Jenderal Tito Tegaskan Massa Pendemo Bawaslu tidak Bersalah Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan kelompok yang membuat rusuh dini hari tadi berbeda dengan peserta aksi demo di Bawaslu kemarin.

"Pelaku yang sengaja langsung menyerang dan tujuan melakukan kerusuhan. Nah ini beda, untuk itu dilakukan langkah-langkah sesuai SOP yaitu mengeluarkan gas air mata dan bertahan dengan tameng dan pentungan," kata Tito dalam keterangannya, Rabu (22/5).

Massa di Bawaslu
Massa yang menggelar aksi di depan Gedung Bawaslu. (MP/Kanugrahan)

Tito menjelaskan saat polisi masih berjaga di lokasi Bawaslu semalam ada sekelompok massa yang datang. Menurut Kapolri, mereka kemudian langsung menyerang petugas dengan lemparan bom molotov.

"Kira-kira pukul 22.00 atau 23.00 WIB datang sekelompok masyarakat sekelompok anak muda sekitar 300-400 orang mendatangi Bawaslu dari Tanah Abang dan langsung melempari anggota-anggota yang ada di sana dan bertugas di Bawaslu dengan alat-alat membahayakan. Batu, conblock, bom molotov dan juga petasan," tutur Tito.

BACA JUGA: Demo Berdarah, Amien Rais Minta Kapolri Tito Bertanggung Jawab

Aparat yang berada di sekitaran kantor Bawaslu, kata Kapolri, awalnya hanya bertahan saja. Namun, lanjut dia, mereka terus menerus diserang sehingga sesuai SOP, aparat mendorong mundur massa brutal itu.

"Personel lalu kembali ke Bawaslu lagi tapi terus berlanjut. Sebagian ke Tanah Abang, sebagian masuk ke wilayah Kebon Kacang karena banyak lemparan berbahaya molotov dan sebagainya anggota mengeluarkan tebakan gas air mata untuk membubarkan," ungkap Tito.

demo
Massa melakukan perlawanan ke arah Brimob di Kawasan Petamburan, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras

BACA JUGA: Wiranto Sudah Pegang Nama Dalang Kerusuhan Jakarta 22 Mei

Aksi brutal massa itu terus berlanjut di kawasan Tanah Abang hingga pukul 03.00-04.00 WIB. Di lokasi berdekatan juga muncul massa anarkis lain, di Jalan Sabang dan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Ada pula aksi rusuh di Petamburan, Jakarta Barat, massa menyerang Asrama Brimob di sana

"Di tempat lain rupanya ada kelompok yang lain rupanya itu di Petamburan. Kelompok anak muda ini menyerang asrama polisi yang di pinggir jalan sana, ada anggota polisi dan keluarganya, ada anak dan istrinya. Tiba-tiba melakukan pembakaran kendaraan yang parkir di situ ada 25 kendaraan," tutup jenderal polisi bintang empat itu. (Knu)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH