JK Minta Masjid Jangan Jadi Tempat Mengajak Pertikaian Ketum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla. (Foto: DMI).

MerahPutih.com - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menegaskan, masjid tidak boleh digunakan sebagai tempat untuk menyebarkan ajaran radikal dan mengajak pertikaian antarumat beragama.

“Masjid jangan dijadikan tempat untuk kegiatan yang menganjurkan pertentangan,” kata Jusuf Kalla (JK) saat melakukan rapat virtual bersama pengurus DMI dan pemuda-remaja masjid se-Indonesia dari kantor DMI di Jakarta, Selasa (1/11).

Ia meminta seluruh pengurus masjid di daerah, mengingat kembali regulasi dan prinsip DMI bahwa masjid tidak boleh dijadikan tempat kampanye.

Baca Juga:

Kisah Mantan Napi Terorisme Beri Pelatihan Pertanian dan Peternakan untuk Santri

“Kita harus menjaga masjid, tidak boleh membawa masalah perbedaan pilihan ke masjid,” kata Wapres ke-10 dan 12 itu.

Terkait video tentang seruan jihad dalam kumandang azan, JK menegaskan hal itu salah. Seruan jihad harus diluruskan sebagai sesuatu yang bermakna baik, bukan sebagai ajakan berbuat kekerasan dengan mengatasnamakan Islam.

"Jihad jangan dijadikan seruan untuk membunuh, membom atau saling mematikan; karena itu bisa menimbulkan aksi teror seperti yang akhir-akhir ini terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah," kata Mantan Wakil Presiden ini.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Manan Abdul Ghani mengatakan, seruan jihad sesungguhnya bermakna sebagai melakukan perbuatan dengan bersungguh-sungguh.

Sehingga, seruan jihad harus dilakukan untuk mengajak umat Islam melakukan perbuatan baik dan bermanfaat bagi orang banyak.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Antara)
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Antara)

Sementara itu, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengimbau kepada seluruh pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan para ulama untuk memberikan pencerahan kepada umat, agar tidak terjebak pada penafsiran tekstual Al Quran semata.

Menurut dia, pemahaman agama secara tekstual, tanpa disertai pengertian kontekstual, dapat melahirkan paham radikal dan ekstrem di kalangan masyarakat.

“Di sinilah pentingnya pimpinan ormas Islam, ulama dan kiai memberikan pencerahan agar masyarakat memiliki pemahaman keagamaan yang komprehensif,” ujar Zainut dikutip Antara.(*)

Baca Juga:

Begini Aturan Ibadah dan Perayaan Natal Saat Pandemi COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Gunung Kidul
Indonesia
Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Gunung Kidul

Gempa bumi dengan magnitudo 5.0 mengguncang wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (20/1) dini hari.

Soal Listyo Calon Kapolri, Pimpinan DPR Masih Tunggu Surpres Jokowi
Indonesia
Soal Listyo Calon Kapolri, Pimpinan DPR Masih Tunggu Surpres Jokowi

Presiden tentunya tahu mana urgensi dan batas waktu

Kapolri Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Berjalan Lancar
Indonesia
Kapolri Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Berjalan Lancar

serangkaian kegiatan ibadah Kamis Putih, Jumat Agung dan persiapan Paskah semuanya berjalan dengan baik. Seperti di Menado dan Nusa Tenggara Timur.

Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung Bersiap Masuk Fase 4
Indonesia
Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung Bersiap Masuk Fase 4

Saat ini riset vaksin di dunia sangat massif, bahkan lebih massif dibandingkan penelitian obat COVID-19.

Gus Yaqut Sambangi KPK, Bahas Pencegahan Korupsi di Kemenag
Indonesia
Gus Yaqut Sambangi KPK, Bahas Pencegahan Korupsi di Kemenag

KPK menyambut baik harapan dan maksud kedatangan Menag

Kejanggalan di Balik Kaburnya Terpidana Mati asal Tiongkok dari Lapas Tangerang
Indonesia
Kejanggalan di Balik Kaburnya Terpidana Mati asal Tiongkok dari Lapas Tangerang

kejanggalan yang ditemukan penyidik kepolisian antara lain tidak terdeteksinya kegiatan penggalian Cai yang berlangsung selama delapan bulan oleh petugas Lapas

Kemenkes Keluarkan SE Vaksinasi COVID-19 Pada Lansia, Komorbid dan Penyintas
Indonesia
Kemenkes Keluarkan SE Vaksinasi COVID-19 Pada Lansia, Komorbid dan Penyintas

Kemenkes meminta daerah untuk melakukan pengkinian aplikasi PCare

Ditembak Mati, 6 Laskar FPI Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penyerangan
Indonesia
Ditembak Mati, 6 Laskar FPI Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penyerangan

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas tertembak di tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat, sebagai tersangka.

Bekas Legislator PPP Irgan Mahfiz Jalani Sidang Suap Kamis Pekan Depan
Indonesia
Bekas Legislator PPP Irgan Mahfiz Jalani Sidang Suap Kamis Pekan Depan

Dalam perkara ini, lembaga antirasuah menduga Irgan Chairul Mahfiz menerima total Rp100 juta

Lebih dari 7.000 Warga Aceh Sembuh COVID-19
Indonesia
Lebih dari 7.000 Warga Aceh Sembuh COVID-19

Satgas menyatakan warga yang telah dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona mencapai 7.026 orang per 8 Desember 2020.