Jenderal Tito Karnavian Pimpin Delegasi Indonesia Dalam Pertemuan Tingkat Menteri di Myanmar Kapolri Jenderal Tito Karnavian (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

MerahPutih.Com - Pertemuan tingkat menteri ASEAN untuk membahas penanggulangan kejahatan transnasional kembali digelar. Tahun ini pertemuan bertajuk 12th AMMTC berlangsung di Nay Pyi Taw, Myanmar. Delegasi Indonesia dipimpin Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kapolri Jenderal Tito menjelaskan pertemuan rutin tahunan ini memiliki nilai yang strategis dalam memperkuat kerja sama antarnegara untuk pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kejahatan transnasional di kawasan ASEAN.

Tito mengatakan, ada berbagai bentuk kejahatan yang menjadi perhatian utama dalam pertemuan ini antara lain penanggulangan kejahatan terorisme, perdagangan gelap narkotika dan obat terlarang serta perdagangan manusia.

"Kemudian berbagai jenis kejahatan siber perompakan, pencucian uang serta perdagangan satwa langka dan hasil hutan ilegal," kata Jenderal Tito dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (31/10).

Kapolri Tito Karnavian
Kapolri Tito Karnavian bersama anggota Komisi III DPR Herman Hery (kedua kanan). (MP/Dery Rindwansah)

Mantan Kepala BNPT itu berharap pertemuan AMMTC tahun ini dapat menghasilkan berbagai program dan agenda bersama dalam upaya mencegah dan memberantas berbagai bentuk kejahatan transnasional di kawasan ASEAN.

Dalam acara yang berlangsung sejak 29 Oktober sampai 2 November 2018 ini, rencananya akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Myanmar U Myint Swe di Myanmar International Convention Center (MICC) II yang diikuti seluruh delegasi dari 10 negara ASEAN serta delegasi dari Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang.

Sementara delegasi Indonesia terdiri dari Polri, Kementerian Luar Negeri, Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Tito Karnavian juga dijadwalkan untuk melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri Myanmar Letjen Kyaw Swe dan Penasihat Keamanan Nasional Myanmar U Thaung Tun.

"Polri berkomitmen untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan kapasitas personel Kepolisian Myanmar dalam pemeliharaan keamanan dalam negeri," ujarnya.

Menurut dia, Polri telah menyiapkan program pelatihan untuk Kepolisian Myanmar di antaranya pelatihan pengamanan unjuk rasa, penanganan kerusuhan massa, penyidikan kejahatan berbasis penghormatan terhadap nilai-nilai HAM dan berbagai program pelatihan lainnya.

"Peningkatan kapasitas personel Kepolisian Myanmar merupakan wujud nyata upaya Polri mendukung penyelesaian permasalahan keamanan dalam negeri Myanmar secara profesional, humanis dan berbasis penghormatan terhadap nilai-nilai HAM," papar Jenderal Tito Karnavian sebagaimana dilansir Antara.

Selanjutnya, Kapolri Tito Karnavian juga diagendakan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Senior Parlemen Singapura Amrin Amin untuk membahas berbagai isu keamanan di antara kedua negara.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kubu Prabowo Sentil Janji Jokowi Berikan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Gempa Lombok



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH