Jimly Asshiddiqie: Tiada Pilihan selain Negara Pancasila Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie. (MP/Rizki Fitrianto)

Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia Jimly Asshiddiqie menjadi pembicara pada seminar bertajuk "Indonesia di Persimpangan Negara Pancasila dan Negara Agama" di Jakarta, Sabtu (8/4).

Dalam seminar, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) itu berbicara tentang Pancasila. Ia mengatakan, tidak ada pilihan lain untuk Indonesia selain menjadi negara Pancasila karena hal tersebut sudah final.

"Tidak ada pilihan karena negara Pancasila sudah final. Berharap sudah ideal hari ini tidak mungkin. Biar kita menikmati dinamika ini," tutur Jimly.

Tantangan yang dihadapi dalam menjalankan negara Pancasila, menurutnya, merupakan dinamika yang memerlukan penegakan aturan bersama secara demokratis.

Jimly berpendapat, menegakkan aturan tidak perlu menunggu sampai aturan sempurna.

"Ya sudah ditegakkan secara alamiah. Pengadilan menciptakan keadilan tidak bisa menunggu undang-undang sempurna. Tidak akan," ujarnya.

Ia mengatakan, proses penegakan hukum memberikan pendidikan meskipun hasilnya belum tentu sesuai harapan. Proses mengadili adalah proses mendidik ke arah harmoni beradab.

Selain itu, ia menilai konservatisme dalam masing-masing agama merupakan masalah yang serius karena menyangkut kehidupan bersama.

"Sebagai negara Pancasila, Tuhan kita semua itu dzat sama. Sebaiknya masyarakat bersatu menghadapi hedonisme global bersama," kata Jimly.

Ada pun gerakan intoleransi dan fundamentalisme agama dinilai mulai mengusik dan mengancam kebhinekaan yang selama ini dalam pengayoman Pancasila sebagai pemersatu.

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH