JK Tegaskan Tantangan Seluruh Elemen Bangsa Lepaskan Diri dari COVID-19 Mantan Wapres Jusuf Kalla memantau langsung kegiatan disinfektasi masjid (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengatakan, ancaman COVID-19 yang membahayakan bangsa Indonesia, menjadi tantangan seluruh masyarakat di tanah air saat Indonesia memperingati hari ulang tahun ke-75 tahun kemerdekaannya.

“Sekarang tantangan lain lagi, bagaimana melepaskan bangsa daripada COVID-19 yang membahayakan,” kata Kalla dalam pernyataan secara virtual yang ditayangkan serangkai dengan upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Senin (17/8).

Baca Juga:

Jadi Perhatian Netizen, Ini Asal Baju Adat yang Dipakai Puan Maharani

Kalla yang hadir secara virtual dalam upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI itu mengatakan, saat ini baik generasi muda, tua, anak-anak memiliki kesempatan yang sama untuk maju.

Sepanjang memiliki inovasi dan kreativitas, semua orang punya peluang dan semangat yang sama untuk berkembang.

“Generasi muda, generasi tua, siapa saja, anak-anak memiliki kesempatan selama mempunyai inovasi, kreativitas. Itu dasarnya adalah suatu spirit untuk maju, karena setiap masa bangsa ini mempunyai tahap-tahap perjuangan,” katanya.

Wapres JK sebut pencapaian lima tahun pemerintahan Jokowi-JK lumayan menggembirakan
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ia mencontohkan, pada masa 1920-1930-an, Indonesia memasuki masa untuk melakukan pencarian jati diri dan identitas kebangsaan.

Berlanjut pada era 1940an, Indonesia memasuki era berjuang untuk meraih kemerdekaan. “Setelah itu kita berjuang utk kemajuan kemakmuran bangsa dalam pembangunan,” katanya.

Baca Juga

Wujudkan Beragam Kebudayaan, 75 Peserta Upacara HUT RI PDIP Pakai Pakaian Adat

Kemudian, sebagaimana dikutip Antara, saat ini adalah masa-masa yang penuh tantangan untuk berjuang melepaskan diri dari pandemi COVID-19.

“Ini semua masa-masa perjuangan yang berbeda-beda dan semua harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata satu-satunya laki-laki yang pernah dua kali menjadi wakil presiden di bawah kepemimpinan dua presiden yang berbeda. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH