Jelang PPKM Darurat Diberlakukan, Pengguna KRL Anjlok Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.

MerahPutih.com - Jumlah penumpang KAI Commuter terus mengalami penurunan. Hal ini tal lepas dari adanya kebijakan work from home (WFH) 75 persen. Apalagi, ada rencana bakal diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

KAI Commuter mencatat, hingga Selasa (29/6), pukul 17.00 WIB, volume pengguna kereta rel listrik (KRL) sebanyak 231.177 orang atau berkurang 11 persen dibanding Senin (28/6) di waktu yang sama yaitu 259.366 orang.

“Meskipun terjadi penurunan, KAI Commuter tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan baik di stasiun maupun di dalam KRL,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Rabu (30/6).

Baca Juga:

Jumlah Tes Acak Penumpang KRL Ditambah Dua Kali Lipat

Sementara itu, selama sepekan volume pengguna KRL sejak penerapan PPKM Mikro pekan lalu terus berkurang.

KAI Commuter mencatat pekan lalu volume pengguna di hari kerja sebanyak 1.835.326 pengguna atau 367.065 pengguna per hari.

Angka ini berkurang 20 persen dibanding dua pekan lalu sebelum penerapan PPKM Mikro yang mencapai 2.306.928 pengguna atau 461.386 pengguna per hari.

KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah dengan beraktivitas dari rumah dan memanfaatkan KRL sebagai transportasi untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.

"Tetap terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” imbuh Anne.

Tes COVID-19. (Foto: Antara)
Tes COVID-19 di stasiun. (Foto: Antara)

Sementara itu, KAI Commuter juga menambah kuota tes antigen di enam stasiun kereta rel listrik.

Jika pekan lalu ada 150 tes antigen dalam sehari, maka mulai pekan ini total ada 300 tes antigen dalam sehari. Pelaksanaan tes acak berlangsung tiap hari.

“Pekan kedua pelaksanaan tes acak antigen diikuti antusias oleh calon pengguna KRL di enam stasiun,” kata VP Anne.

Tes antigen yang berlangsung sejak Senin (21/6) lalu hingga saat ini terus diadakan di enam stasiun yaitu Stasiun Bogor, Cikarang, Bekasi, Tangerang, Tanah Abang, dan Stasiun Manggarai.

Pada pekan pertama, sebanyak 912 calon pengguna KRL mengikuti tes antigen dan 48 orang di antaranya hasilnya reaktif.

Sekadar informasi, melihat kasus COVID-19 yang terus melonjak di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan menetapkan PPKM darurat.

Rencananya, PPKM darurat akan diterapkan mulai Rabu (30/6).

Berdasarkan kabar yang beredar, Selasa (29/6), Presiden Jokowi kembali menggelar rapat terbatas (ratas) tentang penanganan COVID-19.

Dikabarkan pada ratas kali ini, Jokowi akan membahas penerapan kebijakan PPKM darurat untuk menghentikan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia yang semakin cepat.

PPKM darurat yang akan diberlakukan tersebut, rencananya akan menutup perkantoran bukan sektor penting sehingga pekerja diharuskan bekerja di rumah atau work from home.

Selain itu, akan menutupan pusat perbelanjaan (mal). Perjalanan udara domestik akan diizinkan hanya bagi mereka yang telah divaksinasi dan memiliki hasil tes PCR negatif.

Baca Juga:

Pengguna KRL Terus Menurun Sejak Peningkatan Kasus COVID-19

Belum diketahui pasti apakah langkah-langkah baru akan berlaku secara nasional atau hanya untuk wilayah zona merah, di mana kasus telah meningkat tajam bulan ini.

Jika benar skenario pembatasan darurat ini diberlakukan, maka mirip PSBB pada awal pandemi 2020 lalu.

Saat ini, PPKM mikro telah diberlakukan pemerintah dengan aturan 25 persen pekerja bekerja di kantor dan makan di restoran sebanyak 25 persen dari kapasitas.

Kebijakan PPKM mikro sendiri telah diberlakukan sejak Februari 2021, dan terus diperpanjang hingga kini.

Penambahan kasus COVID-19 yang melonjak tajam terjadi dalam sepekan ini di bulan Juni 2021, melewati angka 20 ribu kasus per hari.

Pada 27 Juni ada penambahan kasus 21.342 dan 28 Juni sebanyak 20.694 kasus. (Knu)

Baca Juga:

Puluhan Orang Ditemukan Reaktif COVID-19, Pengguna KRL Diminta Pakai Masker Ganda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Klaim Harga Bahan Pokok di Jakarta Turun Jelang Idul Fitri
Indonesia
Anies Klaim Harga Bahan Pokok di Jakarta Turun Jelang Idul Fitri

"Hasil peninjauan kali ini terbukti bahwa kondisi ketersediaan komoditas pangan di Jakarta tercukupi. Ada penurunan harga juga untuk beberapa komoditas,” ujar Anies

Kementerian PUPR Perkuat Basis Data Program Sejuta Rumah
KPR
Kementerian PUPR Perkuat Basis Data Program Sejuta Rumah

"Saat ini rumah yang dibangun masyarakat secara informal lebih banyak daripada rumah formal. Pemerintah juga wajib menyediakan regulasi dan tata Kelola," kata Abdul Hamid.

Lebih dari 2 Ribu Personel Gabungan Amankan Demo Mahasiswa di Monas
Indonesia
KPK Pastikan Bakal Panggil PT Jakpro Terkait Dugaan Korupsi Formula E
Indonesia
KPK Pastikan Bakal Panggil PT Jakpro Terkait Dugaan Korupsi Formula E

KPK menegaskan tidak akan pandang bulu untuk menetapkan tersangka jika cukup bukti

Anak Buah Anies Ungkap Berbagai Pelanggaran Pabrik Farmasi yang Cemari Laut Jakarta
Indonesia
Anak Buah Anies Ungkap Berbagai Pelanggaran Pabrik Farmasi yang Cemari Laut Jakarta

Dinas Lingkungan Hidup (LH) menutup saluran outlet air limbah pabrik farmasi cemari laut Jakarta.

Indonesia Terima Bantuan Penanganan COVID-19 dari Turki Senilai Rp 100 Miliar
Indonesia
Indonesia Terima Bantuan Penanganan COVID-19 dari Turki Senilai Rp 100 Miliar

Bantuan tersebut terdiri dari 50 set ventilator dan 600.000 box obat-obatan senilai lebih dari Rp 100 miliar.

Syarat dan Protokol Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal
Indonesia
Syarat dan Protokol Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal

"Salat Idul Fitri 1443 Hijriah di Masjid Istiqlal disiapkan protokol kesehatan, semuanya diharuskan memakai masker, mengecek suhu, dan memastikan diri dalam keadaan sehat," kata Bukhori di Jakarta, Sabtu (30/4)

Beberapa Provinsi Diprediksi Hujan Lebat Disertai Kilat Hari Ini
Indonesia
Beberapa Provinsi Diprediksi Hujan Lebat Disertai Kilat Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Jangan Sampai Salah Jalur, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Direkayasa
Indonesia
Jangan Sampai Salah Jalur, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Direkayasa

Uji coba dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan mengingat di kawasan tersebut tiap sore selalu macet.

Diduga Ada Orang Tinggal dalam Gorong-gorong di Bandung
Indonesia
Diduga Ada Orang Tinggal dalam Gorong-gorong di Bandung

Dinas Pekerjaan Umum menduga ada orang yang tinggal di gorong-gorong.