Jembatan Barelang, Ikon Kota Batam Peninggalan BJ Habibie Jembatan Barelangng merupakan salah satu peninggalan BJ Habibie. (Foto: Kementrian Pariwisata)

PRESIDEN ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9) di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Pria kelahiran Pare-pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 meninggalkan banyak warisan bagi rakyat Indonesia baik fisik maupun nonfisik.

Salah satu peninggalan bersejarah BJ Habibie adalah Jembatan Barelang atau ada yang menyebutnya “Jembatan Habibie”. Dibuatnya jembatan ini adalah guna memperluas wilayah Batam hingga ke pulau-pulau seperti Nipah, Tonton, Rempang, Galang dan Galang Baru, yang kemudian disambungkan oleh Jembatan Barelang.

Baca Juga:

5 Karya BJ Habibie yang Masih Dikenang

Jembatan Barelang terdiri dari enam buah jembatan, yaitu Jembatan Tengku Fisabilillah (Jembatan I/Jembatan Barelang), Jembatan Nara Singa (Jembatan II), Jembatan Raja Ali Haji (Jembatan III), Jembatan Sultan Zainal Abidin (Jembatan IV), Jembatan Tuanku Tambusai (Jembatan V), dan Jembatan Raja Kecik (Jembatan VI).

Jembatan 1 Barelang. (Foto: instagram.com/panggilsajathor)
Jembatan 1 Barelang. (Foto: instagram.com/panggilsajathor)

Sebelum menjadi Presiden, BJ Habibie pernah mengemban tugas menjadi Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Batam. Jembatan Barelang menghubungkan Pulau Batam, Pulau Rempang, dan Pulau Galang. Singkatan Barelang berasal dari Pulau Batam, Rempang, dan Galang. Jembatan yang selesai dibangun pada 1997 ini menjadikannya jembatan antarpulau pertama yang dibangun di Indonesia. Jauh sebelum ada jembatan yang menghubungkan Pantara Surabaya dan Madura, Jawa dan Bali, Jawa dan Sumatera. Projek jembatan ini melibatkan ratusan insinyur Indonesia tanpa campur tangan tenaga ahli dari luar negeri.

Baca Juga:

BJ Habibie, Presiden RI Pertama yang 'Diistirahatkan' di Kalibata

Uniknya, antara satu jembatan dengan jembatan lainnya memiliki konstruksi dan bentuk yang berbeda. Tujuannya agar jembatan ini menjadi laboratorium lapagan bagi insinyur Indonesia untuk menerapkan ilmu, khususnya bidang teknologi. Jembatan menghabiskan anggara sekitar Rp 400 miliar selama enam tahun (1992–1998).

Jembatan 2 Barelang. (Foto: instagram.com/panggilsajathor)
Jembatan 2 Barelang. (Foto: instagram.com/panggilsajathor)

Jembatan Barelang kini menjadi objek wisata khususnya bagi masyarakat, terutama para pecinta fotografi. Waktu yang tepat untuk mendapatkan foto yang bagus adalah saat matahari terbit sekitar pukul 05.50. Wisatawan yang ingin menyusuri jembatan ini dapat menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan Damri untuk menikmati pemandangan alam di sekitar jembatan.

Selain di Batam, ada salah satu jembatan di Timur Leste yang juga dinamakan Jembatan BJ Habibie. Jembatan ini berlokasi di Desa Bidau Sant’ana. Alasannya, pemerintah Timor Leste sangat menghormati sosok Habibie. Jembatan ini baru saja diresmikan pada 28 Agustus 2019. (And)

Baca Juga:

Habibie Mengingatkan Kita Semua Jadi Manusia Terbaik


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH