Jerry Hermawan Lo: Jangan Beli Properti Saat 'Booming' Jerry Hermawan Lo. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

BERINVESTASI dalam bidang properti memang menjanjikan keuntungan. Harga properti setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan.

Namun ada juga masa daya beli properti mengalami penurunan walau tidak menurunkan nilai harganya.

Seperti akhir-akhir ini dimana daya beli properti tengah mengalami penurunan. Menurut pemilik JHL Group, Jerry Hermawan Lo, berinvestasi dalam bidang properti selalu menjadi tindakan cemerlang. Toh, mengalami penurunan sudah menjadi hal lumrah dalam berbisnis properti. Hal tersebut bersifat sementara, dengan jangka waktu maksimal tidak lebih dari lima tahun.

"Memang kalau dilihat dari kondisi perekonomian, properti lagi turun. Tapi ini biasa, siklus lima tahunan, nanti naik lagi," ujarnya pada jumpa pers Show Unit Launching Carstensz Residence di Living World, Tangerang, Rabu (25/10).

"Daya beli properti yang menurun, dapat menjadi kesempatan emas untuk berinvestasi," kata Jerry. Peluang mendapatkan keuntungan menjadi lebih besar. Sebaliknya, saat mengalami kenaikan lagi, menjadi peluang besar untuk menjual properti yang telah dibeli. Sehingga keuntungan akan didapatkan dalam waktu cepat.

"Belilah properti pada saat anjlok, bukan naik. Kalau lagi naik saatnya Anda jual. Jangan lagi booming baru beli, timingnya salah. Grafiknya turun saatnya berinvestasi," tegasnya.

Selain itu, baru saja anak perusahaan dari JHL Group, Jaya Bumi Cakrawala, meluncurkan show unit pertama dari apartemen Carstensz Residence pada hari yang sama.

"Saya menyampaikan kepada teman atau orang sebanyak mungkin soal informasi tadi," tutup Jerry.

Baca juga artikel Jerry Hermawan Lo Lainnya:

Memotret Bisnis Jerry Hermawan Lo

Jerry Hermawan Lo Ajak Karyawan Saling Tolong Menolong dan Dukung Keamanan Indonesia

Rahasia Sukses Jerry Hermawan dalam Bisnis Mobil Jeep.

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo