Jika Meresahkan, Oknum Ormas yang Minta THR Bisa Diproses Hukum Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat ditemui awak media.ANTARA/Fianda Rassat/am.

MerahPutih.Com - Jelang perayaan Idul Fitri 2020, banyak Organisasi Masyarakat (Ormas) meminta Tunjangan Hari Raya (THR) ke perusahaan ataupun ke beberapa tempat usaha.

Hal ini merupakan tindakan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan.

Baca Juga:

Naikan Iuran BPJS, Pemerintah Dinilai Pusing Anggaran Negara Tekor Karena Corona

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, selama tidak ada tindak pidana yang dilakukan oleh pada Pungli, maka pihaknya tidak akan menindaknya.

"Gini kalau ditanya ke Polisi selama tidak ada tindak pidana terjadi, itu penanganan bisa saja tapi di satu sisi kita harus preventif pencegahan. Kalau dia cuma minta THR terus menanggapi memberi baik pengusaha memberi THR, yah nggak ada masalah," ujar dia kepada wartawan, Rabu (13/5).

Kabis Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (MP/Asropih)

Jika pengusaha menolak memberikan THR kepada ormas pun tidak masalah. Karena tidak boleh meminta dengan secara paksa apalagi dengan cara kekerasan seperti memukul.

"Selama ada take and gift nggak ada masalah lah, tapi kalau memulai dengan ada paksaaan dan keharusan ya baru tidak boleh. Karena nggak punya rasa keharusan, atau terjadi tindak pidana di situ di memukul atau memaksa menyerang ya urusannya sudah berbeda nanti," tegas Yusri.

Saat ini para Ormas sudah mulai bisa berpikir untuk tidak meminta secara memaksa lantaran takut dilaporkan atau berurusan dengan Polda Metro Jaya.

"Kalau memaksa dia pasti juga mikir lah pasti. Kalau memaksa jaman sekarang pasti nanti dikenal lah dan kalau dilaporin sama yang diteror juga sama pemerasan itu," tutup Yusri.

Dia media massa, tengah ramai dengan adanya surat berkop ormas tertentu di Kecamatan Bekasi Timur yang berisi permintaan THR beredar jelang hari raya Idul Fitri 1441 H.

Baca Juga:

Gaji dan THR Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Karyawan Demo Blokade Pintu Masuk Pabrik

Surat permintaan THR itu ditembuskan ke Camat Bekasi Timur, Kapolsek Bekasi Timur, dan Danramil Bekasi Timur.

Saat dipanggil kepolisian, pihak ormas berjanji untuk menarik semua surat yang sudah dikirimnya ke masyarakat maupun ke pengusaha-pengusaha. Mereka juga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengirim surat-surat permintaan THR ke masyarakat maupun ke perusahaan.(Knu)

Baca Juga:

Naikan Iuran BPJS, Jokowi Dinilai Tidak Memiliki Empati Kepada Rakyat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perlu Transisi yang Memadai Hentikan Impor Komoditas dari Tiongkok
Indonesia
Perlu Transisi yang Memadai Hentikan Impor Komoditas dari Tiongkok

Adapun produk yang dibutuhkan dari Tiongkok sedianya bisa disubstitusi dari berbagai negara

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Berlakukan PSBB Total Instruksi Dari KAMI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Berlakukan PSBB Total Instruksi Dari KAMI

Penetapan kembali PSBB di DKI Jakarta adalah upaya untuk menurunkan kurva kasus COVID-19 dan menghindari kolapsnya layanan kesehatan.

Duet Paman-Keponakan Kontrol Bisnis Ekstasi Tempat Hiburan Malam Jakarta
Indonesia
Duet Paman-Keponakan Kontrol Bisnis Ekstasi Tempat Hiburan Malam Jakarta

Duet J dan R diringkus di sebuah apartemen di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

 Presiden Jokowi Dinilai Intervensi KPK, Firli Bahuri Angkat Bicara
Indonesia
Presiden Jokowi Dinilai Intervensi KPK, Firli Bahuri Angkat Bicara

"Saya katakan presiden tak pernah mengintervensi kinerja KPK. Termasuk dengan kami. Termasuk dengan Dewas. Presiden dengan jelas katakan bahwa presiden tak pernah mengitervensi penegakan hukum oleh KPK," kata Firli

Anak-anak Dinilai Paling Rentan Jadi Korban Jika New Normal Diberlakukan
Indonesia
Anak-anak Dinilai Paling Rentan Jadi Korban Jika New Normal Diberlakukan

Berdasarkan data Covid.go.id, pada 2 Juni 2020 diketahui ada sebanyak 7,9 persen anak yang positif COVID-19.

Cegah Kerumuman, Warga Yogyakarta Diimbau Potong Hewan Kurban di RPH
Indonesia
Cegah Kerumuman, Warga Yogyakarta Diimbau Potong Hewan Kurban di RPH

"Kalau bisa tahun ini dipotong di RPH Giwangan. Warga tinggal menunggu ambil hasil potong. Ini salah satu penerapan protokol kesehatan sebagai antisipasi penularan virus corona," kata Heroe

Kiat Kak Seto Agar Kasus Balita Samarinda Tanpa Organ Tubuh tak Terulang
Indonesia
 Kasus Reynhard Sinaga Bisa Coreng Citra Indonesia di Inggris
Indonesia
Kasus Reynhard Sinaga Bisa Coreng Citra Indonesia di Inggris

"Padahal wajah kita wajah bangsa Indonesia ini penuh dengan etika ketimuran sopan santun, harga-menghargai," ujar Pramono

Polri Buka Peluang Olah TKP Ulang Kasus Kematian Mahasiswa UI Akseyna
Indonesia
Polri Buka Peluang Olah TKP Ulang Kasus Kematian Mahasiswa UI Akseyna

TKP bisa dilakukan berulang kali untuk mencari alat bukti baru dalam suatu kasus.

AHY Diprediksi Bakal Produktif Jika Dapat Jatah Menteri
Indonesia
AHY Diprediksi Bakal Produktif Jika Dapat Jatah Menteri

Emrus mengatakan bisa saja AHY masuk karena "reshuffle" kabinet merupakan hak prerogatif Presiden