Jet Lag Bisa Diatasi dan Diantisipasi Jet lag mengganggu pola tidur dan konsentrasi (Foto: Pixabay/JESHOOTScom)

MELANCONG memang sangat menyenangkan. Apalagi kalau kamu berkesempatan melancong ke luar negeri. Namun, ada satu masalah pada tubuh kamu yang kerap terjadi karena mengalami perbedaan zona waktu di negara lain. Kamu akan mengalami gangguan circadian desynchrony atau sering disebut jet lag.

Kelelahan, ketidak nyamanan gastrointestinal (gangguan pencernaan), sakit kepala, Kesulitan berkonsentrasi, susah tidur, atau tetap terjaga merupakan gejala umum penyebab jet lag yang akan mengganggu liburan kamu. Tentu kamu tidak mau kan liburan terganggu karena jet lag?

Melansir laman NDTV, Psikolog eksperimental senior John Caldwell telah menghabiskan sebagian besar karirnya untuk meneliti masalah ini. Meskipun jet lag tidak bisa diatasi sepenuhnya, setidaknya kamu bisa mengurangi kondisi jetlag dengan beberapa cara.

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah memperbaiki jadwal tidur kamu. Secara alami tubuh dapat menyesuaikan hanya sekitar satu perubahan zona waktu per hari. Jadi kamu harus melakukannya secara manual dan perlahan. Caranya mudah, lima hari sebelum melakukan perjalanan cobalah memiliki pola tidur lebih awal dan bangun lebih awal.

Paparan sinar matahari mempengaruhi ritme sirkadian (Foto: Pexels/Skitterphoto)

Selanjutnya kamu bisa megatasi jet lag dengan menghindari paparan sinar matahari. Sebab, ritme sirkadian atau proses biologis bekerja dibawah pengaruh sinar matahari. Jadi, sebaiknya hindari paparan sinar matahari sebelum melancong ke luar negeri.

Selain itu, menghindari cahaya terang di malam hari dapat membantu memajukan jam biologis kamu. Nah, untuk menyesuaikan pola tidur dengan perubahan zona waktu baru kamu juga bisa mengandalkan kalkuator daring melalui situs jetlagrooster.com.

Solusi lain ialah mengonsumsi obat (Foto: Pexels/Pixabay)

Kamu juga bisa mengatasi jetlag dengan mengonsumsi melatonin. Obat ini merupakan hormon alami yang diproduksi dalam tubuh. Fungsinya untuk membantu kamu tertidur. Untuk jumlah takaran melatonin yang harus dikonsumsi sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Penting juga untuk mengonsumsi banyak air putih untuk tetap terhidrasi.

Jika memang masih mengalami jetlag, tentu solusi lain yang bisa kamu lakukan ialah meminta resep obat dokter. Biasanya, prednison merupakan obat yang paling ampuh untuk mengatasi jetlag. Dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi obat ini setelah mendarat. Prednisone akan mengatur ulang jam biologis tubuh.

Sebenarnya setiap orang merespon jet lag dengan berbeda. Namun, umumnya minggu pertama merupakan tantangan terberat mengalami jetlag. Karena itu, sebaiknya kamu memiliki hari berlibur yang lebih lama. Sehingga setelah beradaptasi dengan jetlag, kamu bisa menikmati sisa liburan kamu dengan kondisi prima. (ikh)

Baca juga: Konsumsi 3 Makanan Ini untuk Atasi Masalah Jet Lag

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo