JHL Group Kembali Berdonasi ke Rumah Tahanan Jambe dan Rumah Sakit Sekitarnya Penyerahan bantuan dari JHL Group ke Rutan Jambe, Kabupaten Tangerang. (Dok/JHL Group)

MerahPutih.com - JHL Group yang menaungi Merah Putih Kasih Foundation (MPKF) Peduli, 'tancap gas' memberikan bantuan kepada pihak-pihak yang membutuhkan di tengah kondisi pandemi COVID-19. Bertolak dari posko JHL Group di kawasan Gading Serpong, Tangerang hari Selasa (12/5), tim relawan MPKF Peduli menuju empat rumah sakit di Kabupaten Tangerang dan Rutan kelas 1 Jambe, Kabupaten Tangerang.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 120 menit menuju Rutan Jambe, tim akhirnya mendonasikan sebanyak 1.500 masker sekaligus hand sanitizer sebanyak 2 dus yang berisi total 96 botol.

Donasi diterima secara baik oleh Bapak Cipta selaku perwakilan petugas rumah tahanan Jambe pada pukul 13.00 siang. Ia mengungkapkan rasa bersyukurnya atas kepedulian JHL Group yang diwakili MPKF Peduli dalam menyampaikan donasi.

"Kami berterima kasih atas donasi yang diberikan JHL Group dan diserahkan oleh MPKF Peduli, semoga donasi ini dapat membantu kegiatan sehari-hari kami di rutan Jambe ini," ucap pria yang baru bertugas di lokasi tersebut 6 bulan lalu.

Jhl group

Setelah itu, tim berpamitan dan bergegas menuju 4 rumah sakit yang berdomisili di sekitaran Kabupaten Tangerang yakni RS Selaras Cikupa, RSIA Tiara Cikupa, RS Permata Hati Cikupa dan keesokan harinya disambung ke RS Murni Asih Legok, Puskemas Legok dan Puskesmas Bojong Kamal.

Tim membagikan sebanyak 50 APD dan 20 hand sanitizer untuk masing-masing pusat kesehatan dan rumah sakit, "Banyak pihak yang merasakan kondisi sulit karena pandemik ini, mari berdo'a bersama supaya kita semua diberikan kekuatan untuk menghadapi hari-hari yang kurang baik, karena kesejahteraan kota adalah tanggung jawab kita bersama," tutup Jerry Hermawan Lo selaku pemilik JHL Group. (Kipli)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Problem Yang Dihadapi Anak Berkewarganegaraan Ganda
Indonesia
Ini Problem Yang Dihadapi Anak Berkewarganegaraan Ganda

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 cukup revolusioner dan secara lebih komprehensif mengatur berbagai permasalahan kewarganegaraan yang berkembang.

Gerebek Lumpur, Klaim Pemprov DKI Tangani Banjir
Indonesia
Gerebek Lumpur, Klaim Pemprov DKI Tangani Banjir

Gerebek Lumpur ini membantu mengurangi proses pendangkalan dengan mengerahkan alat berat berskala hingga tiga kali lipat dari kapasitas biasanya.

[HOAKS atau FAKTA]: Pasta Gigi bisa Sebabkan Kanker Tulang Ganas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasta Gigi bisa Sebabkan Kanker Tulang Ganas

Di Indonesia sendiri, pihak BPOM pun sebelumnya telah menetapkan standar kandungan zat fluoride yang aman

Jokowi: Ekonomi Mulai Bangkit
Indonesia
Jokowi: Ekonomi Mulai Bangkit

Presiden mengatakan, 2021 adalah tahun yang penuh harapan. Pemerintah berupaya keras untuk menuntaskan masalah kesehatan karena pandemi COVID-19.

Uang Insentif Penggali Kubur dan Sopir Ambulans Segera Cair
Indonesia
Uang Insentif Penggali Kubur dan Sopir Ambulans Segera Cair

Dana itu, tidak hanya untuk pembayaran insentif bagi petugas yang membantu menangani COVID-19 saja

Pengunjung Positif Narkoba, Diskotek New Monggo Mas Ditutup dan Izin Usaha Dicabut
Indonesia
Pengunjung Positif Narkoba, Diskotek New Monggo Mas Ditutup dan Izin Usaha Dicabut

"Ya Monggo Mas disegel permanen karena memang diketemukan adanya pemakaian narkoba disitu," ujar Kasatpol PP DKI, Arifin

Pemuda Muhammadiyah Angkat Suara Jawab Isu 'Dukung' Boy Rafli Amar Jadi Kapolri
Indonesia
Pemuda Muhammadiyah Angkat Suara Jawab Isu 'Dukung' Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

PP Pemuda Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang fokus pada gerakan dan pemberdayaan pemuda

La Nina Bikin Curah Hujan di Yogyakarta Naik 40 Persen
Indonesia
La Nina Bikin Curah Hujan di Yogyakarta Naik 40 Persen

BMKG memprediksi musim hujan akan mulai terjadi di DIY pada Oktober dasarian II hingga Oktober dasarian III.

Ribuan Aparat Diterjunkan Amankan Peringatan Hari HAM di Monas
Indonesia
Ribuan Aparat Diterjunkan Amankan Peringatan Hari HAM di Monas

Tema Hari HAM tahun 2020 diambil dengan melihat kondisi pandemi COVID-19. Fokusnya, memastikan HAM terpenuhi selama pandemi.