan total 263 kasus.

Baca Juga:

Jokowi Tunggu Keputusan WHO Soal Berakhirnya Pandemi COVID-19

Sehingga total kasus positif COVID-19 menjadi 6.412.944. Lalu, pasien sembuh bertambah 2.533 menjadi 6.228.979. Kemudian, pasien meninggal bertambah 15 menjadi 157.930.

Tercatat sebanyak 77.976 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia. Sedangkan jumlah suspek sebanyak 5.332.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pandemi masih akan terus ada selama belum ada pernyataan resmi yang keluar dari WHO.

"Pandemi ini kan terjadi di seluruh negara di dunia, yang bisa memberikan statement menyatakan pandemi selesai adalah WHO," kata Jokowi, Selasa (20/9).

Baca Juga:

1.620 Kasus Baru COVID-19 Terjadi dalam 24 Jam

Pernyataan WHO yang mengatakan pandemi mendekati akhir tak lepas dari sebaran kasus di sejumlah negara yang terus mengalami tren penurunan. Tren kasus COVID-19 di Indonesia pun mengalami hal serupa.

Meskipun angka kasus sudah mulai membaik, namun Jokowi menegaskan tidak akan mengendurkan 'ikat pinggang'.

Jokowi menegaskan tidak akan terburu-buru mengambil keputusan karena situasi masih bergerak dinamis.

"Ada satu-dua negara yang COVID-19 nya mulai bangkit lagi. Kehati-hatian sangat kita butuhkan," kata Jokowi. (Knu)

Baca Juga:

Joe Biden Sebut Pandemi COVID-19 di Amerika Serikat Berakhir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komisi X Minta Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi Dievaluasi
Indonesia
Komisi X Minta Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi Dievaluasi

Inisiatif pemerintah untuk segera membuka sekolah di masa pandemi COVID-19 perlu diapresiasi. Namun, dari sisi persiapan pembukaan sekolah masih perlu dievaluasi.

Anak Ketum Golkar Airlangga Hartarto Bakal Gantikan Almarhum Ichsan Firdaus di DPR
Indonesia
Anak Ketum Golkar Airlangga Hartarto Bakal Gantikan Almarhum Ichsan Firdaus di DPR

Perolehan suara Ravindra pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yaitu sebanyak 57.584 suara, terbanyak kedua setelah Ichan Firdaus.

Satgas Madago Kontak Tembak dengan Teroris Poso, Satu DPO Tewas
Indonesia
Satgas Madago Kontak Tembak dengan Teroris Poso, Satu DPO Tewas

Rudy memastikan tim Satgas Madago Raya masih akan terus melakukan pengejaran

Ini Alasan Para Pelaku Melakukan Aniaya Terhadap Ade Armando
Indonesia
Ini Alasan Para Pelaku Melakukan Aniaya Terhadap Ade Armando

Salah satu terduga pelaku penganiayaan Ade Armando, Mohammad Bagja mengungkapkan motifnya melakukan tindakan kriminal tersebut. "Bagja menyampaikan dalam pemeriksaan, yang bersangkutan kesal dengan apa yang disuarakan korban di media sosial," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Rabu (14/3).

Jelang Lebaran, 73.804 Kendaraan Masuk Kota Surabaya
Indonesia
Jelang Lebaran, 73.804 Kendaraan Masuk Kota Surabaya

Peningkatan arus lalu lintas seminggu jelang Lebaran 2022 mulai terlihat di Surabaya, Jawa Timur.

Legislator Demokrat Ajak Warga Hiasi Dinding Rumah dengan Seni Mural
Indonesia
Pemerintah Lanjutkan Pengukuran Tanah di Desa Wadas
Indonesia
Pemerintah Lanjutkan Pengukuran Tanah di Desa Wadas

Pemerintah memastikan kegiatan pengukuran tanah yang dilakukan oleh Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Tengah di Desa Wadas, Purworejo tetap berlanjut.

Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Bebas Bersyarat
Indonesia
Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Bebas Bersyarat

Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin Elly Yuzar mengatakan Rachmat Yasin keluar penjara dengan status bebas bersyarat setelah menjalani hukuman atas kasus korupsinya yang kedua.

PPP Minta Elite Politik Hentikan Wacana Penundaan Pemilu
Indonesia
PPP Minta Elite Politik Hentikan Wacana Penundaan Pemilu

Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani meminta para elite politik menghentikan wacana penundaan pemilu.

Jaksa Agung Minta Penanganan Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian
Indonesia
Jaksa Agung Minta Penanganan Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian

Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta kepada jajarannya agar kasus korupsi dengan kerugian negara di bawah Rp 50 juta diselesaikan dengan mengembalikan kerugian.