Jelang Pilkada Serentak, KPU Ungkap 1,75 Juta Pemilih Belum Rekam e-KTP Ilustrasi Pilkada 2020. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus memperbarui perkembangan informasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) jelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang.

DPT di Pilkada Serentak 2020 sebesar 100,3 juta pemilih. Namun, berdasarkan data per 11 November 2020, masih ada 1.754.751 atau 1,74 persen pemilih dalam DPT yang belum melakukan perekaman e-KTP.

"Kondisi terkini sebanyak 1.754.751 pemilih belum rekam KTP-el (1,74 persen) dari total DPT Pilkada Serentak 2020 sebanyak 100.359.152 pemilih," kata Komisioner KPU, Viryan Azis dalam keterangannya, Kamis (12/11).

Baca Juga

Polisi Bekuk Pelaku Penikaman Timses Cawalkot Makassar

Viryan menjelaskan, terdapat beberapa provinsi yang punya banyak pemilih belum melakukan perekaman e-KTP. Di antaranya, Papua (189 ribu), Jawa Timur (187 ribu), Sumatera Utara (165 ribu), Jawa Barat (145 ribu), Lampung (117 ribu), dan Jawa Tengah (115 ribu).

Diketahui hari pencoblosan Pilkada Serentak 2020 akan jatuh pada Rabu 9 Desember 2020 alias kurang dari satu bulan lagi. Pilkada tahun ini digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. (Pon)

Baca Juga

Langgar Protokol Kesehatan, 70 Peserta Pilkada Dapat Surat Peringatan dari Bawaslu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satu Pekan Gelar Operasi, KKP Lumpuhkan 12 Kapal Asing Pelaku Illegal Fishing
Indonesia
Satu Pekan Gelar Operasi, KKP Lumpuhkan 12 Kapal Asing Pelaku Illegal Fishing

KKP melaksanakan operasi selama seminggu sejak tanggal 3-8 Juni 2021, dan berhasil menangkap 3 kapal berbendera Malaysia, 7 kapal berbendera Vietnam, 2 kapal berbendera Filipina dan 7 kapal berbendera Indonesia.

Begini Cara Pemprov DKI Rayu Orang Tua Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka
Indonesia
Begini Cara Pemprov DKI Rayu Orang Tua Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya agar orang tua mau mengizinkan anaknya untuk ikut sekolah tatap muka di tengah pandemi COVID-19. Mengingat saat ini antusias orang tua masih rendah memperbolehkan anaknya belajar di sekolah.

Angka Kematian akibat COVID-19 Perlu Diwaspadai
Indonesia
Angka Kematian akibat COVID-19 Perlu Diwaspadai

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, jumlah kasus meninggal terus bertambah.

Mutasi Pejabat Eselon I Kejagung Diduga Berkaitan dengan Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
Mutasi Pejabat Eselon I Kejagung Diduga Berkaitan dengan Kasus Djoko Tjandra

Diduga rotasi terhadap Jan Maringka berkaitan dengan sengkarut terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra.

Aktor Intelektual Kasus Dugaan Label SNI Palsu Harus Diminta Pertanggungjawaban
Indonesia
Aktor Intelektual Kasus Dugaan Label SNI Palsu Harus Diminta Pertanggungjawaban

Menurutnya, penyidik kepolisian tidak boleh tebang pilih dalam mengusut kasus tersebut.

Ombudsman Temukan Potensi Pemalsuan Dokumen Vaksinasi Selebgram Helena Lim
Indonesia
Ombudsman Temukan Potensi Pemalsuan Dokumen Vaksinasi Selebgram Helena Lim

Untuk nakes yang sudah memiliki registrasi seperti dokter, verifikasi data dilakukan melalui STR (Surat Tanda Registrasi), sementara untuk data nakes lain mempergunakan data dari organisasi profesi.

Kadiv Propam Minta Maaf ke Kapolri Terkait Kelakuan Buruk Anak Buahnya
Indonesia
Kadiv Propam Minta Maaf ke Kapolri Terkait Kelakuan Buruk Anak Buahnya

Kelakuan buruk sejumlah oknum anggota polisi dalam beberapa bulan terakhir mendapatkan perhatian serius dari Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo

Rekor Pecah Lagi, Angka Positif COVID-19 Indonesia Sehari Tambah 3.003 kasus
Indonesia
Rekor Pecah Lagi, Angka Positif COVID-19 Indonesia Sehari Tambah 3.003 kasus

Kamis 27 Agustus 2020 kemarin sehari tambah 2.719 kasus positif COVID-19.

KPK Periksa Eks Menkeu Agus Martowardojo Terkait Kasus e-KTP
Indonesia
KPK Periksa Eks Menkeu Agus Martowardojo Terkait Kasus e-KTP

“Saksi terkait kasus e-KTP untuk penyidikan tersangka PST (Paulus Tannos),” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Hitung Cepat, Idris-Imam Unggul di Pilkada Depok
Indonesia
Hitung Cepat, Idris-Imam Unggul di Pilkada Depok

Tercatat, Idris yang berpasangan dengan Imam Budi Hartono meraih suara 54,54 persen