Jeny Tjahyawati, Jagoan Modest Fashion Indonesia Jeny Tjahyawati merupakan salah satu sosok paling bepengaruh di dunia modest fashion Indonesia (Foto: dok. Jeny Tjahyawati)

DI INDONESIA ada sosok cukup berpengaruh di bidang modest fashion. Ia, Jeny Tjahyawati, desainer modest ternama dan merupakan lulusan terbaik di ASRIDE ISWI Jakarta jurusan Fashion Design.

Jeny mulai menggeluti modest fashion sejak tahun 2004. Tepatnya setelah mengikuti lomba desain busana muslim di sebuah majalah muslimah. Setelahnya, pada tahun 2006, ia mulai fokus di modest wear dan membuka butik dengan nama Moslem Fashion Gallery.

Baca Juga:

Batavia Artanugraha, Wedding Organizer Jagoan Bagi Calon Pengantin

Alasan Jeny menekuni modest fashion karena setelah lulus kuliah di jurusan Fashion Design ingin mengembangkan modest wear, biasanya hanya dipakai untuk Hari Raya. Ia ingin mengubah kebiasan tersebut agar modest wear bisa dipakai modis untuk outfit sehari-hari.

Jeny Tjahyawati sudah sejak lama tertarik dengan modest fashion (Foto: dok. Jeny Tjahyawati)

Dalam beberapa tahun terakhir, industri fashion muslim menjadi sektor terkemuka. Jeny merupakan salah satu sosok berkontribusi pada kebangkitan fashion muslim di tanah air.

Betapa tidak, kiprah Jeny Tjahyawati di sektor modest fashion terbilang sangat luar biasa. Tak sekadar di event-event bergengsi Indonesia, Jeny bahkan sudah membawa hasil rancangannya ke jagat fesyen internasional.

Kiprah Jeny di internasional juga tak main-main. Ia pernah menampilkan hasil karyanya, dari mulai Hongkong Fashion Week, Turino Fashion Week Italy, Paris Fashion Week, London Fashion Week, Fashion Scout London Fashion Week, ASC New York Fashion Week, Miami Modest Fashion Week, Savera Women Expo London, Johor Fashion Week, Asia Islamic Fashion Week, dan masih banyak lagi.

Baca Juga:

Brand Lokal Erigo Wakili Indonesia di New York Fashion Week

Salah satu karya dari Jeny Tjahyawati (Foto: dok. Jeny Tjahyawati)

Selain itu, dalam perjalanan karirnya di dunia fesyen, Jeny juga telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Seperti halnya LUXURY Awards di Pekan Mode Torino 2017, Siswa Terbaik ASRIDE ISWI Jakarta di Jurusan Fashion Design, Finalis Kontes Desain Busana Muslim Majalah Noor (2004), Juara 2 Lomba Desain Fashion Lomba oleh Majalah Sarinah (1989), Finalis Desain Aksesoris by Majalah Femina (1989), Rising Star Indonesia Fashion Week 2019 dan masih banyak lagi.

Menariknya, Jeny tak sekadar piawai dalam desain, tapi dia juga sempat menulis buku berjudul Gaya Praktis Berkerudung.

Dalam kiprahnya di jagat fesyen internasional, Jeny mengaku tidak menemukan kendala berarti. Baginya, ada sejumlah hal harus diperhatikan agar pameran berjalan lancar.

"Baik di Indonesia dan luar negeri, Alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Terpenting yakni persiapan tema dan konsep," jelas Jeny Tjahyawati saat dihubungi Merahputih.com.

Baca Juga:

Brand Modest Fesyen Lokal Jadi Raja di Negeri Aing

Namun, Jeny tak menampik bila ada perbedaan ketika fashion show di luar negeri dengan dalam negeri, khususnya dari segi persiapan. Khusus fashion show di luar negeri harus ada persiapan ekstra.

"Kalau fashion show di dalam negeri kita bisa maksimal membawa semua aksesoris dan properti penunjang show, kalau show di luar negeri kita tidak bisa bawa semua properti show jadi kita harus pilih benar-benar prioritas, supaya tidak kelebihan bagasi," ungkapnya.

Salah satu rancangan Jeny Tjahyawati yang ditampilkan di event fashion luar negeri (Foto: dok. Jeny Tjahyawati)

Dari sekian banyak event fashion internasional Jeny datangi, ada satu cukup berkesan baginya, ketika menampilkan karyanya di London bersama dengan rombongan desain modest dari Indonesia.

"Saat tampil di Fashion scout London Fashion Week, fashion show kami di toton masyarakat penggemar fashion di London, dan mereka sangat antusias untuk menonton fashion show kami," kenang Jeny.

Selain itu, pengalaman cukup berkesan lainnya ketika show di luar negeri, ketika bisa menampilkan karya di Paris. Hal itu lantaran merupakan cita-cita Jeny saat masih mengemban pendidikan di akademi desain mode.

"Alhamdulillah saya sudah 3 kali fashion show di Paris. Salah satunya karena saya dapat penghargaan dari Turino Fashion Week Italy, kemudian hadiahnya bisa fashion show di Paris Fashion week," tutur Jeny.

Di masa pandemi COVID-19, industri fesyen merupakan salah satu terkena dampaknya. Jeny pun mengaku sejumlah orderan menjadi tertunda. Namun, Jeny tetap semangat membuat karya dengan mengembangkan brand baru dengan harga lebih terjangkau.

Selain memiliki brand, dan melahirkan karya-karya mengagumkan, Jeny juga aktif di organisasi Indonesia Modest Fashion Designer (IMFD). Di IMFD Jeny merupakan Ketua umum sekaligus founder.

Pandemi COVID-19 tak membuat Jeny berhenti berkarya (Foto: dok. Jeny Tjahyawati)

Bersama IMFD Jeny juga kerap mengagas event-event fashion, seperti Indonesia Modest Fashion Week. Pada masa pandemi ini, tentu sulit untuk mengadakan event fashion show offline, tapi Jeny bersama tim tak lantas berdiam diri. Mereka justru tetap melakukan sebuah pergerakan.

Dengan berkolaborasi Jengala Nusantara, tim Indonesia Modest Fashion akan menggelar Indonesia Modest Fashion Week 2021.

Indonesia Modest Fashion Week 2021 dirancang unik dengan menampilkan perpaduan mode dengan gaya terkini, dalam konteks modest, dengan menyajikan rangkaian busana menginspirasi dunia.

Dengan mengedepankan kearifan lokal berdaya saing serta berkelanjutan, busana modest bisa menjadi peluang dan memberikan dampak positif pada sektor pariwisata dan industri kreatif.

INFW 2021 akan mengangkat tema penyelamatan Bekantan, untuk membantu menyelamatkan kelangsungan hewan asli Indonesia.

Pada IMFW 2021 nanti, tim Indonesia Modest Fashion akan bekerjasama dengan Yayasan Bekantan. Rencananya fashion show akan berlangsung secara virtual dan dilakukan di Kalimantan Selatan. Acara tersebut juga didukung Kementerian Pariwisata RI dan Bekraf. (Ryn)

Baca Juga:

Produk Paling Populer Made In Negeri Aing Digemari Idola Kpop

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Latar Belakang Idola Korea ini Penuh Tangis Kemiskinan
ShowBiz
Latar Belakang Idola Korea ini Penuh Tangis Kemiskinan

Mereka harus menjalani kehidupan yang sulit di masa lalu

Lapas Cebongan Diserang Oknum Kopassus pada 2013
Fun
Lapas Cebongan Diserang Oknum Kopassus pada 2013

Empat orang tahanan lapas Cebongan tewas akibat serangan tersebut.

Twitter Uji Coba Fitur Privasi Baru
Fun
Twitter Uji Coba Fitur Privasi Baru

Fitur ini akan sangat membuat privasi pengguna Twitter terjaga.

Hyundai Ioniq 5 Sudah Bisa Dipesan, Berapa Harganya?
Hiburan & Gaya Hidup
Hyundai Ioniq 5 Sudah Bisa Dipesan, Berapa Harganya?

Hyundai Ioniq 5 kini sudah bisa dipesan. Namun, PT Hyundai Motors Indonesia belum mengumumkan harga resminya.

Tren Warna Rambut untuk Menyambut Tahun Baru 2022
Fashion
Tinggalkan Ukraina, Sean Penn Jalan Kaki ke Perbatasan Polandia
ShowBiz
Tinggalkan Ukraina, Sean Penn Jalan Kaki ke Perbatasan Polandia

Ia dilaporkan sedang mengerjakan film dokumenter di negara tersebut ketika pasukan Rusia menyerbu.

Selisik Misi Perdamaian Dunia Pasukan TNI Kontingen Garuda
Hiburan & Gaya Hidup
Selisik Misi Perdamaian Dunia Pasukan TNI Kontingen Garuda

TNI melalui Kontingen Garuda turut aktif dalam berbagai misi perdamaian PBB.

Cara Berdamai Bagi Pengendara Sepeda Motor Ketika Cuaca Ekstrem Melanda Ibukota
Hiburan & Gaya Hidup
Pria Juga Butuh Perawatan Wajah Khusus
Fun
Pria Juga Butuh Perawatan Wajah Khusus

Cuci muka secara rutin agar kulit wajah tetap sehat.

Menenangkan Pikiran dengan Melatih Pernapasan
Fun
Menenangkan Pikiran dengan Melatih Pernapasan

Butuh waktu, namun akan sangat efektif.