Jelang Perayaan Natal, Patung Bunda Maria Karya Perajin Sukoharjo Mulai Diburu Edi Cahyo Setiarto, perajin patung Bunda Maria asal Dukuh Tempel, Desa Pondok, KecamatannGrogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (4/12). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Menjelang perayaan Natal menjadi berkah tersendiri bagi Edi Cahyo Setiarto, salah seorang perajin patung Bunda Maria asal Dukuh Tempel, Desa Pondok, KecamatannGrogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Edi membuka usahanya itu di rumahnya dengan dibantu satu orang karyawannya, Sihono (30). Patung Bunda Maria ini untuk keperluan keagamaan di gereja-gereja.

Baca Juga:

PT KAI Siapkan Tiga KA Tambahan Untuk Sambut Natal dan Tahun Baru 2020

"Saya buat Patung Bunda Maria ini berdasarkan pesanan. Sebulan lalu dapat order dari jemaat gereja asal Manado untuk dimintakan buat patung Bunda Maria mengendong menggendong Kanak-Kanak Yesus," ujar Edi kepada merahputih.com di Sukoharjo, Rabu, (4/12).

Patung Bunda Maria dan Kanak-Kanak Yesus buatan Edi selalu laris jelang perayaan Natal
Edi mengungkapkan pesanan Patung Bunda Maria dan Kanak-Kanak Yesus berasal dari sejumlah gereja di Tanah Air (MP/Ismail)

Patung Bunda Maria menggendong kanak-kanak Yesus ini tengah produksi memiliki tinggi 2 meter. Proses pembuatan, kata Edi Cahyo, tak berbeda dengan pembuatan patung lainnya dari bahan fiberglass.

"Ya mulai dari modeling dari tanah liat, lalu dengan semen putih dan gip, pembuatan cetakan banyak potongan, mencetak (pengecoran), perakitan dan finishing yang dimulai dari proses penghalusan hingga pengecatan," papar dia.

Ia mengaku butuh waktu sebulan untuk menyelesaikan pekerjaan membuat patung Bunda Maria setinggi 2 meter ini. Detail wajah Yesus dan Maria, serta warna disesuaikan dengan gambar.

Harga jual setiap patung kata dia, tidak semuanya sama tergantung ukuran dan kesulitan dalam membuatnya.

"Harga patung paling murah dengan desain biasa senilai Rp20 juta. Namun, patung Bunda Maria ini harganya berbeda, kami menjual Rp15 juta karena untuk keperluan keagamaan,” ungkapnya.

Edi menambahkan, detail pembuatan patung Yesus atau Bunda Maria memiliki kesulitan tersendiri dibanding patung-patung lainnya yang pernah dibuat, seperti menara pisa, Big Ben, harimau, kuda, ataupun tokoh-tokoh komik dengan ukuran cukup besar.

"Bikin patung Bunda Maria dan Yesus ini harus detail di wajah, rambut, dan lekukan yang lainnya karena ini digunakan untuk upacara keagamaan," tuturnya.

Baca Juga:

Persediaan BBM dan LPG saat Natal-Tahun Baru Dipastikan Aman

Khusus Desember ini, Edi mengaku sudah menolak beberapa pesanan lainnya karena banyaknya order sementara waktu Natal tinggal tiga pekan lagi.

"Saya pasarkan produk ini lewat medsos. Pesanan produk ini juga diminati pasar dari Aceh dan Papua. Bahkan pernah ada pesanan dari Amerika saya tolak karena banyaknya orderan yang harus saya kerjakan dalam waktu sebulan ini," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Dua Stok Bahan Pokok Ini Jadi Perhatian Pemprov DKI Jelang Natal-Tahun Baru



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH