Jokowi Akui Masih Ada Pekerja Migran Yang Tidak Terlindungi Presiden Jokowi . (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo perintahkan reformasi terhadap ekosistem pengiriman pekerja migran Indonesia. Fokusnya, memberikan perlindungan dan pemenuhan hak pekerja migran secara maksimal.

"Kementerian, badan, perusahaan swasta termasuk Apjati harus menjadi bagian perubahan besar yang kita lakukan," ujar Presiden Jokowi.

Menurutnya, ketrampilan, profesionalisme, dan keunggulan pekerja migran harus disiapkan sejak dini, untuk itu daya saing pekerja migran harus unggul agar sekaligus bisa menjadi duta bangsa di luar negeri.

Baca Juga:

Pemerintah Bangun Pusat Benih Untuk Atasi Bencana Ekologis

Dalam sambutan membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indomesia (Apjati) Jokowi menegaskan, salah satu yang harus diproritaskan adalah menciptakan lapangan kerja yang setiap tahun ada 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja.

Ilustrasi pekerja
Ilustrasi pekerja. (Foto: Kemenaker).

Menurutnya, tugas semua pihak adalah membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya. Sehingga, perlu kerja sama dan sinergi termasuk untuk menciptakan ruang kerja yang berkualitas yang melindungi hak-hak pekerja migran di luar negeri, dan semaksimal mungkin meningkatkan kualitas dan potensi pekerja migran Indonesia.

"Masih ada pekerja migran yang tidak mendapat pelindungan yang memadai, terutama pekerja migran yang berangkat tidak melalui jalur bukan pekerja, yang jelas, tidak ada satupun pekerja migran yang tidak terlindungi haknya," katanya. (Pon)

Baca Juga:

Yuk Donor, PMI Kekurangan Stok Darah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Novel Baswedan Tegaskan Tak Kenal Dua Tersangka Penganiayaan Dirinya
Indonesia
Novel Baswedan Tegaskan Tak Kenal Dua Tersangka Penganiayaan Dirinya

Novel Baswedan kembali menegaskan tidak pernah mengenal dua orang pelaku penyerangan terhadap dirinya

Kerja di Klinik Aborsi, Cleaning Service Ini Punya Rekening Rp881 Juta
Indonesia
Kerja di Klinik Aborsi, Cleaning Service Ini Punya Rekening Rp881 Juta

Berdasarkan hasil pendalaman terhadap Jainatun (51), klinik tersebut telah meraup untung Rp 800 juta lebih selama beroperasi.

Gerindra Panggil Kadernya yang Usulkan RUU Ketahanan Keluarga
Indonesia
Gerindra Panggil Kadernya yang Usulkan RUU Ketahanan Keluarga

Sebagian besar anggota Fraksi Partai Gerindra sedang menginventarisir poin-poin yang ada dalam RUU Ketahanan Keluarga

Manila Diisolasi, Stok Logistik untuk WNI Aman
Indonesia
Manila Diisolasi, Stok Logistik untuk WNI Aman

KBRI Manila mencatat per April 2019 jumlah warga negara Indonesia di Filipina sebanyak 1.683 orang

Angka Kematian Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Menurun
Indonesia
Angka Kematian Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Menurun

Banyak dari kecelakaan tersebut hanya menyebabkan kerugian materi

Anies Perintahkan Satpol PP Pantau Semua Gedung Perkantoran
Indonesia
Anies Perintahkan Satpol PP Pantau Semua Gedung Perkantoran

Hanya saja Anies meminta kantor menerapkan dua gelombang masuk kerja untuk menghindari kerumunan.

Kota Padang Tetapkan Status KLB Virus Corona
Indonesia
Kota Padang Tetapkan Status KLB Virus Corona

Pemerintah Kota Padang secara resmi menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) virus corona atau COVID-19 setelah salah seorang warga positif terjangkit.

[HOAKS atau FAKTA] Tas Bansos Jokowi Berlogo Garuda Diganti Bintang Mirip Bendera Tiongkok
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Tas Bansos Jokowi Berlogo Garuda Diganti Bintang Mirip Bendera Tiongkok

Lambang kepresidenan berupa bintang dilingkari padi dan kapas sudah diatur melalui Permensesneg Nomor 10 Tahun 2010

Pekik Takbir Menggema Saat Perwakilan FPI Minta Jokowi Mundur dan Cabut UU Ciptaker
Indonesia
Satu Anggota Dewan Meninggal Akibat Corona, Ketua DPRD Inspeksi Gedung DPRD DKI
Indonesia
Satu Anggota Dewan Meninggal Akibat Corona, Ketua DPRD Inspeksi Gedung DPRD DKI

“Siapa pun jangan ada yang masuk, apalagi tidak jelas maksud kedatangannya. Karena kita masih sterilisasi ini,” ucap Prasetyo