Jika Haji 2020 Batal, Catat Ini Nasib Duit Setoran Jemaah! Jamaah mengelilingi Kakbah saat menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. (ANTARA/Hanni Sofia)

MerahPutih.com - Kementerian Agama (Kemenag) bersama Komisi VIII DPR membahas skenario penyelenggaraan musim haji 2020 di tengah pandemi COVID-19. Ada tiga skema yang muncul, haji terus berjalan sebagaimana biasa, berjalan dengan pembatasan kuota, dan batal.

Sampai 16 April 2020, 79,31 persen calon jemaah haji reguler dan 69,13 persen jemaah haji khusus yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1441H/2020M. Lantas, jika ternyata haji batal, bagaimana kelanjutan dana pelunasan tersebut?

Baca Juga:

Dana Haji Kabarnya Mau Dipakai untuk Tangani COVID-19

Komisi VIII DPR dalam Rapat Dengar Pendapat yang berlangsung Rabu, 15 April 2020, bersepakat setoran lunas Calon Jemaah Haji Reguler dapat dikembalikan kepada jemaah yang telah melunasi BPIH.

"Terhadap jemaah yang menarik kembali setoran lunasnya, yang bersangkutan akan menjadi jemaah berhak lunas pada tahun berikutnya," demikian kutipan salah satu butir simpulan rapatnya.

Hal sama berlaku juga bagi calon Jemaah Haji Khusus. Mereka bisa mengajukan pengembalian setoran lunas melalui PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) tempatnya mendaftar.

Haji
Ibadah Haji. (ANT)

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar mengaku sudah menyiapkan skenario pengembalian dana pelunasan jemaah jika haji 1441H dibatalkan. Namun, Nizar menggarisbawahi yang dikembalikan hanyalah biaya pelunasannya, bukan dana setoran awalnya.

"Kecuali kalau jemaah yang bersangkutan berniat membatalkan rencananya beribadah haji," kata Nizar dalam keterangannya, Jumat (17/4).

Baca Juga:

Putuskan tak Ada Menasik, Kemenag Janji Kembalikan Duit Jemaah

Terkait haji reguler, kata Nizar, ada dua opsi yang disiapkan. Pertama, dana dikembalikan kepada jemaah yang mengajukan. Caranya, jemaah datang ke Kantor Kemenag Kab/Kota untuk mengajukan pengembalian biaya pelunasan. Kantor Kemenag akan melakukan input data pengajuan ke Siskohat. Selanjutnya, Subdit Pendaftaran verifikasi pengajuan dan menyetujui pengembalian biaya pelunasan. Dirjen PHU lalu mengajukan ke BPKH daftar jemaah yang meminta pengembalian. BPKH melakukan pengembalian dana ke rekening jemaah.

"Status di Siskohat bagi jemaah yang mengajukan pengembalian menjadi belum lunas. Tahun depan, harus kembali melunasi setelah Bipih ditetapkan. Bagi jemaah yang tidak menarik biaya pelunasannya, tercatat di Siskohat sebagai jemaah lunas tunda. Tahun depan, jika Bipih nya sama, tidak perlu lagi membayar pelunasan. Jika Bipih tahun depan lebih besar, jemaah hanya bayar selisihnya," jelas dia.

haji
Caption

Kedua, lanjut Nizar, biaya pelunasan dikembalikan kepada semua jemaah, baik mengajukan ataupun tidak. Prosesnya, Ditjen PHU langsung mengajukan pengembalian biaya pelunasan semua jemaah ke BPKH, dan mengubah status jemaah di Siskohat menjadi belum lunas.

"Berdasarkan pengajuan Ditjen PHU, BPKH melakukan pengembalian biaya pelunasan ke rekening jemaah," tutur Nizar.

Untuk haji khusus, kata Nizar, Ditjen PHU cenderung pada opsi pertama, yaitu: adanya pengajuan pengembalian dari jemaah. Prosesnya,jemaah yang akan meminta pengembalian Bipih pelunasan, membuat surat ke PIHK dengan menyertakan nomor rekeningnya. PIHK lalu membuat surat pengantar pengajuan pengembalian Bipih pelunasan ke Kemenag berikut nomor rekening jemaah yang menjadi tujuan transfer. Lalu, Kemenag mengajukan surat pengantar pengembalian Bipih pelunasan ke BPKH.

"BPKH kemudian yang mentransfer ke rekening jemaah," kata Nizar. (Pon)

Baca Juga:

Menag Masih Berharap Jemaah Haji Berangkat Juni Mendatang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dubes RI Percaya Korea Bisa Tangani Corona, WNI di sana Diminta Tenang
Indonesia
Dubes RI Percaya Korea Bisa Tangani Corona, WNI di sana Diminta Tenang

KBRI terus menyebarkan berbagai informasi penting mengenai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan virus COVID-19

 11 Orang Sembuh, Pemerintah Targetkan April Pandemi Corona Dapat Dikendalikan
Indonesia
11 Orang Sembuh, Pemerintah Targetkan April Pandemi Corona Dapat Dikendalikan

Yurianto berharap peningkatan jumlah penderita Corona tak terjadi terlalu panjang. Diharapkan pada bulan April, virus Corona dapat mulai terkendali.

Rencana Pemulangan Eks Kombatan ISIS, Begini Kata Fadli Zon
Indonesia
Rencana Pemulangan Eks Kombatan ISIS, Begini Kata Fadli Zon

Pemerintah memiliki kewajiban melindungi setiap warganya termasuk WNI eks simpatisan ISIS.

Anies Pastikan Tutup Gedung Kantor dengan Karyawan Positif Corona
Indonesia
Anies Pastikan Tutup Gedung Kantor dengan Karyawan Positif Corona

Salah satu yang menjadi sorotan adalah area perkantoran swasta yang belakangan banyak bermunculan klaster-klaster baru.

Permintaan Ketua Hipmi kepada Dirut Baru PLN
Indonesia
Permintaan Ketua Hipmi kepada Dirut Baru PLN

Maming meminta agar Zulkifli Zaini tak mengulangi kebijakan korporasi pendahulunya

Pak Jokowi, Jangan Lupakan Ma'ruf Amin!
Indonesia
Pak Jokowi, Jangan Lupakan Ma'ruf Amin!

Presiden Joko Widodo agar tidak terkesan melupakan wakilnya di dalam kabinet Indonesia Maju.

 Amien Rais Cs Ajukan Judicial Review Perppu Corona, Mahfud MD Tak Gentar
Indonesia
Amien Rais Cs Ajukan Judicial Review Perppu Corona, Mahfud MD Tak Gentar

“Perppu 1 tahun 2020 bertujuan menjaga rakyat dari keterpurukan sosial dan ekonomi karena Covid-19,” kata Mahfud MD

 Gunakan Sepeda Anies Sambangi Christmas Carol di Depan Hotel Grand Hyatt
Indonesia
Gunakan Sepeda Anies Sambangi Christmas Carol di Depan Hotel Grand Hyatt

"Saya naik sepeda karena saya mau keliling mampir. Ini kan yg tampil beda-beda ya. Jadi saya igin menyapa semua, saya ingin mampir jadinya saya pake sepeda biar gampang," kata Anies di lokasi.

Komjak Minta KPK Dilibatkan Usut Skandal Djoko Tjandra
Indonesia
Komjak Minta KPK Dilibatkan Usut Skandal Djoko Tjandra

Komisi Kejaksaan (Komjak) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilibatkan dalam mengusut skandal Djoko Tjandra.

 Aktivis: Rapid Test COVID-19 Anggota DPR Lukai Hati Rakyat
Indonesia
Aktivis: Rapid Test COVID-19 Anggota DPR Lukai Hati Rakyat

Di tengah situasi serba minim yang kita hadapi, termasuk kelangkaan alat medis bahkan untuk petugas medis sendiri, Anggota DPR beserta keluarga justru ingin diistimewakan. Pengistimewaan ini bisa melukai hati rakyat