Jika People Power Rusuh, TKN Minta Amien Rais cs Ditangkap Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul

MerahPutih.com - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul menganggap, pengantian istilah dari people power menjadi gerakan nasional kedaulatan rakyat oleh Amien Rais tak akan mengubah apa-apa. Alasannya, menurut Ruhut, publik sudah mengetahui aktor dari gerakan ini.

"Jadi, ini people power, kedaulatan rakyat, udah lah mau pakai bahasa apapun mereka sudah tahu lah. Buntutnya otaknya mereka-mereka lagi," kata Ruhut di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5)

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul blusukan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (30/1). (MP/Ismail)
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul blusukan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (30/1). (MP/Ismail)

Ruhut juga menyidir politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana yang saat ini sudah di tahan aparat berwajib terkait dugaan makar.

"Sudah ada Eggi Sudjana di dalam Bui (tahanan), sudah ada Lius (Lius Sungkharisma). Kita lihat jago terang benderang tapi pas jadi pesakitan langsung layu sebelum berkembang," sindir Ruhut.

Lebih lanjut, Si Poltak Raja Minyak ini menegaskan, jika terjadi kericuhan 22 Mei mendatang, pada saat pengumuman hasil rekapitulasi nasional yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka pihak yang bertanggung jawab adalah aktor-aktor dari gerakan tersebut.

"Mereka mereka langsung diciduk semua. Amien juga bakal diperiksa kok. Permadi juga bakal diperiksa kok," sambungnya.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais (tengah). (ANTARAFOTO/Reno Esnir)
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais (tengah). (ANTARAFOTO/Reno Esnir)

Oleh karena itu, Ruhut berharap para tokoh-tokoh tersebut tidak lagi mengumbar ucapan yang cenderung provokatif. Karena, yang rugi adalah rakyat Indonesia.

"Hati-hati kawan, kita semua sudah berumur. Saya ingatkan jangan sampai ada kerusuhan apalagi revolusi, ingat yang rugi rakyat, rakyat yang jadi korban. Para elit tolonglah jangan sembarang omong," pinta bekas politikus Partai Demokrat ini. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH