JK Minta Ustaz Abdul Somad Klarifikasi dan Ikuti Proses Hukum Ustadz Abdul Somad (@ustadzabdulsomad_official)

Merahputih.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara soal kasus dugaan penistaan agama yang tengah menjerat ustaz kondang, Abdul Somad.

JK meminta Somad segera mengklarifikasi apa yang disampaikannya saat berceramah terkait simbol keagamaan salib Gereja Katolik. Hal itu, dilakukan agar tidak terjadi kesenjangan sosial antarmasyarakat.

Baca Juga: Ade Armando Pertanyakan Rujukan UAS Sebut Ada Setan dan Jin Kafir di Salib

"Apa yang terjadi pada Ustadz Somad itu tentu harus diklarifikasi, karena juga banyak usulan. Ya dilalui (menggunakan) proses yang ada di negeri ini," ujar JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (20/8).

Selain itu, JK juga mengimbau kepada seluruh penceramah agama, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu atau Buddha, harus menyampaikan konten khutbah yang menimbulkan ketenteraman dan menjaga perdamaian di kalangan masyarakat.

"Kita semua, apakah itu Islam, Kristen, Buddha, dalam berdakwah atau dalam memberikan khutbahnya haruslah lebih adem dan lebih menghormati satu sama lain," jelas dia.

Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad sedang memberikan ceramah agama (Foto: Screenshot youtube.com)

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad, dalam sebuah potongan video ceramahnya yang viral di media sosial, menyinggung simbol agama Katolik. Somad mengatakan bahwa dalam hukum Islam salib adalah tempat bersarangnya jin kafir.

"Apa sebabnya? Saya selalu terbayang salib, jin kafir sedang masuk karena di salib itu ada jin kafir. Darimana masuknya jin kafir? Dari patung (yang) kepalanya ke kiri apa ke kanan?" kata Somad sambil melapangkan kedua tangannya menirukan bentuk corpus pada salib di Gereja Katolik.

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Atas Penistaan Agama ke Polda Metro Jaya

Ustadz lulusan Universitas Al-Azhar Mesir itu menanggapi bahwa dia hanya menanggapi pertanyaan anggota jamaahnya. Selain itu, sebagaimana dikutip Antara, Somad mengatakan kajian dalam video tersebut disampaikan secara tertutup di dalam masjid dan terjadi sudah lama.

"Pengajian itu lebih 3 tahun lalu. Sudah lama, di kajian subuh Sabtu, di Masjid Annur, Pekanbaru. Karena rutin pengajian di sana, satu jam pengajian dilanjutkan diteruskan dengan tanya jawab," tutur Somad dalam video yang diunggah akun YouTube FSRMM TV pada Minggu (18/8). (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penjelasan Wagub DKI soal Pemasangan Stiker di Rumah Pasien OTG COVID-19
Indonesia
Penjelasan Wagub DKI soal Pemasangan Stiker di Rumah Pasien OTG COVID-19

Pemerintah Provinsi DKI bakal memasang stiker di rumah warga yang ada orang tanpa gejala COVID-19.

Kepercayaan Publik Kalah sama Polisi, KPK Bikin Survei Tandingan
Indonesia
Kepercayaan Publik Kalah sama Polisi, KPK Bikin Survei Tandingan

Tujuan survei itu, untuk menelaah pengetahuan dan penilaian publik terhadap tugas dan pelaksanaan tugas KPK

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Timbulkan Reaksi Magnetis Dalam Tubuh
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Timbulkan Reaksi Magnetis Dalam Tubuh

Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa vaksin COVID-19 memiliki microchip magnetik.

Sekjen DPR: Draf UU Ciptaker Belum Dikirim ke Presiden Jokowi
Indonesia
Sekjen DPR: Draf UU Ciptaker Belum Dikirim ke Presiden Jokowi

"Belum (dikirim ke Presiden), masih mau difinalkan dulu. Itu yang terakhir dibahas sampai kemarin," kata Indra

Sementer II, Okupansi Properti Ritel Bisa Turun
City Property
Sementer II, Okupansi Properti Ritel Bisa Turun

Kondisi semester II nanti memang menantang. Bahkan, akan ada penurunan di sektor ritel khususnya di kelas B dan C.

Wagub DKI Tegaskan Pemberlakukan Kembali SIKM Ada di Tangan Anies
Indonesia
Wagub DKI Tegaskan Pemberlakukan Kembali SIKM Ada di Tangan Anies

Politisi Partai Gerindra itu menyampaikan, nasib aturan SIKM itu nantinya akan diputuskan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sejalan dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

KPK Sita Mobil Pengacara Terkait Suap Benur Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Sita Mobil Pengacara Terkait Suap Benur Edhy Prabowo

Sebelumnya, Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita aset dengan total Rp89,9 miliar dalam kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster.

Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?
Indonesia
Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?

Dokter Reisa mengatakan bahwa virus yang pertama kali ditemukan pada Desember 2019 memiliki banyak jenis.

BMKG Prediksi Yogyakarta akan Dilanda Gelombang Tinggi dan Suhu Dingin
Indonesia
BMKG Prediksi Yogyakarta akan Dilanda Gelombang Tinggi dan Suhu Dingin

Suhu dingin akan terjadi pada malam hari dan diperkirakan mencapai 18 derajat Celcius.

Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi
Indonesia
Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi

Selain meredam ribuan rumah, jebolnya Bendungan Krueng Pase bakal mengakibatkan 3.000 hektare sawah terancam gagal panen.