Jelang Sidang MK, Tokoh Masyarakat Jakarta Khawatir Tragedi 1998 Terulang Gedung Mahkamah Konstitusi (Foto/Mahkamahkonstitusi.go.id)

Merahputih.com - Jelang hasil gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 pada 28 Juni, di Mahkamah Konstitusi (MK), sejumlah tokoh masyarakat Jakarta Barat menegaskan menolak segala bentuk aksi kerusuhan seperti 22 Mei kemarin.

Hal itu disampaikan salah satu tokoh masyarakat di Kelurahan Krendang, Tambora Jakarta Bara, Ustaz Endang Subandi.

BACA JUGA: Puluhan Ribu Personel TNI-Polri Disiagakan Saat Sidang Sengketa Pilpres, Jakarta Siaga 1?

Dirinya bersama masyarakat Jakarta Barat mengecam keras apabila ada aksi yang berpotensi pada kerusuhan saat berjalannya proses persidangan di MK, karena hanya akan merugikan masyarakat Jakarta.

"Kita tidak ingin situasi memanas sampai berujung pada kerusuhan seperti tahun 1998 lalu. Karena yang sangat dirugikan adalah orang Jakarta," ujar dia dalam keterangannya, Rabu (12/6).

Para jawara Betawi siap mengamankan Jakarta
Ilustrasi: Para pendekar Betawi siap mengamankan wilayah Ibu Kota selama sidang sengketa Pilpres di MK (Foto: antaranews)

Ia pun mengimbau kepada masyarakat Jakarta khususnya Jakarta Barat, agar tidak terpengaruh dengan segala bentuk konten negatif yang mengarah pada provokasi maupun berita bohong, di seluruh lini sosial media.

"Kami mengajak agar setiap dari kita bisa menyaring sebelum sharing kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya," ungkap dia.

Endang menegaskan masyarakat Jakarta Barat mendukung penuh aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas, jika terjadi huru-hara saat pengumuman sidang MK.

BACA JUGA: Memohon, Prabowo Minta Pendukungnya Tak Gelar Aksi di MK

"Karena kita tidak mau ada korban lagi seperti kemarin. Kita ingin Jakarta tetap aman. Untuk itu, kami menolak semua bentuk aksi kekerasan yang akan merusak bangsa," tegas Endang.

Bukti penolakan itu dengan cara memasang spanduk berisi tulisan 'Kami Cinta Damai'. Terlihat beberapa foto spanduk penolakan tersebut terpasang di beberapa tempat. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH