Jepang Berikan Kuliah Gratis bagi Keluarga dengan 3 Anak

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 30 Januari 2024
Jepang Berikan Kuliah Gratis bagi Keluarga dengan 3 Anak

Bantuan biaya diberikan mulai dari Rp 30 juta. (Foto: Unsplash/Charles DeLoye)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dewan Strategi Masa Depan Anak Jepang mengumumkan kebijakan baru. Sebuah tawaran yang menggiurkan bagi keluarga dengan tiga anak.

Biaya kuliah gratis akan diberikan kepada keluarga itu. Setidaknya untuk satu anak dalam keluarga yang memiliki tiga anak atau lebih. Tanpa memandang pendapatan keluarga.

Mulai April 2025, anak-anak di lembaga pendidikan publik akan menerima ¥540,000 (Rp 48 juta), sementara yang bersekolah di sekolah swasta akan mendapatkan ¥700,000 (Rp 75 juta), demikian dilaporkan The Japan Times beberapa pekan lalu.

Akan ada pula tambahan biaya masuk sebesar ¥280,000 (Rp 30 juta) dan ¥260,000 (Rp 27,8 juta). Langkah ini bertujuan memfasilitasi akses ke pendidikan tinggi dengan membuat biaya kuliah sebagian besar gratis.

Baca juga:

Garuda Indonesia Bakal Terbang ke Jepang Setiap Hari

Keluarga dengan tiga anak atau lebih akan menerima bantuan keuangan ketika anak pertama mereka memasuki pendidikan tinggi seperti universitas, perguruan tinggi junior, perguruan tinggi teknik, atau sekolah kejuruan.

Jika anak-anak memiliki usia yang sama, bantuan akan diberikan kepada semua anak tersebut untuk meredakan tekanan finansial pada keluarga yang memiliki beberapa anak yang bersekolah pada waktu yang bersamaan.

Namun, jika anak pertama telah lulus, bantuan hanya diberikan kepada anak pertama, karena keluarga tersebut dianggap tidak lagi memiliki tiga tanggungan.

Kebijakan ini juga berlaku bagi keluarga dengan empat anak, di mana bantuan akan diberikan kepada dua anak pertama yang dapat melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Meski kebijakan sebelumnya hanya berlaku untuk keluarga berpenghasilan rendah, pemerintah berencana memperluasnya ke semua keluarga sebagai upaya untuk menciptakan masyarakat yang mendukung keluarga dan anak-anak secara menyeluruh.

Pada tahun fiskal 2025, kebijakan ini diperkirakan akan mencakup sekitar 400.000 anak dan pemerintah berencana mengalokasikan tambahan anggaran sebesar ¥260 miliar (Rp 27,8 triliun) untuk mendukung program ini.

Kebijakan ini juga merupakan langkah untuk merespons penurunan angka kelahiran dan memberikan insentif kepada keluarga yang ingin memiliki lebih dari dua anak di Jepang. (waf)

Baca juga:

Oppenheimer Akhirnya Tayang di Bioskop Jepang Mulai 29 Maret

#Jepang #Kuliah
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

ShowBiz
Bukan Sekadar Nama, XG Umumkan Evolusi Jadi 'Xtraordinary Genes'
Grup global XG mengumumkan perubahan makna nama dari Xtraordinary Girls menjadi Xtraordinary Genes, menandai fase baru identitas dan kreativitas mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Bukan Sekadar Nama, XG Umumkan Evolusi Jadi 'Xtraordinary Genes'
Indonesia
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
Persoalan mengenai biaya kuliah dan beasiswa itu menjadi topik yang turut dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dengan 1.200 guru besar
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
ShowBiz
Noriyuki Makihara Kembali Viral, Lagu Lawas 1992 Ramai Dilirik Netizen Indonesia
Noriyuki Makihara kembali ramai dibicarakan warganet Indonesia setelah video lawas era 90-an viral. Lagu hit 'Mou Koi Nante Shinai' kembali jadi sorotan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Noriyuki Makihara Kembali Viral, Lagu Lawas 1992 Ramai Dilirik Netizen Indonesia
Indonesia
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Sambil menunggu proses pembuatan kapal, Bakamla telah mempersiapkan personelnya untuk jadi calon awak kapal buatan Jepang tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Dunia
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengeluarkan perintah untuk mendirikan kantor penghubung untuk menangani dampak gempa
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Dunia
Jepang Cabut Imbauan Megaquake, Minta Warga Tetap Waspada Sepekan setelah Gempa Magnitudo 7,5
Berarti warga di bawah peringatan tidak lagi diminta tidur dengan pakaian lengkap, mengenakan helm, serta menyiapkan sepatu dan tas darurat di sisi tempat tidur jika gempa bermagnitudo 8 atau lebih besar terjadi.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Jepang Cabut Imbauan Megaquake, Minta Warga Tetap Waspada Sepekan setelah Gempa Magnitudo 7,5
ShowBiz
ONE OR EIGHT Rilis 'GATHER Limited Edition', Merchandise Spesial Sambut Mini Album Baru
ONE OR EIGHT merilis merchandise eksklusif 'GATHER Limited Edition' untuk menyambut mini album GATHER dan tur perdana mereka pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
ONE OR EIGHT Rilis 'GATHER Limited Edition', Merchandise Spesial Sambut Mini Album Baru
Dunia
Pemerintah Jepang Ingatkan Kemungkinan Gempa Besar dalam 1 Pekan Mendatang
Warga di 182 munisipalitas di wilayah itu diminta memeriksa kesiapsiagaan darurat mereka selama satu minggu mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Pemerintah Jepang Ingatkan Kemungkinan Gempa Besar dalam 1 Pekan Mendatang
Dunia
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Prefektur Aomori bagian utara Jepang kembali dilanda 14 gempa susulan dengan kekuatan 3,6-6,4 magnitudo
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Dunia
Gempa Magnitude 7,6 Guncang Wilayah Timur Laut Jepang, 7 Orang Terluka dan 90 Ribu Penduduk Dievakuasi
Pemerintah Jepang telah membentuk kantor respons di pusat manajemen krisis perdana menteri dan mengadakan rapat tim darurat.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
 Gempa Magnitude 7,6 Guncang Wilayah Timur Laut Jepang, 7 Orang Terluka dan 90 Ribu Penduduk Dievakuasi
Bagikan