Jelang Puasa, Pemkot Jakpus Tertibkan PKL Buat Semrawut Pasar Tanah Abang. (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mulai berbenah menata Pasar Tanah Abang menjelang bulan puasa, dengan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar aturan.

Wakil Wali Kota Jakpus Irwandi mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak pedagang yang membuat semrawut pasar grosir terbesar se-Asia Tenggara itu.

"Menjelang Ramadan, pedagang kaki lima yang di luar kompleks Pasar Tasik, berada di trotoar, sudah ditertibkan," ujar Irwandi, saat dihubungi awak media, Rabu (24/3).

Baca Juga:

Warga Nyamar Jadi Pedagang, Wagub Bakal Periksa Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Di dekat pintu keluar Stasiun Tanah Abang juga, kata Irwandi, banyak pedagang yang saling berebut pembeli. Oleh sebab itu, Satpol PP Jakpus lantas menertibkan mereka juga.

"Di pintu keluar Stasiun KAI Tanah Abang, pedagang berebutan berdagang, tapi sudah ditertibkan Satpol PP," papar Irwandi.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi di Kampung Tangguh Jaya RW 010 Kemayoran, Rabu (3/2/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi di Kampung Tangguh Jaya RW 010 Kemayoran, Rabu (3/2/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

Tak cuma itu, lanjut Irwandi, pihaknya juga menginstruksikan Suku Dinas Perhubungan untuk menertibkan transportasi bajaj yang kerap parkir sembarangan.

"Di kawasan Kelurahan Cideng terjadi kemacetan, bajaj parkir dan mobil pribadi di pinggir jalan," kata Irwandi.

Baca Juga:

Pecatan Polisi Ditangkap saat Meringsek Masuk ke Rumah Ketua RW di Tanah Abang

Mantan Kepala Dinas UMKM DKI ini berjanji akan merapikan Pasar Tanah Abang, sehingga warga yang berbelanja pakaian di lokasi itu saat Ramadan tak terganggu dengan adanya pedagang nakal.

"Jadi, menjelang Ramadan, April mendatang, suasana di Jakarta Pusat harus bersih dan tertib," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Kemenkes Beberkan Penyebab Kericuhan saat Vaksinasi Pedagang Tanah Abang

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Tolak Ribuan Pengajuan SIKM
Indonesia
Anies Tolak Ribuan Pengajuan SIKM

Untuk permohonan SIKM dapat diajukan melalui akun JakEVO di website jakevo.jakarta.go.id. Penerbitan SIKM hanya akan diberikan kepada pemohon yang memenuhi prosedur.

Koalisi Sipil Sayangkan Moeldoko Somasi ICW
Indonesia
Koalisi Sipil Sayangkan Moeldoko Somasi ICW

Padahal, penelitian ICW masih bertalian dengan konteks terkini

Jika Jual Saham Bir, Pemprov DKI Bisa Bangun 40 Gedung Sekolah dan 5 Rumah Sakit
Indonesia
Jika Jual Saham Bir, Pemprov DKI Bisa Bangun 40 Gedung Sekolah dan 5 Rumah Sakit

Tak tanggung-tanggung dari penjualan itu dapat mendirikan 40 gedung sekolah baru dengan total anggaran mencapai Rp20 miliar.

DPR Minta Polri Tindak Tegas Pelaku Penimbunan Obat COVID-19
Indonesia
DPR Minta Polri Tindak Tegas Pelaku Penimbunan Obat COVID-19

“Saya berharap pihak kepolisian melakukan tindakan hukum tegas kepada para mafia tersebut,” tegas Herman kepada wartawan, Selasa (13/7).

Tanah Longsor Nganjuk, 23 Warga Belum Ditemukan
Indonesia
Tanah Longsor Nganjuk, 23 Warga Belum Ditemukan

BPBD Kabupaten Nganjuk masih mencari 23 warga Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk, yang hingga kini belum ditemukan setelah bencana tanah longsor,.

Luhut: Capaian Penurunan Mobilitas Warga PPKM Darurat Meleset dari Target
Indonesia
Luhut: Capaian Penurunan Mobilitas Warga PPKM Darurat Meleset dari Target

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diklaim mampu mengecilkan mobilitas warga beraktivitas.

Stafsus Edhy Prabowo Akui Terima Titipan Uang dari Bos PT DPP Suharjito
Indonesia
Stafsus Edhy Prabowo Akui Terima Titipan Uang dari Bos PT DPP Suharjito

Safri mengaku Suharjito sempat memberikan 'titipan' berupa uang

Pertumbuhan Ekonomi Melesat 7,07 Persen di Triwulan II 2021
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Melesat 7,07 Persen di Triwulan II 2021

"Pulihnya ekonomi pada negara yang menjadi mitra dagang kita itu mendorong permintaan luar negeri jadi ekspor kita meningkat," ujar Margo.

Gelombang Penonton dan Pembalap World Superbike Mulai Datang ke Lombok
Indonesia
Gelombang Penonton dan Pembalap World Superbike Mulai Datang ke Lombok

Dari beberapa tim yang akan berlaga di Sirkuit Pertamina Mandalika tersebut, baru dua tim yang datang yakni tim Yamaha dan Ducati.