Jenazah Personel TNI yang Ditembak Kelompok Bersenjata Diterbangkan ke Timika Ilustrasi foto jenazah. foto: Istockphoto

MerahPutih.com - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Muhammad Aidi mengatakan jenazah Prada Usman Hambelo saat ini telah diterbangkan dengan menggunakan helikopter Bell 412 ke Timika, Papua.

Prada Usman tewas akibat penembakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata saat sedang mengamankan pembangunan jembatan Yuguru-Kenyam di Kabupetan Nduga.

Baca Juga: Satu Personel TNI Gugur Ditembak Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

"Sudah tadi pagi dievakuasi ke Timika, sekarang sedang melaksanakan pengurusan jenazah di Rumah Sakit Charitas, Timika, Papua," kata Aidi dalam keterangan tertulis, Minggu (21/7).

Ilustrasi foto jenazah. foto: Istockphoto
CaptionIlustrasi foto jenazah. foto: Istockphoto

Menurut Aidi, jenazah disemayamkan dahulu di Yonif 754. Kemudian, jenazah kembali diterbangkan ke Wamena lalu dibawa ke keluarganya di Yahukimo.

Baca Juga: Kapolda Benarkan Puluhan Pekerja Dibantai Kelompok Bersenjata di Papua

"Kami belum mendapatkan keputusan dari keluarga almarhum terkait pemakaman. Apakah di Wamena atau dikembalikan di kampung halaman di Yahukimo karena yang bersangkutan adalah putra daerah asli Yahukimo," ujar dia.

Sebelumnya Prada Usman tewas tertembak kelompok separatis bersenjata (KSB) ketika sedang mengamankan proses pembangunan jalan trans Papua.

Kejadian penembakan itu terjadi Sabtu kemarin pukul 12.45 WIT. Diduga KSB yang melakukan penyerangan berasal dari kelompok Egianus Kogoya. KSB tersebut menyerang prajurit TNI yang mengamankan pembangunan jembatan Yuguru-Kenyam di Kabupetan Nduga.

Baca Juga: Panglima TNI Ancam Tindak Tegas Pelaku Deklarasi Tentara Papua Barat

Diduga KSB yang melakukan penyerangan berjumlah empat sampai lima orang. Penyerangan dilakukan dari semak belukar yang berjarak 300 meter dari prajurit TNI berjaga. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH