Jokowi Umumkan Cuma Sepertiga Warga DKI Terima Bantuan Ekonomi Corona Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Kepresidenan, Bogor, Kamis. (ANTARA/Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bahwa stimulus ekonomi menjadi penopang bagi masyarakat, termasuk pekerja informal untuk bisa bertahan hidup di tengah sepinya pasar akibat COVID-19

"Stimulus ekonomi akan sangat membantu sekali dalam bertahan, terutama di ibu kota," jelas Jokowi dalam rapat terbatas, Kamis (2/4).

Baca Juga

Update COVID-19 di DKI: 816 Kasus, 90 Meninggal Dunia dan 51 Pasien Sembuh

Jokowi pun merinci, total ada 3,6 juta warga DKI Jakarta yang berhak menerima bantuan berupa jaring pengaman sosial. Artinya mereka yang berhak menerima hanya sekitar 34,38 persen, atau sekitar sepertiga dari total penduduk ber-KTP DKI berdasarkan data terakhir. Merujuk hasil survei terakhir BPS pada 2018 jumlah penduduk DKI mencapai 10,47 juta orang.

Kepala Negara tidak merinci bentuk bantuan seperti apa yang akan diberikan kepada mereka. Namun dari angka tersebut, 1,1 juta warga akan ditanggung Pemprov DKI dan 2,5 juta warga akan ditanggung pemerintah pusat.

"Yang sudah diberikan oleh Provinsi DKI 1,1 juta (penerima). Artinya tinggal 2,5 juta yang perlu segera kita siapkan untuk dieksekusi di lapangan," jelasnya.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya, angka 1,1 juta didapat dari jumlah warga yang berhak mendapat subsidi dan bantuan dari pemerintah daerah. Angka ini pula sudah tercatat sebagai penerima bantuan selama ini.

Pemerintah pusat sendiri telah meluncurkan enam paket jaring pengaman sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19. Pada sektor tengah, Jokowi meminta jajarannya membatasi pergerakan orang dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi menahan laju penyebaran corona.

Baca Juga

Kemenko Maritim dan Investasi Bantah Ada Penyetopan Akses Transportasi di Jabodetabek

Apalagi, musim yang ada saat ini sangat mempengaruhi berkembangnya COVID-19. Lalu pada sektor hilir, Jokowi mendesak satuan masyarakat di daerah dapat bersatu-padu mencegah penyebaran virus corona, khususnya terhadap mereka yang baru tiba di kampung halamannya.

Kepada pemudik asal Jabodetabek yang tiba di lokasi tujuan, status mereka adalah orang dalam pemantauan (ODP) dan harus isolasi mandiri 14 hari.

“Saya ingin mendorong agar ada partisipasi di tingkat komunitas baik itu RW maupun RT sehingga pemudik yang pulang dari Jabodetabek bisa diberlakukan sebagai ODP sehingga harus jalankan isolasi mandiri,” tutup Jokowi.

Terhentinya aktivitas perkantoran dan seruan agar warga produktif di rumahnya membuat perekonomian, terutama oleh kelompok pekerja informal, ikut terdampak.

Enam jaring pengaman sosial tersebut adalah, pertama, program keluarga harapan (PKH) dengan sasaran sebanyak 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Besaran manfaatnya dinaikkan 25 persen. Misalnya ibu hamil naik menjadi Rp3 juta per tahun, komponen anak usia dini Rp3 juta per tahun dan disabilitas Rp 2,4 juta per tahun.

Kebijakan kedua, soal kartu sembako. Jumlah penerimanya akan dinaikkan menjadi 20 juta penerima manfaat dan nilainya naik 30 persen dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu dan akan diberikan selama sembilan bulan.

Program ketiga adalah kartu prakerja. Anggaran kartu prakerja dinaikkan dari Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun. Jumlah penerima manfaat naik menjadi 5,6 juta orang, terutama pekerja informal dan pelaku UMKM yang terdampak Covid-19. Nilai manfaatnya adalah Rp 650 ribu sampai Rp 1 juta per bulan selama empat bulan ke depan.

Selanjutnya, keempat, terkait tarif listrik untuk pelanggan listrik 450 Va yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama tiga bulan ke depan. Yaitu April, Mei, dan Juni 2020.

Baca Juga

Pasien Positif COVID-19 di DIY Naik jadi 28 Orang

Sementara untuk pelanggan 900 VA (bersubsidi) yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan didiskon 50 persen. Mereka hanya membayar separuh untuk April, Mei, dan Juni 2020.

Kelima, untuk mengantisipasi kebutuhan pokok, pemerintah mencadangkan Rp 25 triliun untuk operasi pasar dan logistik. Keenam, keringanan pembayaran kredit bagi para pekerja informal, baik ojek daring, sopir taksi, UMKM, nelayan, dengan penghasilan harian dan kredit di bawah Rp 10 miliar. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
11 Anak Buah John Kei Masih Buron
Indonesia
11 Anak Buah John Kei Masih Buron

Pemeriksaan terhadap T diketahui ada 10 DPO yang diduga terlibat di TKP Klaster Australia, Perumahan Green Lake, Cipondoh, Tangerang.

Tujuh Donatur Sumbang Alat Medis dan Sembako untuk Jabar
Indonesia
Tujuh Donatur Sumbang Alat Medis dan Sembako untuk Jabar

Bantuan kesehatan dari berbagai pihak ini membuat kesiapan peralatan penanggulangan COVID-19 di Jabar sudah cukup memadai.

Kemenkes Klaim Puskesmas Bisa Rapid Test dan Swab COVID-19, Yuk Buktikan!
Indonesia
Kemenkes Klaim Puskesmas Bisa Rapid Test dan Swab COVID-19, Yuk Buktikan!

Pasien yang tidak menunjukkan gejala sakit berat akan diminta untuk mengisolasi diri di rumah

Dua Pekan Kedepan, Jokowi Perintahkan Kampanye Masif Pakai Masker
Indonesia
Dua Pekan Kedepan, Jokowi Perintahkan Kampanye Masif Pakai Masker

Jokowi ingin melibatkan PKK untuk bisa membantu melakukan kampanye penggunaan masker

Guru Besar UI Sarankan Jokowi Lockdown Lokal 14 Hari
Indonesia
Guru Besar UI Sarankan Jokowi Lockdown Lokal 14 Hari

Adanya karantina wilayah akan memudahkan negara untuk menghitung kebutuhan sumber daya

Ekonom Kritik DPR Yang Mau Bikin Dewan Moneter di RUU BI
Indonesia
Ekonom Kritik DPR Yang Mau Bikin Dewan Moneter di RUU BI

DPR diminta fokus pada upaya-upaya pemerintah dalam menangani COVID-19 karena akan memberikan dampak berantai pada berbagai sektor dan pertumbuhan ekonomi.

Perundungan Youtuber 'Sampah' Ferdian Paleka Pelanggaran HAM
Indonesia
Perundungan Youtuber 'Sampah' Ferdian Paleka Pelanggaran HAM

Aparat keamanan wajib menegakkan keadilan

Whatsapp Eks Ketua MK Hamdan Zoelva Diretas, Pelaku Minta Duit Jutaan Rupiah
Indonesia
Whatsapp Eks Ketua MK Hamdan Zoelva Diretas, Pelaku Minta Duit Jutaan Rupiah

Whatsapp diretas untuk melakukan tindak pidana penipuan, seperti yang dijelaskan pada laman Twitter @hamdanzoelva,

Gempa Turki, Enam Orang Tewas dan Ratusan Luka-luka
Dunia
Gempa Turki, Enam Orang Tewas dan Ratusan Luka-luka

Gempa yang getarannya juga dirasakan di Yunani itu telah membuat sejumlah bangunan rubuh di provinsi pesisir Izmir dan orang-orang terperangkap di dalam reruntuhan.

Menteri dari PDIP Tersangka Suap Bansos COVID Serahkan Diri ke KPK
Indonesia
Menteri dari PDIP Tersangka Suap Bansos COVID Serahkan Diri ke KPK

Juliari Batubara tercatat sebagaimantan Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP