Jerry Hermawan Lo Ajak Pererat Persaudaraan di Momen Hari Sumpah Pemuda Jerry Hermawan Lo. (foto: MP/Rizki Fitrianto)

SUMPAH Pemuda menjadi tonggak awal bersatunya Indonesia sebagai sebuah bangsa. Para pemuda dari berbagai suku bangsa dengan kesadaran penuh menyatakan diri dalam satu identitas kebangsaan, yaitu bangsa Indonesia.

Peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda memang sudah terjadi 28 Oktober 1928. Namun, makna dari ikrar yang diucapkan ketika itu haruslah terus hidup dan lestari, bahkan diperkuat.

Demikian disampaikan pengusaha Jerry Hermawan Lo ketika ditemui merahputih.com, akhir pekan lalu.

"Sudahlah, yang lalu biarlah. Tidak perlu mengungkit luka lama. Sekarang ini, mari kita bersama-sama perkuat lagi persaudaraan kita," ujarnya.

Jerry memandang pengauatan persaudaraan dalam berbangsa amat penting agar setiap elemen di Republik ini bersatu dan saling menghargai. Ia menyebut setiap elemen harus ikut ambil bagian dalam membangun bangsa ini.

"Siapa pun yang merasa bagian atau elemen dari bangsa Indonesia harus ikut andil dalam pembangunan. Kalau pejabat, dia harus melihat dari sisi kepemimpinan. Pedagang bisa berperan dalam ekonomi kerakyatan," jelasnya.

Jika semua elemen berperan bahu-membahu, tidak lagi terjadi ada yang merasa lebih penting atau lebih tinggi posisinya daripada yang lain.

"Jangan ada elemen yang merasa lebih hebat daripada yang lain. Jangan anggap rakyat tidak ada apa-apanya, karena tanpa rakyat, negara ini juga tak ada," ujar Jerry.

Ia pun berpesan di Hari Sumpah Pemuda ini, kita semua elemen bangsa haruslah mempererat lagi tali persaudaraan.

"Marilah dengan semangat Sumpah Pemuda, kita pererat lagi tali persaudaraan kita agar bangsa Indonesia kembali jaya," ujar Jerry berpesan.(*)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH