Jepang Soroti Ancaman Teroris di Indonesia, BNPT: Perlu Kewaspadaan Bersama Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar di Balai Kota Solo, Kamis (19/8). (MP/Ismail)

Merahputih.com - Adanya pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jepang terkait ancaman teroris di Indonesia, membuat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) angkat suara.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar memaklumi kekawatiran Jepang. Menurut Boy, pemerintah Indonesia selama ini telah melakukan pencegahan terorisme, penegakan hukum, dan kerja sama intenasional sesuai mandat Undang-Undang No 5 Tahun 2018.

"Perlunya kewaspadaan bersama, karena jaringan terorisme terus berupaya untuk melaksanakan aksinya di ruang publik", kata Boy kepada wartawan, Rabu (15/8).

Baca Juga:

Densus Tangkap 4 Terduga Teroris, 1 Pelaku Terkait Bom Malam Natal

Boy menuturkan, BNPT sejak awal telah melakukan pencegahan yaitu kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Kesiapsiagaan nasional artinya menguatkan pemahaman ideologi Pancasila kepada masyarakat rentan dan juga masyarakat secara umum.

Lalu meningkatkan kemampuan aparatur agar tidak terpapar paham radikal terorisme, melakukan perlindungan terhadap obejek vital, fasilitas umum.

"Termasuk di dalamnya rumah ibadah; mengembangkan kajian terorisme secara komprehensif; juga pemetaan daerah rawan radikal terorisme," sebut Boy.

Boy menambahkan, pencegahan melalui kontra radikalisasi merupakan upaya untuk menghentikan penyebaran paham radikal terorisme.

'BNPT melaksanakan kontra ideologi, kontra narasi, serta kontra propaganda kepada orang atau kelompok orang yang rentan terpapar paham radikal terorisme secara langsung atau tidak langsung," ucap jenderal bintang tiga Polisi ini.

Melalui deradikalisasi, BNPT bersama Kementerian Lembaga terkait berupaya untuk menghilangkan atau mengurangi, serta membalikkan pemahaman radikal terorisme yang telah terjadi.

"Sehingga tersangka, terdakwa, terpidana, narapidana, mantan narapidana, dan orang atau kelompok orang yang sudah terpapar dapat kembali ke masyarakat," jelas Boy.

Boy
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar

Pencegahan ini melibatkan seluruh komponen bangsa. Tidak hanya dilaksanakan BNPT dan Kementerian terkait, tetapi juga masyarakat. Baik akademisi, praktisi, tokoh agama, tokoh masyarakat yang bermitra dengan BNPT.

Ia juga menuturkan, upaya preventive justice (pencegahan melalui penegakan hukum) telah dilakukan. Sejak bulan Januari 2021 sampai September 2021 sebanyak 320 orang lebih telah ditindak oleh Densus 88.

"Secara kuantitas, aksi teror di Indonesia berkurang," sebut Boy.

Kerja sama dengan entitas internasional juga telah dilakukan BNPT, baik bersama negara sahabat, maupun organisasi kawasan dan internasional. Hal ini dilakukan dalam rangka melindungi Indonesia dari ancaman terorisme global.

"Melalui upaya ini, artinya BNPT melakukan penanggulangan dari hulu ke hilir," tutup Boy.

Sekedar informasi, berdasarkan informasi yang diterima Tokyo, terdapat peningkatan risiko ancaman aksi teror, seperti bom bunuh diri.

Baca Juga:

Kimia Farma Bebas Tugaskan Karyawannya yang Ditangkap Densus 88

Selain Indonesia, Jepang juga memeringatkan warganya yang tinggal di Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Dilansir AP pada Senin (13/9), peringatan yang dikeluarkan "Negeri Sakura" tak pelak membuat enam negara Asia Tenggara tersebut kebingungan.

Juru bicara Kemenlu RI Teuku Faizasya membantah bahwa ada peringatan yang dikirimkan kepada warga Jepang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Segel Dua Tempat Karaoke di Jakut dan Tangsel
Indonesia
Polda Metro Segel Dua Tempat Karaoke di Jakut dan Tangsel

Dua tempat karaoke di bilangan Jakarta Utara dan Tangerang Selatan disegel Polda Metro Jaya akibat berani beroperasi.

Ini Imbauan Menag Soal Perayaan Natal di Tengah Pandemi
Indonesia
Ini Imbauan Menag Soal Perayaan Natal di Tengah Pandemi

Rumah ibadah diharapkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat ketika melangsungkan perayaan Natal.

Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina
Indonesia
Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina

Anies Salat Id bersama keluarga besarnya di halaman belakang rumahnya dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.

Indonesia Punya Pusat Kendali Kereta Api Tercanggih di Asia Tenggara
Indonesia
Indonesia Punya Pusat Kendali Kereta Api Tercanggih di Asia Tenggara

OCC atau Pusat Kendali Operasi itu menjadi yang terbesar dan tercanggih di Asia Tenggara karena memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan memadupadankan berbagai sistem interlocking yang ada saat ini di Jakarta.

PPATK Sebut Bilyet Giro Rp 2 Triliun Akidi Tio tidak Dapat Dicairkan
Indonesia
PPATK Sebut Bilyet Giro Rp 2 Triliun Akidi Tio tidak Dapat Dicairkan

Kepala PPATK, Dian Ediana Rae mengatakan, bilyet tersebut tidak akan bisa dicairkan jika kurang dari nominal yang tertera dalam bilyet.

Pemprov DKI Klaim 1,3 Juta Dosis Vaksin Sudah Disuntik ke Warga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra

Akun Facebook Ilham Sip membagikan postingan tangkapan layar sebuah artikel yang menyatakan Fadli Zon pergi dari Indonesia lantaran sudah tidak menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra.

Senin Besok, Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 untuk Umum
Indonesia
Senin Besok, Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 untuk Umum

Satu individu total harus membayar Rp 879.140 untuk dua kali dosis suntik lengkap

Diserang Teroris, Mabes Polri Pastikan Tak Ada Pelanggaran Prosedur Pengamanan
Indonesia
Diserang Teroris, Mabes Polri Pastikan Tak Ada Pelanggaran Prosedur Pengamanan

Tidak ada pihak yang lalai menegakkan standard operating procedure (SOP) terkait lolosnya Zakiah Aini yang berhasil menyerang Mabes Polri.

1,3 Juta Warga di Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
1,3 Juta Warga di Indonesia Sudah Divaksin COVID-19

Sebanyak 1.363.138 orang di Indonesia telah disuntik vaksin COVID-19.