Jelang Pilpres, PKB Tegaskan Kader Tidak Membelot Cak Imin (tengah) saat pidato politik pada Rakornas LPP DPP PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (29/4). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

MerahPutih.com - Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jambi Sofyan Ali mengingatkan kader partainya di daerah ini untuk tidak membelot dari komitmen partai yang mengusung pasangan calon presiden Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 nanti.

"Bila PKB itu tidak diragukan lagi soal komitmen kader di bawah untuk mendukung calon presiden 01, yaitu Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Sofyan di Sarolangun, Rabu (13/2).

Ia mengatakan terkait dinamika politik yang terjadi di daerah, adanya perpindahan kader, baik yang masuk ke PKB maupun yang keluar.

Menurutnya, intinya yang sudah bergabung tetap diwajibkan untuk menjalankan posisi partai dalam pilpres.

"Harus sejalan dengan partai, kalau tidak, ada sanksinya dari partai kalau ketahuan membelot. Apalagi kalau bermain dengan pihak lain itu sangat tidak dibenarkan," katanya.

Ia menyatakan, sehubungan dengan pilpres dan pileg yang berjalan serentak, jika kader tidak sejalan sanksi yang akan diberikan partai salah satunya adalah PAW dan diberhentikan dari partai sebagai kader.

"Kalau memang itu nantinya terbukti akan di-PAW dari partai, apalagi mensosialisasikan orang yang bukan didukung oleh partai," ujarnya.

"Intinya untuk pilpres, PKB berkomitmen memenangkan pasangan yang diusung partai. Sudah diinstruksikan kepada seluruh kader di daerah yang ada dalam wilayah Provinsi Jambi, jangan ada yang membelot dari ketentuan partai," katanya.

Ketua DPC PKB Sarolangun M Fadlan Arafiqi mengatakan bahwa pihaknya akan tetap berkomitmen dengan apa yang dijalankan oleh DPW, apa pun ketentuannya itulah yang akan dijalankannya di Sarolangun.

"Kalau menekankan lebih jauh kita tidak berani, tapi apa pun ketentuan yang ingin dijalankan oleh DPW, kami di Sarolangun siap menjalankannya," katanya.


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH